3 Proyek penuhi kriteria jadi solusi pembangunan berkelanjutan

Kamis, 2 November 2017 10:05 Reporter : Idris Rusadi Putra
3 Proyek penuhi kriteria jadi solusi pembangunan berkelanjutan Warga menyetor limbah ke bank sampah. ©ANTARA News

Merdeka.com - Lembaga internasional yang aktif mengkampanyekan pembangunan berkelanjutan, United Nation Social Development Solution Network (UNSDSN) bekerjasama dengan Yayasan Upaya Damai Indonesia (United in Diversity /UID) kembali memberikan penghargaan UID-UNSDSN Award untuk proyek sosial dan ekonomi yang mampu menjadi solusi bagi pembangunan berkelanjutan.

Melalui seleksi yang ketat, tim juri telah memilih 3 proyek yang dinilai memenuhi kriteria untuk mendapat nominasi yaitu, proyek pemberdayaan petani coklat yang dikelola Krakakoa Chocolates, pemberdayaan masyarakat dalam bidang sampah yang dikelola Bintang Sejahtera dan pemberdayaan wanita dalam penggunaan lampu bertenaga matahari (Mothers of Light).

Dalam keputusan akhir, tim juri memutuskan proyek bank sampah Bintang Sejahtera (waste management) keluar sebagai pemenang dan menerima hadiah berupa uang tunai Rp 300 juta dari sponsor PT Gajah Tunggal Tbk. Penghargaan diberikan bersamaan dengan penyelenggaraan konferensi pariwisata berkelanjutan, International Conference on Sustainable Tourism, di Yogyakarta.

"Melalui proyek ini kita dapat melihat bagaimana tiga finalis UID UNSDSN Award dapat memiliki penerapan langsung untuk pariwisata. Bagaimana proyek pemberdayaan petani kakao bisa menjadi contoh agrowisata, bagaimana sistem pengelolaan limbah bisa bekerjasama dengan pelaku dan komunitas pariwisata, dan bagaimana solusi penerangan matahari sederhana bisa memberdayakan banyak desa wisata dan home stay," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Tahun 2017 ini adalah tahun ketiga penyelenggaraan UID-UNSDSN Award, setelah sebelumnya pada 2013 dimenangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui proyek Better Road Forward, proyek pembangunan jalan pedesaan dengan menggunakan paving block yang diproduksi masyarakat sekitar. Kemudian pada 2014 dimenangkan oleh komunitas Learning Farm, Cipanas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yaitu pelatihan perkebunan organik untuk pemuda yang kurang beruntung.

Selain melalui UID-UNSDSN Award, Yayasan UID juga telah melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong penerapan konsep pembangunan berkelanjutan seperti mengadakan workshop kepemimpinan bagi kalangan generasi muda antara lain menyelenggarakan Youth Action Forum, IDEAS.

Manager for SDSN, Elena Crete mengaku terkesan dengan proyek yang diinisiatif masyarakat seperti yang masuk dalam nominasi UID-UNSDSN Award 2017 ini.

"Sangat menyenangkan bekerja dengan jaringan profesional pembangunan berkelanjutan yang mengesankan guna mendukung tujuan global kita melalui tindakan lokal. Penghargaan UID adalah contoh dampak yang mungkin terjadi saat para ahli dimobilisasi menuju tujuan bersama," kata Elena. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Ekonomi Indonesia
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini