Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan, Ketahui Tradisi yang Dilakukan Umat Hindu

Ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan, Ketahui Tradisi yang Dilakukan Umat Hindu Hari Raya Galungan. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ucapan hari Raya Galungan dan Kuningan bisa Anda berikan kepada kerabat atau teman yang merayakannya. Hari Raya Galungan dan Kuningan adalah salah satu peringatan hari besar keagamaan bagi umat Hindu.

Dalam kalender Masehi, Hari Raya Galungan dan Kuningan ini dirayakan sebanyak dua kali dalam setahun. Bagi umat Hindu, perayaan Hari Raya ini untuk memperingati terciptanya alam semesta dan seisinya.

Hari Raya Galungan dirayakan setiap enam bulan Bali (210 hari), yakni pada hari Budha Kliwon Dungulan atau Rabu Kliwon wuku Dungulan. Tahun 2023 ini, Hari Raya Galungan Galungan dirayakan pada tanggal 4 Januari dan 2 Agustus.

Berikut kumpulan ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan, beserta tradisi yang dilakukan oleh umat Hindu dilansir dari berbagai sumber, (3/1/2023):

Hari Raya Galungan dan Kuningan

Hari Raya Galungan diperingati sebagai hari kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (keburukan). Hari Galungan adalah momen untuk memperingati terciptanya alam semesta. Sebagai ucapan syukur, umat Hindu kemudian akan memberi dan melakukan persembahan pada Sang Hyang Widhi dan Dewa Bhatara.

Sedangkan Hari Raya Kuningan diperingati umat Hindu untuk memohon keselamatan, perlindungan, dan tuntunan lahir batin kepada Dewa Bhatara, dan para Pitara. Hari Raya Kuningan juga kerap disebut Tumpek Kuningan.

Jarak antara perayaan Galungan dan Kuningan adalah 10 hari. Perhitungan perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan berdasarkan kalender Bali.

Hari Raya Galungan dirayakan setiap hari Rabu pada wuku Dungulan. Sementara Hari Raya Kuningan dirayakan setiap hari Sabtu pada wuku Kuningan. Berikut perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan 2023:

  • Tanggal 4 Januari 2023 (Rabu): Hari Raya Suci Galungan 2023
  • Tanggal 14 Januari 2023 (Sabtu): Hari Raya Suci Kuningan 2023
  • Tanggal 2 Agustus 2023 (Rabu): Hari Raya Suci Galungan 2023
  • Tanggal 12 Agustus 2023 (Sabtu): Hari Raya Suci Kuningan 2023
  • Selain itu ada sederet tanggal lain termasuk dalam rangkaian peringatan Hari Raya Galungan dan Kuningan 2023 yang ditetapkan sebagai hari libur dan dispensasi, yaitu:

  • Tanggal 3 Januari 2023 (Selasa): Hari Raya Suci Penampahan Galungan
  • Tanggal 5 Januari 2023 (Kamis): Hari Raya Suci Umanis Galungan
  • Tanggal 13 Januari 2023 (Jumat): Hari Raya Suci Penampahan Kuningan
  • Tanggal 1 Agustus 2023 (Selasa): Hari Raya Suci Penampahan Galungan
  • Tanggal 3 Agustus 2023 (Kamis): Hari Raya Suci Umanis Galungan
  • Tanggal 11 Agustus 2023 (Jumat): Hari Raya Suci Penampahan Kuningan
  • Berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 422.3/15315/PK/BKPSDM tentang Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Dispensasi Hari Raya Suci Hindu di Bali Tahun 2023, tanggal di atas ditetapkan sebagai hari libur dan dispensasi bagi umat Hindu di Bali.

    Tradisi Umat Hindu Selama Galungan dan Kuningan

    hari raya galungan di pura amerta jati

    ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

    Dalam perayaan Galungan, masyarakat Hindu di Bali biasanya melakukan berbagai aktivitas yang spesial dan dilakukan secara khusus. Perayaan Galungan dimulai dengan persembahyangan di rumah masing-masingKemudian dilanjutkan ke pura keluarga lebih besar seperti Pemerajan Agung, Dadia, Pura Ibu, Panti, Pura Banjar dan ke Kahyangan Tiga atau Pelinggih-pelinggih di tempat usaha.Di hari yang suci ini, masyarakat Bali yang merayakan Galungan akan mengenakan pakaian adat yang didominasi dengan warna putih sambil membawa sesaji di atas kepala mereka. Bagi umat Hindu yang memiliki anggota keluarga berstatus mapendem atau sudah meninggal atau biasa disebut masyarakat Bali dengan Makingsan di Pertiwi, maka mereka harus membawakan benten ke pemakaman.

    Upacara Sebelum Galungan

    Perayaan Hari Raya Galungan juga dibarengi dengan upacara keagamaan lainnya, seperti Hari Tumpek Wariga (Pengatag) yang dilaksanakan 25 hari sebelum perayaan hari Galungan. Kemudian ada juga ritual Kliwon Wuku Wariga, di mana umat Hindu melakukan persembahan kepada Sang Hyang Sangkara. Ciri khas Hari Raya Tumpek Pengatag dengan menghaturkan persembahan berupa bubur (bubuh) beraneka warna, seperti bubur warna putih, kuning, merah, dan hijau. Rangkaian upacara berikutnya dinamakan Sugihan Jawa yang dilaksanakan enam hari sebelum Hari Raya Galungan. Sugihan Jawa berasal dari kata sugi yang berarti menyucikan, sedangkan Jawa atau jaba berarti di luar. Kemudian lima hari sebelum Galungan digelar upacara Sugihan Bali yang memiliki makna membersihkan diri manusia baik jiwa dan raga. Lalu, tiga hari sebelum Hari Raya Galungan diadakan Pahing wuku Dungulan atau dikenal juga sebagai Hari Penyekeban.Kemudian, dua hari sebelum Hari Raya Galungan ada upacara Penyajaan, di mana umat Hindu harus benar-benar memantapkan diri dalam pelaksanaan upacara. Lalu, tepat sehari sebelum Hari Raya Galungan dikenal dengan Penampahan Galungan. Dalam prosesi ini, umat Hindu menyembelih babi sebagai simbolis membunuh nafsu binatang yang berada dalam diri manusia, dan digunakan sebagai perlengkapan upacara keagamaan.

    Ucapan Hari Raya Galungan dan Kuningan

    1. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan bagi umat Hindu yang merayakan."2. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, Tahun Baru Saka 1944. Semoga ajaran Dharma selalu menjadi penuntun untuk meraih keharmonisan, kedamaian dan kesejahteraan dalam hidup."3. "Selamat Hari Raya Galungan dan Hari Raya Kuningan bagi saudara-saudara sebangsa dan setanah air yang merayakan."4. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberikan rahmat dan anugerahnya kepada seluruh umat."5. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga kebahagiaan dan kedamaian datang dari segala penjuru, serta kita semua menemukan keberkahan."6. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk umat Hindu. Dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa ngicenin kerahayuan ring sajeroning umat."7. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Mari kita menyambut hari kemenangan Dharma atas Adharma dengan hati yang suci, pikiran yang bersih, dan perbuatan yang baik."8. "Selamat Hari Suci Galungan. Semoga kita bisa menemukan kerahayuan atas berkat Ida Sang Hyang Widhi Wasa."9. "Kepada seluruh umat Hindu di manapun berada, selamat Hari Raya Galungan. Kita #JagaBudayaNusantara dan #JagaNKRI, karena kita yakin akan kemenangan Dharma."10. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 1944 Caka/2022 M. Dumogi Ida Sang Hyang Widhi Wasa ngicening kerahayuan."11. "Selamat merayakan rangkaian Hari Suci Galungan dan Kuningan bagi teman-teman umat Hindu. Semoga membawa keberkahan dan kebahagiaan."12. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kesejahteraan dan keselamatan pada kita semua."13. "Untuk teman-teman yang beragama Hindu. Selamat memperingati Hari Suci Galungan. Di hari yang penuh Dharma ini, mari kita selalu menyebarkan kebaikan kepada semua umat agar bumi jauh dari mara bencana."14. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga makna kemenangan Dharma atas Adharma dapat kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari."15. "Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk para sahabatku umat Hindu Bali. Rahayu."

    (mdk/khu)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP
    50 Ucapan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2024, Penuh Makna
    50 Ucapan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2024, Penuh Makna

    Berikut kumpulan ucapan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2024 yang penuh makna.

    Baca Selengkapnya
    Meriahnya Prosesi Dugderan di Semarang, Tradisi Warga Menyambut Ramadan
    Meriahnya Prosesi Dugderan di Semarang, Tradisi Warga Menyambut Ramadan

    Meski di tengah guyuran hujan, prosesi Kirab Dudgeran Kota Semarang tetap berlangsung semarak dan meriah.

    Baca Selengkapnya
    FOTO: Makna Mendalam Hari Raya Galungan yang Dirayakan Umat Hindu Bali Hari Ini
    FOTO: Makna Mendalam Hari Raya Galungan yang Dirayakan Umat Hindu Bali Hari Ini

    Hari Raya Galungan dirayakan oleh umat Hindu Bali setiap 210 hari sekali menggunakan perhitungan kalender Bali.

    Baca Selengkapnya
    Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
    video untuk kamu.
    SWIPE UP
    Untuk melanjutkan membaca.
    Mengenal Sekura, Tradisi Masyarakat Lampung Rayakan Lebaran dengan Sukacita
    Mengenal Sekura, Tradisi Masyarakat Lampung Rayakan Lebaran dengan Sukacita

    Topeng-topeng ini sudah ada sejak zaman Kesultanan Banten ketika menguasai wilayah Sumatra.

    Baca Selengkapnya
    Bersih-bersih Jelang Ramadan dan Lebaran, Ini  Hilangkan Jamur pada Pintu Kulkas Tanpa Disikat
    Bersih-bersih Jelang Ramadan dan Lebaran, Ini Hilangkan Jamur pada Pintu Kulkas Tanpa Disikat

    Untuk menyambut Ramadan dan Hari Raya, menjaga kebersihan kulkas agar makanan tetap segar menjadi sangat penting. Berikut adalah tips untuk membersihkannya.

    Baca Selengkapnya
    36 Kata-Kata Lebaran di Perantauan yang Menyentuh & Menguatkan Hati, Teguhkan Diri di Hari Raya Idul Fitri
    36 Kata-Kata Lebaran di Perantauan yang Menyentuh & Menguatkan Hati, Teguhkan Diri di Hari Raya Idul Fitri

    Kata-kata lebaran di perantauan dapat menjadi penguat hati di kala bersedih.

    Baca Selengkapnya
    Mengenal Tradisi Tonggeyamo, Cara Unik Menentukan Tanggal 1 Ramadan ala Masyarakat Gorontalo
    Mengenal Tradisi Tonggeyamo, Cara Unik Menentukan Tanggal 1 Ramadan ala Masyarakat Gorontalo

    Selain dengan cara melihat hilal untuk menetapkan Bulan Ramadan, di Gorontalo memiliki tradisi yang unik dan berlangsung secara turun-temurun.

    Baca Selengkapnya
    Mengulik Lebaran Ketupat, Tradisi Penting dalam Budaya Masyarakat Muslim Jawa
    Mengulik Lebaran Ketupat, Tradisi Penting dalam Budaya Masyarakat Muslim Jawa

    Lebaran Ketupat dilaksanakan satu minggu setelah perayaan Idul Fitri, tepatnya pada 8 Syawal.

    Baca Selengkapnya
    Mengenal Tradisi Ziarah Kubur di Indonesia dan Doa Ziarah Kubur yag Dibaca Rasulullah
    Mengenal Tradisi Ziarah Kubur di Indonesia dan Doa Ziarah Kubur yag Dibaca Rasulullah

    Ziarah kubur merupakan tradisi yang telah mengakar dalam budaya masyarakat Indonesia, khususnya umat Muslim menjelang bulan Ramadan.

    Baca Selengkapnya