5 Rahasia jadi pengusaha dengan modal terbatas

Jumat, 23 Maret 2018 06:00 Reporter : Merdeka
5 Rahasia jadi pengusaha dengan modal terbatas Ilustrasi pengusaha. ©Shutterstock.com/Minerva Studio

Merdeka.com - Sebagian orang mungkin ingin menjadi pengusaha atau memulai sebuah usaha. Hal ini lantaran gaji yang didapat setiap bulannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu hal yang menjadi beban saat merintis usaha adalah modalnya. Modal sebenarnya tak melulu berupa uang. Ide, keahlian, jejaring, dan keberanian untuk mengambil risiko juga menjadi modal penting dalam membangun bisnis. Sementara, modal fisik juga tidak harus didapatkan dengan mengeluarkan uang.

Jadi, Untuk Anda yang terkendala modal yang terbatas saat hendak merintis usaha, mungkin yang terbatas adalah dana yang Anda punya.

Jika benar begitu, cara yang paling gampang adalah dengan mengajukan pinjaman. Sementara menurut Swara Tunaiku, ada beberapa kiat mengatasi keterbatasan modal yang dapat Anda lakukan agar bisnis bisa segera diwujudkan.

1 dari 5 halaman

Kembangkan pola pikir ala entrepreneur

Entrepreneur. © Techinasia.com

Sebelum memutuskan untuk meminjam uang sebagai modal usaha, ada hal yang lebih penting untuk dimiliki, yaitu pola pikir seorang wirausahawan. Tanpa ini, Anda mungkin bakal kesulitan untuk mengembalikan modal usaha yang sudah dipinjam.

Jika Anda adalah seorang karyawan atau ibu rumah tangga yang ingin terjun ke dunia bisnis, pola pikir pengusaha adalah modal yang penting. Anda perlu ini untuk menjaga mental tetap tahan banting dalam menghadapi tantangan di dunia bisnis.

Pola pikir seorang entrepreneur yaitu mereka yang umumnya menghindari pikiran-pikiran negatif yang dapat menghambat bisnis. Misalnya, menganggap diri kurang pandai, gampang menyerah, mudah dipengaruhi orang, dan terlalu mudah puas.

2 dari 5 halaman

Miliki rencana bisnis

Entrepreneur. © Techinasia.com

Rencana bisnis juga menjadi modal penting yang kamu butuhkan untuk membangun suatu usaha. Hal ini berisi analisis terkait langkah yang akan Anda ambil saat memulai bisnis, seperti analisis pasar, keuangan, sumber daya manusia, rencana pengembangan usaha, serta risiko yang dihadapi.

Rencana bisnis sebaiknya dibuat secara mendetil. Soalnya, ini juga bisa dimanfaatkan sebagai proposal Anda untuk mendapatkan investor maupun mitra bisnis.

3 dari 5 halaman

Temukan rekan bisnis

Ilustrasi bekerja. ©2012 Merdeka.com

Seorang rekan bisnis adalah pendukung yang penting dari usaha yang Anda jalankan. Mereka bisa berupa investor maupun mitra dalam menjalankan operasi bisnis Anda.

Makanya, Anda butuh rekan bisnis yang sejalan dengan visi misi bisnis Anda. Kalau tidak, bisa-bisa usaha Anda malah bakal tersendat gara-gara kalian suka berselisih pendapat.

4 dari 5 halaman

Mulailah dari usaha sampingan

Entrepreneur. © Ebpwb.co.uk

Ketika ingin punya bisnis tapi terkendala modal dan waktu, Anda bisa memulainya dari usaha sampingan dengan skala kecil-kecilan sambil tetap menjalankan pekerjaan utama.

Memang fokus Anda jadi terbagi. Tapi, setidaknya Anda bisa meminimalkan risiko sembari mengumpulkan modal untuk mengembangkan usaha. Ketika usaha Anda sudah berkembang, bukan mustahil Anda akan memberi fokus penuh pada bisnis Anda itu.

5 dari 5 halaman

Jajal hal baru

Entrepreneur . ©2012 Merdeka.com

Ketika modal Anda lagi cekak, nggak ada salahnya untuk keluar dari zona nyaman dan menjajal hal-hal baru. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, modal itu bisa berupa keahlian.

Dengan mempelajari hal-hal baru, Anda akan memperoleh wawasan yang lebih luas. Bukan mustahil, Anda akan menemukan peluang bisnis yang lain dari modal kemampuan baru tersebut. Yang penting, berani mencoba! [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini