2014 Jadi tahun berat bagi sektor properti perumahan

Kamis, 17 Oktober 2013 15:13 Reporter : Novita Intan Sari
2014 Jadi tahun berat bagi sektor properti perumahan perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Konsultan asing, Cushman & Wakefield menyampaikan bahwa kenaikan suku bunga dan tindakan Bank Indonesia dalam menerapkan aturan baru terkait LTV (loan to value ratio) akan memberikan tekanan yang tinggi pada pasar perumahan di 2014. Tahun depan akan menjadi tahun yang lebih berat bagi pengembang dan akan berdampak pada pertumbuhan pasokan.

"Tahun depan pasokan diproyeksikan akan meningkat secara lambat yang tumbuh 3 persen menjadi 327.404 unit," ujar Head of Research & Advisory Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (17/10).

Menurutnya, perlambatan pasar perumahan di tahun depan ini berkaca dari penjualan perumahan di Jabodetabek pada September ini yang lebih rendah sebesar 13 persen menjadi 11.152 unit dibanding 2012. Sebaliknya, pertumbuhan pasokan selama tahun ini naik 25 persen menjadi 10.526 unit dibandingkan tahun lalu.

"Perlambatan pada pertumbuhan permintaan pun diperkirakan akan terjadi sebagai refleksi dari kekhawatiran yang sedang berlangsung terkait kestabilan suku bunga KPR dan keberlanjutan dampak kebijakan LTV baru," jelasnya.

Diproyeksikan pertumbuhan permintaan hanya sebesar 3,7 persen atau 2 persen lebih rendah dari pertumbuhan di 2013. Sejumlah isu pun akan menahan pertumbuhan harga tanah yang telah terjadi secara signifikan sekitar 25 persen per tahun dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Harga tanah residensial juga diperkirakan akan tumbuh lebih moderat sebesar 18 persen di tahun 2014.

"Harga tanah tahun ini juga sangat kuat sebesar 25,6 persen hingga akhir tahun ini, apalagi pertumbuhan paling tinggi dialami oleh Bekasi dan Bogor-Depok sebesar 31 persen," ungkap dia. [bmo]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Properti
  3. Perumahan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini