1 Juli 2022, Beli Pertalite & Solar di 5 Provinsi ini Wajib Terdaftar di MyPertamina

Selasa, 28 Juni 2022 09:48 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo
1 Juli 2022, Beli Pertalite & Solar di 5 Provinsi ini Wajib Terdaftar di MyPertamina Pertalite. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan aplikasi MyPertamina akan menjadi syarat untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar. Ini dilakukan sebagai langkah perseroan agar penyaluran subsidi bisa tepat sasaran.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan, pihaknya berinisiatif dan berinovasi untuk melakukan uji coba penyaluran Pertalite dan Solar bagi pengguna berhak yang sudah terdaftar di dalam sistem MyPertamina mulai 1 Juli 2022.

"Kami menyiapkan website MyPertamina, yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/ yang dibuka pada 1 Juli 2022," kata Alfian seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Selasa (28/6).

Uji coba awal akan dilakukan di beberapa kota maupun kabupaten yang tersebar di lima provinsi yakni Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Yogyakarta. Pada tahap 1, ada 11 kota dan kabupaten di 5 provinsi yang akan diterapkan uji coba pembelian pertalite dan solar melalui sistem MyPertamina ini.

Mengutip laman https://subsiditepat.mypertamina.id/, berikut ke-11 wilayah itu yakni:

1. Kota Bukit Tinggi

2. Kabupaten Agam

3. Kota Padang Panjang

4. Kabupaten Tanah Datar

5. Kota Banjarmasin

6. Kota Bandung

7. Kota Tasikmalaya

8. Kabupaten Ciamis

9. Kota Manado

10. Kota Yogyakarta

11. Kota Sukabumi

Pertamina menjelaskan bahwa masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan Solar dapat mendaftarkan datanya melalui laman tersebut untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar.

Sistem MyPertamina akan membantu perseroan dalam melakukan pencocokan data pengguna yang akan membeli BBM bersubsidi Pertalite dan Solar.

2 dari 2 halaman

Cara Pendaftaran

rev2

Alfian meminta masyarakat untuk tidak khawatir apabila tidak memiliki aplikasi MyPertamina karena pendaftaran dilakukan semua di laman MyPertamina https://subsiditepat.mypertamina.id/.

Menurutnya, pengguna yang sudah melakukan pendaftaran kendaraan dan identitasnya kemudian akan mendapatkan notifikasi melalui email yang didaftarkan.

"Pengguna terdaftar akan mendapatkan kode QR khusus yang menunjukkan bahwa data mereka telah cocok dan dapat membeli Pertalite dan Solar," jelas Alfian.

Pertamina menjamin jika seluruh data sudah cocok, maka konsumen dapat melakukan transaksi di SPBU dan seluruh transaksinya akan tercatat secara digital.

"Inilah yang kami harapkan, Pertamina dapat mengenali siapa saja konsumen Pertalite dan Solar, sehingga bisa menjadi acuan dalam membuat program ataupun kebijakan terkait subsidi energi bersama pemerintah sekaligus melindungi masyarakat yang saat ini berhak menikmati bahan bakar bersubsidi," jelas Alfian.

Saat ini, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat infrastruktur serta sistem untuk mendukung program penyaluran Pertalite dan Solar secara tepat sasaran.

[bim]

Baca juga:
Pertamina: Uji Coba Beli Pertalite Lewat MyPertamina Tak Berlaku untuk Sepeda Motor
Beli Pertalite Pakai MyPertamina Uji Coba Mulai 1 Juli 2022, Cek Lagi Cara Daftarnya
Menteri ESDM: Harga Keekonomian Pertalite Tembus Rp30.000 per Liter
Begini Cara Beli Pertalite dan Solar Subsidi Lewat Aplikasi MyPertamina
Membongkar Rencana Pembatasan Pertalite dan Ambisi Jokowi Hapus Subsidi Energi
Ingat, Pertalite Hanya Boleh Digunakan Masyarakat Tak Mampu dan Kendaraan Umum
Pertamina Tunggu Revisi Aturan untuk Terapkan Pembelian Pertalite Lewat Aplikasi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini