Tak Bisa Bayar Kontrakan, Satu Keluarga Rela Hidup di Bawah Jembatan Tol

Kamis, 6 Oktober 2022 12:28 Reporter : Billy Adytya
Tak Bisa Bayar Kontrakan, Satu Keluarga Rela Hidup di Bawah Jembatan Tol Tak Bisa Bayar Kontrakan, Satu Keluarga Rela Hidup di Bawah Jembatan Tol. Youtube/Aksi Cepat Tanggap©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Memiliki kehidupan yang berkecukupan adalah impian tiap keluarga. Tak ada orang yang mempunyai cita-cita agar kehidupannya susah baik dalam segi ekonomi.

Kisah miris kembali dirasakan oleh satu keluarga di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Lagi-lagi kemiskinan membuat salah seorang warga ini terpaksa tinggal di kolong jembatan tol.

Berikut ulasan selengkapnya tentang kisah haru keluarga Suyani, Kamis (6/10).

2 dari 6 halaman

Dulu Punya Warung tapi Bangkrut

Sebelumnya Suyani mengandalkan warung makan milik sang suami yang menjadi sumber utama penghasilan keluarganya. Namun itu semua harus terpaksa tutup lantaran sepinya pembeli.

Bangkrutnya usaha ini menjadi salah satu titik ambruknya perekonomian keluarga Suyani. Ia pun tak mampu membayar uang kontrakan rumah karena tak berpenghasilan.

tak bisa bayar kontrakan satu keluarga rela hidup di bawah jembatan tol
Youtube/Aksi Cepat Tanggap©2022 Merdeka.com

"Kan kontrakannya enam ratus ribu, airnya sembilan ratus ribu, listriknya seratus ribu, sejuta lah sebulan. Lagi anaknya pada kerja enak ya ada yang ngasih, lah ini?," paparnya seperti dalam unggahan video saluran Youtube Aksi Cepat Tanggap.

3 dari 6 halaman

Menyerah Tak Lagi Kontrak karena Tidak Bisa Bayar

tak bisa bayar kontrakan satu keluarga rela hidup di bawah jembatan tol
Youtube/Aksi Cepat Tanggap©2022 Merdeka.com

"Pas corona itu anak-anak pada berhenti kerja PHK PHK ya sudah, sudahlah nyerah kita enggak bisa apa ngontrak, daripada diomelin orang," papar dia dengan masih bisa tersenyum.

4 dari 6 halaman

Pindah ke Kolong Tol

Akhirnya satu keluarga memutuskan untuk mereka pindah ke kolong tol. Mereka pun tinggal di bawah kolong tol.

tak bisa bayar kontrakan satu keluarga rela hidup di bawah jembatan tol

Youtube/Aksi Cepat Tanggap©2022 Merdeka.com

Susahnya dan pahitnya kehidupan terpaksa harus dialami oleh Suyani dan keluarga. Hal itu semua dikarenakan kebutuhan sehari-hari yang semakin mahal dan tak bisa membayar kontrakan.

"Sudahlah kita pindah saja ke kolong tol," ungkap Suhanda.

5 dari 6 halaman

Tetap Bersyukur

tak bisa bayar kontrakan satu keluarga rela hidup di bawah jembatan tol
Youtube/Aksi Cepat Tanggap©2022 Merdeka.com

"Alhamdulillah ya kalau dibilang kurang ya kurang tapi bagaimana ya uangnya adanya segitu ya kita cukup-cukupin ajalah alhamdulillah. Yang penting bisa beli air, beli beras ya makan apa adanya aja," kata Suyani di tengah krisis yang terjadi.

6 dari 6 halaman

Video Viral

Kisah pilu dari keluarga Suyani yang tinggal di bawah kolong tol ini terekam dalam sebuah video viral.



Berikut adalah video selengkapnya yang bisa Anda saksikan.

 

[bil]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini