5 Perusahaan raksasa di ambang kebangkrutan

Jumat, 2 November 2012 06:02 Reporter : Ririn Radiawati
UBS.
1. UBS
Merdeka.com - Bank terbesar asal Swiss, UBS berencana akan memecat 10.000 karyawan atau 16 persen dari total karyawan bank tersebut di seluruh dunia. Hal tersebut disebabkan oleh pendapatan perusahaan yang turun dan persyaratan modal yang meningkat.

Pemecatan tersebut akan menjadi pemecatan terbesar di sektor perbankan setelah krisis finansial 2008 lalu.

Menurut berita yang dilansir dari Reuters, pemecatan tersebut akan dibarengi dengan restrukturisasi yang akan menambal pendapatan operasional sehingga dapat memperkecil risiko bank tersebut.

Tahun lalu, UBS telah merencanakan untuk memecat sekitar 3.500 karyawan atau hanya 5 persen saja. Saat ini UBS mempunyai 60.000 karyawan di seluruh dunia.

Pemecatan tersebut dipicu oleh CEO UBS yang baru saja menjabat 13 bulan lalu, Sergio Ermotti. Bank tersebut telah menarik diri dari kegiatan investasi yang penuh risiko dan menggenjot insentif di sisi modal seiring dengan peraturan yang semakin ketat dari sisi modal perbankan.

UBS mengatakan bahwa pihaknya akan berkonsentrasi pada pengelolaan kekayaan, private banking dan pengelolaan aset pada bisnis.

Topik berita Terkait:
  1. Sony
  2. Blackberry
  3. Top List
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.