2 Perusahaan Pembuat Baterai Kendaraan Listrik Terbesar Dunia Minat Investasi di RI

Rabu, 14 Oktober 2020 18:44 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
2 Perusahaan Pembuat Baterai Kendaraan Listrik Terbesar Dunia Minat Investasi di RI Tambang Nikel. a2.sphotos.ak.fbcdn.net

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyampaikan bahwa fokus pemerintah melakukan hilirisasi industri minerba, terutama nikel, mendapat respons positif dari investasi luar negeri.

Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) dari Cina dan LG Chem Ltd asal Korea, dua produsen baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle Battery) terbesar dunia mengisyaratkan akan bergabung dengan proyek investasi senilai USD 20 miliar lebih, dalam pengembangan rantai pasokan nikel di Tanah Air.

"Ini sebuah angin segar. Indonesia yang memiliki kekayaan tambang berlimpah untuk melakukan hilirisasi industri minerba langsung mendapat respons bagus dari investor asing. Ini bukti bahwa kebijakan Indonesia sudah tepat," kata Menteri Erick Thohir seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (14/10).

Dengan kehadiran investasi luar negeri, Menteri Erick meyakini aspek keberlanjutan akan terus berkembang dan Indonesia semakin kuat dalam daya saing untuk mendukung ketahanan energi.

Indonesia, lanjut dia, dikenal sebagai produsen dan eksportir nikel, bahan baku utama EV Battery, terbesar dunia yang menguasai 27 persen kebutuhan pasar global.

Dia mengatakan kebijakan Kementerian BUMN melakukan inovasi model bisnis dalam industri ini, sekaligus meningkatkan value chain nikel Nusantara yang berlimpah bertujuan untuk memanfaatkan keuntungan, sekaligus membangun industri baterai lithium di dalam negeri.

Baca Selanjutnya: MIND ID Kuasai 20 Persen...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini