4 Alasan Perlu Berhati-hati Bongkar Kejelekan Kantor Lama Saat Wawancara Kerja

Rabu, 26 Desember 2018 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
4 Alasan Perlu Berhati-hati Bongkar Kejelekan Kantor Lama Saat Wawancara Kerja wawancara kerja. ©2018 liputan6.com

Merdeka.com - Wawancara adalah tahap menentukan dalam proses mencari kerja. Maka dari itu, proses ini tentu tidaklah gampang. Banyak hal menjebak menanti Anda.

Seperti saat Anda merasa wawancara sepertinya berjalan dengan baik. Anda mendapatkan tanda yang positif dari pewawancara, dan dia bahkan tertawa mendengar lelucon Anda sambil mengangguk setuju pada jawaban bagus Anda atas pertanyaannya.

Anda mulai merasa santai saat wawancara. Dia dengan santai bertanya tentang sebab Anda meninggalkan perusahaan terakhir Anda. Tanpa sadar, Anda mulai menceritakan kepadanya aspek-aspek negatif dari perusahaan sebelumnya yang pada akhirnya mendorong Anda untuk berhenti.

Pada titik ini, Anda mungkin bertanya-tanya tentang konsekuensi dari menjelekkan perusahaan Anda yang sebelumnya. Anda mungkin berpikir tidak ada yang salah dengan bersikap jujur, tetapi di situlah letak kesalahan Anda.

Setiap momen wawancara Anda adalah ujian. Membuat Anda merasa nyaman adalah tugas pewawancara. Lagi pula, itu tugas mereka untuk menembus pertahanan Anda sehingga mereka dapat melihat sekilas kepribadian dan nilai-nilai yang Anda miliki.

Sangat penting untuk bersikap jujur dan natural dalam cara Anda membawa diri dan memberikan pandangan Anda, tetapi penting juga untuk tetap netral dan positif semaksimal mungkin dalam memberikan respon.

Anda ada di sana untuk mempresentasikan diri sebagai kandidat terbaik untuk pekerjaan itu - setiap kata yang Anda ucapkan akan membentuk persepsi dan kesan pewawancara terhadap Anda.

Menurut JobStreet.com, berikut adalah empat alasan kenapa menjelekkan perusahaan lama Anda dapat merusak prospek pekerjaan Anda:

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini