5 Pengusaha ini kaya raya dari hasil jual makanan cepat saji

Senin, 2 Oktober 2017 07:00 Reporter : Saugy Riyandi
5 Pengusaha ini kaya raya dari hasil jual makanan cepat saji Marian Ilitch. ©AFP

Merdeka.com - Banyak makanan cepat saji di dunia. Namun, hanya beberapa orang yang berhasil menjalankan usaha ini. Dari jual pizza hingga nasi goreng, pengusaha ini berhasil dari kaya raya.

Harganya yang terjangkau membuat para pecinta kuliner menjadi langganan. Bahkan, pengusaha ini membangun bisnisnya secara waralaba. Lima nama pengusaha sukses ini mulai membangun bisnisnya dari awal. Hingga terkenal di berbagai negara seperti Jepang, Filipina dan Amerika Serikat.

Berikut lima nama pengusaha yang berbisnis waralaba makanan cepat sai seperti dilansir Forbes:

1 dari 5 halaman

Keluarga Marian Ilitch

Marian Ilitch. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Marian Ilitch memiliki waralaba makanan cepat saji bernama Little Caesars ini. Waralaba pizza ini menjadi satu-satunya pendiri Little Caesars Pizza setelah suami, Michael Ilitch, meninggal pada Februari di usia 87 tahun. Marian memiliki kekayaan bersih mencapai USD 6 miliar.

Keduanya adalah imigran Makedonia. Mereka membuka restoran pizza pertama mereka bersama-sama pada Mei 1959 dengan tabungan hidup mereka sebesar USD 10.000 di Garden City, Michigan. Sekarang salah satu rantai pizza terbesar di Amerika, Little Caesars membukukan pendapatan lebih dari USD 4,2 miliar pada 2016. Di luar AS, mereka memiliki restoran di 20 negara lainnya termasuk Kanada, Bahrain, Guam, Arab Saudi dan Turki.

2 dari 5 halaman

Dan Cathy

Dan Cathy. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Dan Cathy mewarisi kerajaan ayam goreng Chick-Fil-A dari ayahnya, Truett Cathy, setelah dia meninggal pada September 2014 pada usia 93 tahun. Truett membuka Chick-Fil-A pertama di mal Atlanta pada 1967, menyajikan sandwich ayam kepada pekerja pabrik dan bandara.

Dalam kolom Forbes pada 27 Juli 1998, Truett menulis, 52 tahun yang lalu membuat keputusan untuk menutup restoran pada hari Minggu, dan kami tidak pernah berbeda dari itu. Hampir dua dekade kemudian, Dan mematuhi keputusan tersebut dan terus menjaga agar 2.000 toko tutup pada hari Minggu.

Monster ayam goreng memulai debut daftar milyaran kita pada 2015 dengan kekayaan bersih sebesar USD 3,2 miliar. Tahun ini, mereka berharta USD 3,8 miliar.

3 dari 5 halaman

Tony Tan

Tony Tan. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Tony Tan Caktiong memiliki kekayaan sebesar USD 3,4 miliar. Dia berhasil membangun kekayaannya melalui Jollibee milik keluarganya, sebuah rantai restoran Asia yang menyajikan masakan Filipina, China, Amerika dan Eropa.

Pada 1978, Caktiong dan keluarganya membuka sebuah salon es krim di lingkungan Cubao di Quezon City di Filipina. Itu adalah yang pertama dari sekarang lebih dari 2.900 lokasi Jollibee di seluruh dunia. Pada Januari 2016, Jollibee membeli 40 persen saham di rantai burger AC. Smashburger seharga USD 100 juta. Pada Agustus 2016, Jollibee membuka lokasi baru di Skokie, Illinois dengan ratusan orang mengantre pada pembukaan.

4 dari 5 halaman

Andrew dan Peggy Cherng

Andrew dan Peggy Cherng. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Panda Express diciptakan oleh Andrew dan Peggy Cherng. Imigran dari China dan Burma, mereka bertemu sebagai mahasiswa di Baker University, Kansas, Amerika Serikat.

Mereka membuka makanan China pertama, Panda Express, pada 1983 di sebuah mal di pinggiran kota Los Angeles. Dengan membuat ayam jeruk dan babi asam manis yang tersedia untuk pembeli mal, pelancong bandara dan orang Amerika lapar akan makanan cepat saji China. Pasangan ini memulai debutnya di daftar miliarder Forbes pada 2013 dengan kekayaan bersih sebesar USD 2 miliar. Hari ini, mereka memiliki harta USD 3,1 miliar.

Panda Express memiliki USD 2,8 miliar pada 2016 pendapatan dari 1.900 lokasi. Pada 2011, mereka membuka restoran internasional pertama mereka di Mexico City dan sejak itu berkembang secara internasional, termasuk Puerto Riko, Korea Selatan dan Dubai.

5 dari 5 halaman

John Schnatter

john schnatter. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Sementara makanan cepat saji bisa menjadi sumber kekayaan miliarder yang sangat besar, seperti kekayaan lainnya. Kesuksesan juga bisa berubah-ubah. CEO Papa John John Schnatter adalah pendatang baru lainnya dalam daftar miliuner tahun ini.

Saham pizza bersama diperdagangkan melonjak 58 persen pada harga saham pada 2016, yang menempatkan kekayaan bersih Schnatter pada USD 1 miliar pada pertengahan Februari 2017. Dia memulai perusahaannya pada 1984 dari lemari sapu.

Kini, pizzeria beroperasi di 4.900 lokasi di 44 negara dan wilayah, dan berhasil meraih penjualan USD 1,64 miliar pada 2015. Namun, Papa John mencatat penjualan yang lebih lemah dari perkiraan untuk kuartal keempat, yang dilaporkan pada 21 Februari. Pada 20 Maret 2017, Forbes memasukkan kekayaan bersihnya seharga USD 925 juta, menjatuhkannya dari jajaran miliarder untuk saat ini.

[sau]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini