5 Fakta di Balik Penghentian Kegiatan Jouska, Termasuk Diduga Langgar 3 UU

Senin, 27 Juli 2020 07:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
5 Fakta di Balik Penghentian Kegiatan Jouska, Termasuk Diduga Langgar 3 UU Ilustrasi Jouska. ©Facebook/@JouskaIndonesia

Merdeka.com - Beberapa hari terakhir, Jouska sedang menjadi sorotan warganet setelah beberapa nasabah mengklaim mengalami kerugian investasi hingga kehilangan uang puluhan juta. Kerugian itu diduga karena pengelolaan dana yang tidak sesuai dengan kesepakatan sehingga menimbulkan kerugian.

Topik mengenai Jouska menjadi salah satu perbincangan terpopuler di jejaring sosial Twitter sejak Selasa (21/7) malam. Seperti diunggah akun @yakobus_alvin, seorang dokter yang berbagi pengalaman bagaimana dana miliknya hilang 73 persen saat dikelola Jouska.

"Ramenya. Beberapa sudah banyak yang DM dgn kasus serupa. Sy ijin share ya Kasus ky gni saya yakin banyak sekali tapi malas atau gatau gimana melapor. Sy lapor ke @ojkindonesia juga gak ada tanggapan waktu itu," unggah @yakobus_alvin beberapa hari lalu.

Cuitan yang dibuat @yakobus_alvin tersebut turun dibenarkan oleh beberapa akun Twitter lainnya. Keluhan nasabah-nasabah tersebut hampir sama, yakni Jouska punya akses untuk mengelola portfolio investasi saham para nasabah.

Founder dan CEO Jouska, Aakar Abyasa, menyatakan sejak pemberitaan di hari pertama, 21 Juli 2020, pihaknya telah secara aktif menanggapi setiap keluhan yang disampaikan baik melalui media, media sosial, maupun secara langsung.

Terhitung sejak tanggal 24 Juli 2020, PT. Jouska Finansial Indonesia juga akan menghentikan seluruh kegiatan operasional bisnis konsultan keuangannya.

Atas hal tersebut, inilah deretan fakta yang dirangkum dari kasus Jouska.

Baca Selanjutnya: 1 Kegiatan Jouska Tak Berizin...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini