5 Fakta Baru Seputar Penerimaan CPNS 2019, Rekrutmen Dilaksanakan Akhir Tahun

Jumat, 29 Maret 2019 06:00 Reporter : Merdeka
5 Fakta Baru Seputar Penerimaan CPNS 2019, Rekrutmen Dilaksanakan Akhir Tahun Tes CPNS di Gedung Wali Kota Jakarta Selatan. ©Liputan6.com/Immanuel Antonius

Merdeka.com - Pemerintah akan kembali membuka seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 (CPNS 2019). Pengumuman resmi seleksi CPNS 2019 rencananya bakal dikeluarkan pada triwulan III tahun ini.

Dikabarkan perekrutan abdi negara pada tahun ini pun akan diprioritaskan pada tenaga di sektor pendidikan dan kesehatan. "Tahun 2019 kita juga akan kembali melaksanakan rekrutmen, tapi itu nanti bulan enam," jelas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mudzakir meluruskan, tak ada formasi baru dalam penerimaan CPNS 2019.

Pada 2018 lalu, pemerintah telah melaksanakan pengadaan CPNS dengan jumlah formasi 238.015 orang yang difokuskan pada tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Tercatat, jumlah pelamar mencapai 3.628.620 orang, dengan jumlah yang lolos seleksi 178.557 orang.

Bagi Anda yang minat mengikuti seleksi CPNS ini ada baiknya mengetahui informasi terbarunya. Berikut rangkumannya.

1 dari 5 halaman

Proses Rekrutmen Mulai Dilaksanakan Oktober-November

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Syafruddin, memproyeksikan, perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 akan dilaksanakan pada akhir tahun.

"Nanti, akhir tahun. Mungkin sama dengan tahun lalu (waktu pelaksanaannya), Oktober atau November," ungkap dia.

2 dari 5 halaman

Formasi CPNS 2019 Tak Sebesar 2018

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Syafruddin, memastikan formasi pada CPNS tahun ini akan berjumlah sebanyak 100.000 posisi.

"(Jumlah formasi CPNS 2019?) Seperti 2018, tapi jumlahnya tidak sebanyak 2018. Kalau 2018 itu kan 238.000 kursi, kalau 2019 sekitar 100.000 kursi," ungkap Menteri Syafruddin.

3 dari 5 halaman

Dilaksanakan Usai Penerimaan PPPK Tahap II

Menteri Syafruddin menyatakan, pada tahun ini pemerintah akan menggelar seleksi PPPK Tahap II terlebih dahulu dibanding perekrutan CPNS 2019.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) buka kemungkinan masa pendaftaran PPPK Tahap II bakal dibuka pada kurun waktu antara Juni hingga Juli 2019.

4 dari 5 halaman

Formasi CPNS untuk Pemda yang Tunda Penerimaan di 2018

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan tidak ada formasi baru dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 (CPNS 2019).

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Mudzakir mengatakan, sebenarnya penerimaan CNPS 2019 digelar karena ada daerah yang menunda rekrutmen CPNS 2018. Oleh sebab itu, daerah tersebut baru menerima CPNS pada 2019.

"Itu bukan rekrutmen baru ya, tapi untuk daerah yang tertunda," ujar dia.

5 dari 5 halaman

Penyiapan Anggaran Diprediksi Lebih Besar

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan, pemerintah belum mengkaji besaran dana yang dibutuhkan untuk pengadaan CPNS tahun ini. Meski demikian, besaran anggaran diprediksi lebih besar dari pada tahun lalu.

"Tampaknya bisa lebih besar, tapi kepastiannya tunggu hasil pembahasan final nya," ujar Askolani kepada merdeka.com.

Untuk diketahui, tahun lalu anggaran pengadaan CPNS yang diajukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebesar Rp 370 miliar. Anggaran ini telah mencakup seluruh proses pembukaan CPNS.

  [bim]

Baca juga:
Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2019 di Oktober-November, Formasi Capai 100.000
Banyak Peminat, Rekrutmen PPPK Tahap II Bakal Segera Dibuka
Hore! Kenaikan Gaji PNS Tahun ini Juga Berlaku untuk CPNS
Aksi Massa Demo Menuntut SK PNS di Istana
Sambut CPNS 2018, Menteri Amran Sebut Sektor Pertanian Mulai Diminati Generasi Muda
KemenPAN-RB Pastikan Penerimaan PPPK Dibuka 8 Februari
Pemerintah Siapkan Anggaran untuk Seleksi PPPK dan CPNS 2019

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini