5 Strategi Pemerintah Atasi Sepinya Bandara Kertajati

Rabu, 19 Juni 2019 06:00 Reporter : Merdeka
5 Strategi Pemerintah Atasi Sepinya Bandara Kertajati Bandara Kertajati. ©2018 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Akhir 2018, Direktur Utama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Virda Dimas Eka Putra, sempat mengungkapkan bahwa jumlah penumpang yang berangkat melalui Bandara Kertajati tercatat baru sekitar 25.000 penumpang. Angka ini masih jauh dari target yang dicanangkan sebesar 2,7 juta penumpang sejak beroperasi pada Mei 2018 lalu.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui, saat ini Bandara Kertajati belum maksimal karena belum banyaknya penerbangan dan penumpang yang terbang melalui bandara tersebut. Namun dia meyakini, bandara di wilayah Jawa Barat itu akan ramai dalam 5 tahun mendatang.

"Bandara ini lima tahun mendatang apabila semua berjalan baik, Kertajati menjadi satu bandara yang ramai dan menguntungkan," kata Menteri Budi.

Salah satu cara pemerintah untuk meramaikan Kertajati dengan menghubungkan bandara ini dengan jalur kereta api. Dengan demikian, masyarakat bisa lebih mudah mengakses bandara ini.

"Selain itu kita akan buat pusat umroh dan haji di Jawa Barat di bandara ini dan juga bandara ini jadi pusat logistik. Jadi menguntungkan," tandasnya.

Selain itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan pemerintah provinsi Jawa Barat akan mengambil alih pembangunan tol Cisumdawu. "Rencana tol ini mungkin harus kita ambil alih karena investor yang sekarang belum maksimal ya, karena tanpa ada koneksi tolnya (ke bandara) agak repot kesana," kata dia.

"Jadi kan sahamnya sekarang oleh swasta tapi kan tidak dibangun-bangun kalau ternyata wanprestasi ya sudah pakai APBN saja," ujarnya.

Strategi di atas baru sebagian dari banyak cara pemerintah untuk menghidupkan Bandara Kertajati. Berikut merdeka.com akan merangkum strategi lain yang disiapkan pemerintah.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini