Tak Banyak Diketahui, Begini Sejarah Kata 'Saur' Lazim Dipakai Untuk Nama Dinosaurus
Merdeka.com - Masyarakat tak asing dengan nama Dinosaurus yang menjadi salah satu hewan yang populer di muka bumi ini.
Meski mengalami kepunahan jutaan tahun yang lalu, jejak binatang purbakala tersebut masih dapat dilihat melalui fosil yang telah teridentifikasi.
Beberapa jenis dinosaurus yang terkenal adalah Tyrannosaurus Rex (T-Rex), Stegosaurus, Allosaurus, maupun Brachiosaurus.
Banyak nama dinosaurus yang menggunakan kata akhir -saur. Lantas mengapa dinosaurus identik dengan kata akhir -saur? Berikut ulasan selengkapnya.
Akhiran -Saur Populer di Dinosaurus

©2020 Merdeka.com
Dinosaurus pertama muncul pada periode Trias, sekitar 230 juta tahun yang lalu dan mengalami kepunahan pada periode kapur pada 65 juta tahun yang lalu.
Sampai saat ini ada sekitar 700 spesies yang telah teridentifikasi dan diberi nama berdasarkan fosil yang telah ditemukan. Kebanyakan dinosaurus diberi nama dengan diselipkan kata saur atau saurus.
Mengutip dari britannica.com pada Jumat (10/2), kata saurus merujuk dari kata Yunani sauros yang berarti kadal.
Kata dinosaurus pada dasarnya berarti "kadal yang mengerikan", namun pada dasarnya dinosaurus bukanlah jenis kadal.
Namun tidak semua yang menggunakan kata saurus masuk dalam spesies dinosaurus, di antaranya adalah Mosasaurus, Ichthyosaurus, Pterosaurus, dan Plesiosaurus.
Dinosaurus Adalah Reptil

©2020 Merdeka.com
Fosil dinosaurus pertama kali ditemukan pada awal abad ke-19. Beberapa fosil yang telah teridentifikasi membuktikan bahwa dinosaurus bukanlah jenis kadal.
Secara karakteristik, dinosaurus tak memiliki ciri-ciri klasik reptil yang identik dengan bergerak melata dan berdarah dingin. Dinosaurus masuk dalam jenisnya sendiri yang terpisah.
Meski masuk kategori reptilia, dinosaurus memiliki ciri-ciri anatomi yang berbeda dari jenis reptil atau amfibi saat ini.

©2020 Merdeka.com
Dinosaurus memiliki kaki yang terletak langsung di bawah tubuhnya seperti manusia dan mamalia serta aves. Berbeda dengan jenis reptilia yang kakinya mencuat dari sisi tubuh mereka, siku menghadap ke samping, dan berjalan dengan pola melengkung.
Karena bentuk anatomi seperti ini membuat dinosaurus mampu berlari dengan pola lurus dan kaki tegak di bawah tubuh. Sehingga mereka dapat bergerak lebih cepat dan lincah dibanding reptilia dan amfibia saat ini.
Tidak Semua Dinosaurus Pakai Akhiran -Saur

©2020 Merdeka.com
Kata saurus tak selamanya dipakai untuk memberi nama dinosaurus. Beberapa dinosarus populer juga tak memakai nama saurus baik di nama sebutan maupun latin mereka. Berikut di antaranya.
TriceratopsDinosaurus yang khas dengan tameng di kepalanya biasa disebut Triceratops yang artinya "wajah bertanduk tiga".
IguanodonMeski memiliki nama mirip dengan iguana, namun Iguanodon berbeda dengan bentuk dari iguana. Iguanodon memiliki arti "gigi iguana".
BaryonyxBaryonyx merupakan jenis dinosaurus karnivora yang diambil dari kata Baryonyx yang berarti "cakar berat". Namanya mengarah pada cakar besar di jarinya.
VelociraptorSalah satu dinosaurus populer yang tak menggunakan nama saurus adalah Velociraptor. Velociraptor memiliki arti "pencuri yang gesit".
(mdk/thw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya