4 Pandangan yang provokasi pemerintah agar naikkan harga BBM

Selasa, 8 April 2014 07:31 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
4 Pandangan yang provokasi pemerintah agar naikkan harga BBM Bank Dunia. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ekonomi Indonesia tahun lalu tetap kuat meski terdapat goncangan di dunia. Salah satu penyebabnya ialah langkah pemerintah dalam menaikkan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM) bersubsidi.

Langkah ini diyakini mampu membuat kepercayaan investor kepada fundamental ekonomi Indonesia meningkat. Imbasnya kinerja investasi melejit dan membantu pertumbuhan ekonomi tetap tinggi.

Dampak positif atas kenaikan harga BBM subsidi itu lantas membuat pemerintah menjadikan cara ini sebagai jurus menggenjot perekonomian. Kini, masyarakat harus bersiap kembali menerima penaikan harga BBM subsidi dalam waktu dekat. Pasalnya, pemerintah bisa jadi mengambil langkah tersebut, meskipun opsi lain untuk menekan konsumsi BBM subsidi juga sedang disiapkan.

"Yang bisa saya bilang, kemungkinan harga BBM akan dinaikkan jangan di-rule out (singkirkan)," kata Menteri Keuangan Chatib Basri dalam diskusi "Menyongsong Peta Baru kebijakan Ekonomi Indonesia" di Jakarta.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Perekonomian menyatakan terus fokus pada penyehatan fiskal anggaran belanja 2014. Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan saat ini pemerintah harus bekerja keras menjaga kesehatan fiskal. Peningkatan anggaran subsidi harus diwaspadai karena naiknya harga minyak ataupun peningkatan konsumsi BBM subsidi itu sendiri.

Namun, dengan membludaknya konsumsi, apakah harga BBM subsidi akan kembali naik? Hatta enggan menjawab ini dengan tegas. Hatta hanya mengatakan saat ini belum ada rencana kenaikan harga BBM subsidi.

"Sampai saat ini belum ada pembicaraan. Saya tidak ingin bicara ada atau tidak ada kenaikan. Jangan katakan ada kenaikan atau tidak ada kenaikan. Sampai saat ini belum ada rencana kenaikan," tutupnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala badan Kebijakan Fiskal (BKF), Andin Hadiyanto membenarkan hal itu. Dia mengatakan, pemerintah tidak menutup opsi untuk menaikkan harga BBM bersubsidi seperti yang dilakukan tahun lalu.

"Tidak menutup kemungkinan (kenaikan BBM tahun 2014). Mungkin saja karena reformasi struktural harus konsisten," ujarnya.

Pemerintah tentunya tidak akan serta merta mengambil tindakan ini tanpa ada bahan pertimbangan. Berikut merdeka.com merangkum sejumlah pandangan yang mendorong pemerintah mempertimbangkan untuk melakukan penaikan harga BBM subsidi.

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini