50 Orang Terkaya RI 2019 Kantongi Harta Rp1.898 T, Setara Pendapatan Negara 2018

Kamis, 5 Desember 2019 13:56 Reporter : Merdeka
50 Orang Terkaya RI 2019 Kantongi Harta Rp1.898 T, Setara Pendapatan Negara 2018 ilustrasi orang kaya. © nocookie.net

Merdeka.com - Forbes mengeluarkan daftar orang terkaya 2019 di Indonesia. Total kekayaan dari 50 orang terkaya di Indonesia tersebut mencapai USD 134,6 miliar atau Rp1.898 triliun di 2019. Angka ini setara dengan penerimaan pajak Indonesia 2018 sebesar Rp1.894 triliun.

Dikutip dari Forbes, Kamis (5/12), meskipun Indonesia mengalami perlambatan ekonomi, 50 orang terkaya di Indonesia telah menambah harta mereka sebesar USD 5,6 miliar atau kurang lebih Rp78,98 triliun (estimasi kurs 14.105 per dolar AS) di tahun ini.

Hampir setengah dari 50 orang terkaya di Indonesia mengalami kenaikan jumlah harta. Hartono bersaudara masih menduduki posisi nomor 1. Ini merupakan tahun kesebelas mereka menduduki posisi tersebut.

Total kekayaan bersih pendiri Grup Djarum ini mencapai USD 37,3 miliar atau mencapai Rp526,11 triliun. Harga mereka naik karena saham PT Bank Sentral Asia Tbk (BCA) melonjak.

Sedangkan miliarder nasional yang mengalami lonjakan peringkat tertinggi adalah taipan energi Prajogo Pangestu. Ia melompat tujuh peringkat ke posisi nomor tiga. Saham Barito Pasific yang merupakan perusahaan yang didirikannya naik tajam karena prospek permintaan yang diprediksi meningkat.

Ada lima nama baru dalam daftar orang terkaya ini. Salah satunya adalah taipan konstruksi Donald Sihombing, yang mendirikan dan menjalankan hotel Four Seasons di Jakarta.

2 dari 2 halaman

Hartono Bersaudara Juarai Daftar Orang Terkaya 11 Tahun Berturut-turut

juarai daftar orang terkaya 11 tahun berturut turut rev2

Posisi teratas diduduki oleh Hartono Bersaudara. Kakak beradik Rudi dan Michael Bambang Hartono memiliki kekayaan bersih sebesar USD 37,3 miliar atau kurang lebih Rp526,11 triliun (estimasi kurs 14.105 per dolar AS).

Keluarga Hartono menempati urutan teratas selama 11 tahun berturut-turut. Kekayaan mereka sebagian besar datang dari Kepemilikan atas saham PT Bank Sentral Asia Tbk (BCA).

Kekayaan Hartono bersaudara berasal dari perusahaan rokok yang kini menjadi salah satu perusahaan rokok terbesar di dunia adalah warisan dari sang ayah, Oei Wie Gwan. Gwan mendirikan perusahaan Djarum pada 1951 di Kudus, Jawa Tengah, dengan hanya 10 pekerja.

Bisnisnya kian berkembang hingga Gwan meninggal pada 1963 dan mewariskan perusahaannya kepada Michael dan Budi. Djarum semakin berkembang dan menjadi perusahaan rokok yang sangat besar saat ini.

Djarum yang diambil dari nama jarum dengan ejaan baru kini punya 60 ribu orang karyawan.

Budi adalah seorang penggemar olahraga bulu tangkis. Karena itu, dia mendirikan PB Djarum di 1974. Berawal dari itu, atlet nasional berbakat Liem Swi King adalah jebolan dari PB Djarum.

Perkumpulan bulu tangkis ini juga pernah mengukir prestasi gemilang kala Indonesia merebut Piala Thomas 1984 di Kuala Lumpur Malaysia. Dari 8 pemain kala itu, 7 di antaranya berasal dari PB Djarum.

Reporter: Arthur Gideon

Sumber: Liputan6

[bim]

Baca juga:
Forbes Umumkan Orang Terkaya Indonesia 2019, Inilah Daftar Lengkapnya
Berkat Game Free Fire, CEO Sea Group jadi Miluner Baru di Singapura
Saat Miliuner Dunia Dikritik Nyumbang Rp1,3 Triliun
Miliuner Prancis Berpotensi jadi Orang Terkaya Dunia Kalahkan Bill Gates & Jeff Bezos
Ciputra Meninggal Dunia, Tinggalkan Harta Kekayaan Rp18,32 Triliun
Berhenti Katakan 2 Hal Ini Jika Anda Ingin Sukses
Bukan Kecerdasan, Ternyata 3 Hal Ini Jadi Rahasia Sukses Miliuner

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini