2020, Kementerian PUPR Alokasikan Rp 2,4 Triliun Ubah Wajah Danau Toba

Senin, 29 Juli 2019 11:11 Reporter : Siti Nur Azzura
2020, Kementerian PUPR Alokasikan Rp 2,4 Triliun Ubah Wajah Danau Toba Danau Toba. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan sebanyak Rp 2,4 triliun hingga 2020 untuk memperhalus dan mengubah wajah Danau Toba sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Hal ini termasuk untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Sumatera Utara.

"Kami sudah punya program apa saja yang akan kami perbuat di Danau Toba ini 2019-2020," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono ketika ditemui di Parapat, Sumatera Utara, dikutip Antara, Senin (29/7).

Basuki menjelaskan, pihaknya ingin memperhalus dan mengubah wajah dari Danau Toba, baik itu di daerah Silangit, Toba Samosir, Simalungun, dan berbagai daerah terkait lainnya. Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga dijadwalkan bakal mengunjungi kawasan itu.

Selain itu, pihaknya juga akan terus berupaya menarik investor seperti di kawasan wisata Kaldera, yaitu dengan program pembangunan prasarana dasar seperti jalan raya. Seperti di Pelabuhan Ajibata akan ada perluasan gerbang dan pembenahan jalan dan kawasan menjadi ruang publik.

Dalam melakukan pembenahan tersebut, lanjutnya, pihaknya juga melibatkan arsitek ternama Yori Antar, yang juga terlibat dalam pembenahan kawasan pariwisata Labuan Bajo, NTT.

Sebelumnya, Kementerian PUPR juga terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Sumatera Utara untuk mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Pada periode 2015-2019, Kementerian PUPR telah membangun beberapa infrastruktur untuk mendukung ketahanan air dan pangan, penyediaan air bersih, dan penataan kawasan pariwisata di tepi Danau Toba.

"Pembangunan infrastruktur tidak hanya untuk mendorong perkembangan ekonomi di kawasan perkotaan dan kawasan maju lainnya, tetapi juga infrastruktur di kawasan yang sedang berkembang dan perbatasan untuk mengurangi disparitas sosial, ekonomi dan wilayah," kata Basuki beberapa waktu lalu. [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini