6 Orang Indonesia sukses bisnis kuliner di luar negeri

Selasa, 5 Juni 2018 06:00 Reporter : Idris Rusadi Putra
6 Orang Indonesia sukses bisnis kuliner di luar negeri Warung Isakuiki di Belanda. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Bisnis kuliner merupakan salah satu ladang uang yang tak pernah mati. Sebab, selama orang masih hidup maka dipastikan butuh makan dan perputaran uang di bisnis ini cukup cepat.

Bisnis kuliner ini memang sedang marak terjadi di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan semakin mudahnya menemukan penjual makanan di sekitar. Rempah-rempah Indonesia yang dijadikan sebagai bumbu masakan memang tidak diragukan lagi kelezatannya.

Terlebih lagi sebagian besar orang Indonesia sudah terbiasa dengan kehidupan masak-memasak dan usaha. Ketika keduanya disatu-padukan tentu menjadi hal yang luar biasa.

Bisnis kuliner Indonesia ternyata tidak hanya digemari oleh penduduk lokal saja. Di luar negeri banyak ditemukan restoran-restoran yang menyediakan masakan Asia khususnya Indonesia.

Hal ini membuktikan bahwa kuliner Indonesia tidak kalah saing dengan kuliner luar negeri. Beberapa orang sudah membuktikannya. Berikut penjelasannya seperti ditulis Cermati:

1 dari 6 halaman

Waroeng Adji Amsterdam oleh Budi Santoso

Ilustrasi Kuliner. ©2015 Merdeka.com

Sesekali, ketika sedang berada di Belanda, cobalah untuk mampir ke Warung Adji. Terlebih lagi ketika rindu dengan kuliner Indonesia, warung makan ini sangat cocok untuk Anda. Makanan yang disediakan di warung makan ini adalah makanan yang umum dijumpai di warteg-warteg di Indonesia contohnya telur balado dan rendang.

Perlu untuk Anda ketahui bahwa selain masyarakat Belanda, ternyata warung makan dengan khas kuliner Indonesia ini juga sangat diminati oleh orang Turki dan Maroko yang kebetulan sedang berada di Belanda.

Hal ini karena semua masakan yang disediakan di warung makan ini adalah halal. Sehingga sangat direkomendasikan untuk Anda yang khawatir dengan halal-tidaknya makanan yang Anda makan.

2 dari 6 halaman

Warung Isakuiki di Belanda oleh Maria Utomo

Warung Isakuiki di Belanda. ©2018 Merdeka.com

Selain Warung Adji, Anda juga direkomendasikan untuk mengunjungi Warung Isakuiki. Warung ini letaknya di Den Haag. Sama seperti warung yang didirikan oleh Budi Santoso, warung ini juga menyediakan kuliner Indonesia.

Maria sendiri mengaku bahwa dia ingin mengenalkan kuliner Indonesia dengan masyarakat luar. Inilah yang membuat Maria tidak bosan-bosannya menawarkan menu lain dari yang dipesan kepada pelanggan.

3 dari 6 halaman

Warung Padang di London oleh Firdaus Bustaman

kuliner. ©2012 Merdeka.com

Selain di Belanda, Anda juga dapat menemukan kuliner Indonesia di London yang terletak di Chinatown, Leicester Square. Warung ini menyediakan masakan padang seperti yang dijajakan di warung padang di Indonesia.

Melihat suksesnya usaha ini, Anda pasti berpikir bahwa dia melakukan usaha marketing dengan biaya yang besar padahal belum tentu.

Dia mengenalkan usaha kulinernya ini kepada masyarakat luar hanya lewat mulut ke mulut. Dengan begitu, dia terus memperhatikan kualitas makanan yang dijualnya agar pelanggan yang datang bisa merekomendasikan warungnya ke orang lain.

4 dari 6 halaman

Sate dengan food truck di Washington D.C oleh Martin Sonny

Ilustrasi sate. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/szefei

Menggunakan food truck untuk menjual sate memang terbilang unik. Ide ini layak untuk diacungkan jempol. Usaha kuliner yang satu ini menunjukkan bahwa sate sudah mulai mendunia. Bule-bule di Washington D.C juga menyukai makanan yang dijual leh Martin Sonny.

Selain sate, Martin juga menjual rendang. Kuliner Indonesia memang benar-benar direpresentasikan dengan baik oleh wirausahawan yang satu ini.

5 dari 6 halaman

DPenyetz di Singapura oleh Edy Ongkowijaya

Ilustrasi Singapura. ©AFP PHOTO

Awalnya, Edy menamai warungnya dengan nama dapur penyet pada tahun 2008. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dia menggantinya dengan nama D’Penyetz.

Edy mengaku bahwa usaha kuliner yang didirikannya ini terinspirasi dari KFC. Hal inilah yang terus menjadi motivasinya sehingga kini usahanya sudah ada 52 outlet di 5 negara.

6 dari 6 halaman

Warteg Gembul di Korea Selatan oleh Yannie Kim

warteg. ©2016 Merdeka.com

Awal diberdirikan usaha kulinernya, Yannie Mamang sudah berniat untuk mengenalkan kuliner Indonesia kepada masyarakat Korea Selatan.

Rendang dan nasi goreng adalah kuliner Indonesia yang dijualnya di warungnya kini. Jika Anda sedang berada di Korea Selatan, cobalah mampir dan nikmatilah hidangan yang disediakan di sana. [idr]

Baca juga:
Inilah 4 bisnis orang paling kaya di dunia
Kisah sukses Maria, anak petani sempat jadi pembantu kini punya 300 toko kue
Kisah inspiratif wanita lumpuh dan bisu yang sukses jadi orang terkaya dunia
Cerita Flo, berawal dari reseller baju hingga punya omzet Rp 4,3 miliar per tahun
Kisah sukses Greg, modal Rp 2,7 juta dirikan perusahaan hingga bernilai miliaran

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini