149 CEO hadiri Rakor BUMN di Parapat

Kamis, 21 Desember 2017 14:33 Reporter : Anwar Khumaini
Direktur Utama PT Inalum Budi Gunadi Sadikin. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian BUMN menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) CEO BUMN 2017 yang berlangsung di Hotel Inna Parapat, Danau Toba, Sumatera Utara yang berlangsung sejak Rabu hingga Kamis (20-21) Desember. Diikuti oleh sekitar 149 CEO dan Perusahaan Anak BUMN, Rakor BUMN kali ini juga digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bersama sejumlah BUMN.

Pada Desember 2017 ini, tak kurang dari 13 BUMN merayakan hari jadinya yakni PT Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV, Bank BRI, Asuransi Jiwasraya, Pertamina, PT Pusri, PT Pupuk Kaltim, PT DKB, PT Danareksa, dan Kantor Berita Antara.

Direktur Utama PT INALUM (Persero), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penyelenggaraan Koordinasi BUMN ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan lagi sinergi antar-BUMN. Dari 118 BUMN serta perusahaan anak yang totalnya berjumlah 149 BUMN, diharapkan makin meningkatkan opportunity untuk lebih melakukan sinergi.

"BUMN terdiri dari 118 perusahaan nggak banyak orang tahu, dan nggak banyak yang tahu juga revenue (pendapatan) BUMN total ada 2.000 triliun. Lebih besar dari jumlah APBN kita yang jumlahnya sekitar 1.800 triliun. Kita lebih besar lagi opportunitynya kalau bisa bersinergi," kata Budi Gunadi Sadikin dalam wawancara khusus dengan merdeka.com di sela-sela Rakor BUMN di Danau Toba, Rabu (20/12) malam.

Budi mencontohkan, seperti halnya perusahaan media, Kapanlagi Networks (KLN) yang memiliki banyak media online, jika semua BUMN bersinergi maka akan menghasilkan sebuah sinergi lebih baik.

"Seperti Kapanlagi Networks, banyak medianya. Semua bisa disinergikan satu sama lain, baik wartawannya atau back office-nya, atau teknologinya. Kita sekarang berjalan sendiri-sendiri saja seperti itu. Apalagi jika disinergikan," imbuh Budi.

Rakor BUMN ini lanjut Budi juga untuk saling mengenal antara CEO BUMN yang satu dengan yang lainnya. Selain bertujuan untuk mensinergikan antara BUMN, Rakor BUMN juga dimaksudkan sebagai agen pembangunan, sehingga sering dilakukan di daerah-daerah.

"Kita selalu masuk ke daerah-daerah dimana kita berkontribusi, tidak cuma cari untung. Tapi agen pembangunan," ungkap pria yang baru beberapa bulan menjabat sebagai Dirut PT INALUM (Persero) tersebut.

Memilih Danau Toba sebagai lokasi Rakor BUMN kali ini, menurut Budi selain lokasinya dekat dengan PT INALUM (Persero), juga dimaksudkan agar sektor pariwisata di kawasan ini semakin meningkat. "Kenapa dipilih Toba, karena potensi wisatanya besar sekali."

Rakor CEO BUMN 2017 ini juga diisi dengan berbagai kegiatan. Di antaranya Diskusi CAPEX per Kedeputian, Focus Group Discussion (FGD) dan Talkshow BUMN Millenials. Tak cuma itu, ada juga kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar di sekitar wilayah Danau Toba. Kegiatan CSR dibagi ke dalam 9 titik yang telah ditentukan.

Pada hari terakhir, Kamis (21/12), juga diagendakan kegiatan antara lain 'BUMN Mengajar', 'Bersih-bersih di Sekolah' dan 'Launching Aplikasi Sobat BUMN'. Tak cuma itu, peserta Rakor CEO BUMN 2017 juga mengikuti kegiatan Arung Jeram (Fun Rafting) di Sungai Asahan yang terletak 5 km di hilir PLTA Tangga PT INALUM (PERSERO), Desa Meranti Utara, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.


Acara Rakor BUMN 2017 ini juga dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, yang rencananya juga akan mengikuti kegiatan arung jeram di Sungai Asahan. [hhw]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.