65 Persen Pengguna Garuda Indonesia Masih Wait and See untuk Lakukan Penerbangan

Selasa, 2 Juni 2020 17:05 Reporter : Anisyah Al Faqir
65 Persen Pengguna Garuda Indonesia Masih Wait and See untuk Lakukan Penerbangan Pesawat Garuda Indonesia. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia (Persero) melakukan riset kepada pelanggan setia Garuda Indonesia mengenai keinginan untuk melakukan penerbangan. Dalam riset tersebut, ditemukan sebanyak 65 persen dari responden masih menunggu atau wait and see.

"Kami melakukan riset kecil-kecilan terhadap kita punya GA Miles dan dari riset ini berkeinginan ingin pergi. Tapi yang mengagetkan 65 persen dari responden menyatakan posisinya wait and see," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di Jakarta, Selasa (2/6).

Para pelanggan Garuda Indonesia tersebut tidak lagi berpikiran melakukan perjalanan dengan kepastian aman dan nyaman saat bepergian. Irfan menyebut dulu saat terjadi kecelakaan pesawat, esok harinya penumpang pesawat tetap melakukan perjalanan udara. Kecelakaan pesawat tak membuat penumpang membatalkan jadwal penerbangannya.

"Buat bangsa kita, ini pesawat jatuh, besok tetap penuh saja, banyak yang terbang, enggak peduli kok," kata dia.

Namun saat ini, penumpang ingin mendapatkan kepastian dan jaminan ketika aman dari penularan virus corona. "Tetapi hari ini memastikan khususnya pelanggan Garuda mereka yakin tidak akan tertular dan tidak akan menularkan," sambung Irfan.

Sehingga tantangan yang dihadapi perusahaan penerbangan saat ini meyakinkan penumpang tidak tertular atau menularkan virus. Maka semua pihak dalam industri ini harus kompak bisa menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan bisnis.

"Ini akan komprehensif, Kami dan maskapai lain dan stakeholder memastikan sama2 kompak dan menjaga protokol kesehatan," tandasnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini