3 Perusahaan Siap Uji Coba Pemanfaatan Limbah Smelter untuk Bangun Jalan

Jumat, 27 September 2019 13:22 Reporter : Anggun P. Situmorang
3 Perusahaan Siap Uji Coba Pemanfaatan Limbah Smelter untuk Bangun Jalan Smelter. ©Liputan6.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi mengenai pemanfaatan limbah smelter (slag). Rapat tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratnawati.

Rosa mengatakan, tiga perusahaan akan mulai melakukan uji coba pemanfaatan slag untuk membangun jalan. Slag nantinya akan diuji terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan untuk perusahaan dan pemerintah.

"Vale, IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) yang di Morowali, Pomala Antam. (Nanti dituangkan dalam) Peraturan Menteri LHK untuk tata cara uji karakteristik pengecualian slag nikel," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (27/9).

Rosa melanjutkan, pemerintah akan melakukan serangkaian uji untuk memastikan limbah yang dipakai nantinya tidak beracun, tidak mudah terbakar dan tidak korosif. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan nantinya akan memberi akreditasi jika suatu limbah laik untuk digunakan.

"Dimasukan dalam limbah B3. Tapi dimungkinkan untuk pengecualian. Nah pengecualian ini dia harus test. Satu, laporannya memang harus dijaga betul, terakreditasi dan diberikan standar oleh KLHK, metoda untuk menguji dan sebagainya itu harus sama. Dan dia harus terakreditasi," jelasnya.

Limbah yang sudah terakreditasi nantinya dapat digunakan membangun jalan untuk internal perusahaan maupun membantu pemerintah membangun infrastruktur. "Ada yang dipakai buat perusahaan itu sendiri, bisa oleh pemerintah. Kalau pemerintah bikin jalan tol, bangunan, itu bisa. Atau perusahana itu sendiri, reklamasi tambang misalnya." [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini