2019, Pemerintah Impor Gula 2,7 Juta Ton dan Garam 2,8 Juta Ton

Kamis, 20 Desember 2018 09:21 Reporter : Anggun P. Situmorang
2019, Pemerintah Impor Gula 2,7 Juta Ton dan Garam 2,8 Juta Ton Impor Garam. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Aaron Amat

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan pemerintah berencana melakukan impor gula dan garam untuk industri tahun depan. Kebutuhan impor masing-masing komoditas ini sebanyak 2,7 juta ton dan 2,8 juta ton.

"Gula industri 2,7 juta ton. Kalau garam, itu yang 2,8 juta ton," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, seperti ditulis Kamis (20/12).

Menko Darmin menjelaskan, angka impor garam tersebut masih dapat berubah sembari menunggu laporan sisa stok garam industri saat ini. Laporan sisa stok tersebut akan dirampungkan Januari 2019, kemudian akan diputuskan jumlah keseluruhan garam impor yang dibutuhkan.

"Katakan untuk garam, dibilang ada stok, tapi tidak bisa dijelaskan ada di mana. Jadi, mereka minta waktu satu bulan untuk mengetahui persisnya di mana dan berapa. Sehingga untuk garam industri secara keseluruhan. Nanti setelah ada hasilnya, baru kita memutuskan," jelas Menko Darmin.

Sementara untuk gula industri, Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, saat ini pihaknya meminta kepada kementerian dan lembaga terkait untuk mendata keseluruhan stok yang masih ada. Meski demikian, angka impornya tidak akan jauh dari 2,7 juta ton.

"Kalau gula industrinya, itu juga masih tetap harus ada data stoknya ada di mana saja. Artinya angkanya mengarah ke situ, tapi dipastikan nanti sebelum impor," tandasnya.

[bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini