5 Hal ini harus diperhatikan jika Anda memilih resign dan memulai startup

Jumat, 20 April 2018 06:00 Reporter : Siti Nur Azzura
Ilustrasi startup. © CBC

Merdeka.com - Bisnis startup memang sudah tidak asing lagi saat ini. Bahkan, ada beberapa orang yang memilih untuk resign dari karyawan dan memilih untuk memulai bisnis startup.

Seperti Jensen Harris yang sudah bekerja di Microsoft selama 16 tahun, namun memilih untuk resign dan mendirikan sebuah startup bernama Textio. Sebuah platform yang membantu penulis memilih bahasa terbaik untuk komunikasi yang lebih kuat.

Dilansir CNBC, Jensen mengaku keputusannya untuk berpindah haluan menjadi pendiri startup karena dia tahu dia tidak bisa membangun produknya di lingkungan perusahaan besar. "Sulit bagi perusahaan besar untuk mengambil risiko untuk mengembangkan produk baru yang belum terbukti," kata Jensen.

Saat ini, perusahaan yang bermarkas di Seattle sudah memiliki 75 karyawan dan klien seperti Cisco, Slack, NBA, Intel, Expedia, Bloomberg, dan Johnson and Johnson. Dia telah belajar beberapa hal tentang kehidupan start-up.

Dalam serangkaian tweet, yang diterbitkan pada bulan April, dia mengungkapkan apa yang diinginkannya sebelum meninggalkan dunia korporat.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini