5 Tantangan bidang ekonomi menanti Prabowo-Jokowi

Sabtu, 5 Juli 2014 08:03 Reporter : Wisnoe Moerti
5 Tantangan bidang ekonomi menanti Prabowo-Jokowi Debat Capres jilid III. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Dalam hitungan hari, lebih dari 240 juta rakyat Indonesia menentukan pemimpin baru yang akan menjadi nahkoda selama lima tahun ke depan. Dua pasangan calon presiden - calon wakil presiden harus siap mengemban tugas berat mengurus negeri ini. Tentu saja ini bukan hal mudah bagi Prabowo Subianto - Hatta Rajasa maupun Joko Widodo ( Jokowi ) - Jusuf Kalla .

Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan segera berakhir. Prabowo atau Jokowi akan menggantikan SBY memimpin negeri ini. SBY sudah jauh-jauh hari menitipkan pesan berisi tantangan yang bakal dihadapi penggantinya. Khusus bidang ekonomi, SBY mengingatkan bahwa perekonomian Indonesia harus lebih diperkuat.

Bahkan SBY menantang penggantinya untuk membawa Indonesia menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia. "Perekonomian kita harus kuat, 5 tahun lagi, paling lama 10 tahun lagi. Kita jadi emerging economy kuat," ujar SBY di Musrenbangnas 2014 beberapa waktu lalu.

Hal yang kedua, kata SBY, rakyat Indonesia harus lebih sejahtera dibanding saat ini. "Kesra harus ditingkatkan, ditandai dengan human development index," ujarnya.

Tidak hanya presiden yang memberi pesan kepada Prabowo atau Jokowi . Kalangan akademisi dan pelaku ekonomi juga menyerukan hal yang sama. Tujuannya agar Prabowo dan Jokowi bisa mencari solusi tepat atas persoalan ekonomi nasional. Merdeka.com mencatat beberapa tantangan yang bakal dihadapi Prabowo atau Jokowi setelah didapuk menjadi presiden ketujuh Indonesia. Berikut paparannya.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini