5 Fakta baru tutupnya 7-Eleven dan berubah jadi toko alat kesehatan

Senin, 17 Juli 2017 07:00 Reporter : Idris Rusadi Putra
Seven Eleven. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - PT Modern International Tbk menutup seluruh gerai convenience store 7-Eleven di Indonesia. Penutupan gerai ini sudah dilakukan sejak 30 Juni 2017. Langkah perusahaan cukup membuat heboh. Sebab, selain menyediakan makanan yang murah, lokasi 7-Eleven biasanya juga sangat strategis dan enak untuk berkumpul.

Penutupan gerai yang dikelola PT Modern Sevel Indonesia ini disebabkan batalnya kesepakatan penjualan franchise kepada PT Charoen Phokphand Restu Indonesia.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk sebelumnya memang berencana mengakuisisi bisnis convenience store 7-Eleven dari PT Modern International Tbk (MDRN). Namun, rencana ini dipastikan batal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan tutupnya salah satu usaha ritel, 7-Eleven bukan karena menurunnya daya beli masyarakat. Penutupan gerai ini disebabkan model bisnis yang dilakukan perusahaan tak sesuai dengan ritel.

"Kalau ada yang ngomong sampai 7-Eleven tutup, 7-Eleven itu mungkin bisnis modelnya enggak sesuai dengan bisnis model ritel," ujar Darmin di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Kamis (6/7).

Fakta baru terkuak soal tutupnya 7-Eleven hingga rencana bisnis perusahaan ke depannya. Berikut rinciannya:

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.