Sosok Jenderal Polisi Datangi Pemuda Pancasila Anarkis, Seram Ada Senjata Tajam

Jumat, 26 November 2021 11:34 Reporter : Kurnia Azizah
Sosok Jenderal Polisi Datangi Pemuda Pancasila Anarkis, Seram Ada Senjata Tajam Jenderal Polisi Datangi Pemuda Pancasila Anarkis, Ada Sajam. Instagram @gegana_id ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Unjuk rasa Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila di Gedung DPR/MPR Jakarta Pusat berakhir ricuh. Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang bertugas mengamankan unjuk rasa, justru dihujani pukulan bertubi-tubi.

Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Irjen Fadil Imran pun turun ke lokasi demo. Tak kalah mengejutkannya, ia menemukan sejumlah senjata tajam dan tongkat golf yang dibawa oleh para Pemuda Pancasila.

Simak ulasannya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Kronologi Pemukulan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat membenarkan adanya aksi pengeroyokan.

"Jumlah korban satu orang," kata Tubagus di Polda Metro Jaya, Kamis (25/11).

Tubagus menerangkan, AKBP Dermawan saat ini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Berdasarkan hasil visum, luka di bagian kepala akibat benda tumpul.

jenderal polisi datangi pemuda pancasila anarkis ada sajam
Instagram @gegana_id ©2021 Merdeka.com

"Bukan (dibacok), dipukul bagian kepala belakang sampai mengeluarkan darah. Hasil visumnya seperti itu," terangnya.

Aksi brutal anggota Pemuda Pancasila terekam kamera video. Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali yang bertugas mengamankan unjuk rasa tiba-tiba ia dikejar oleh sejumlah anggota PP. Usai tertangkap, AKBP Dermawan pun langsung dihujani pukulan bertubi-tubi.

3 dari 5 halaman

Pimpinan Aksi Jadi Buronan

jenderal polisi datangi pemuda pancasila anarkis ada sajam
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi, Instagram @gegana_id ©2021 Merdeka.com

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi murka mengetahui anak buahnya jadi korban pengeroyokan. Dia mengultimatum anggota PP yang terlibat untuk menyerahkan diri. Termasuk saksi pemukulan dan pimpinan unjuk rasa.

"Saya minta tadi saksi yang lihat menyerahkan (diri) atau akan kami kejar. Hukum harus ditegakkan," kata Hengki, Kamis (25/11).

Dalam hal ini, perwira polisi mengalami luka. Padahal, kehadirannya dalam rangka mengawal aksi unjuk rasa.

"Perwira menengah dikeroyok. Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini segera menyerahkan (diri)," tegasnya.

Hengki menyayangkan tindakan brutal anggota PP. "Apakah ini tujuan rekan-rekan datang kemari? Apakah ini tujuan rekan-rekan datang kemari? Pemimpin kami luka ini, darah di mana-mana. Saya selaku penanggung jawab wilayah, keamanan, di depan DPR ini jujur saja saya miris," paparnya.

4 dari 5 halaman

Jenderal Polisi Temui Pemuda Pancasila Anarkis

jenderal polisi datangi pemuda pancasila anarkis ada sajam
Instagram @gegana_id ©2021 Merdeka.com

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran pun menyambangi sejumlah anggota ormas PP yang ketahuan membawa senjata tajam.

Terlihat beberapa pria berseragam loreng khas PP yang disuruh duduk berbaris. Para Polisi menemukan pisau, golok kecil, bahkan tongat golf.

Meski sudah tertangkap membawa sajam, tampaknya masih ada yang berkilah di hadapan jenderal.

"Bukan pak, ini (tongat golf) bukan saya yang bawa. Itu anak saya yang bawa," bela pria itu.

"Sudah. Sudah, itu pasti alasanmu saja itu. Kamu enggak usah beralibi yang aneh-aneh di sini. Kita sudah paham kok," tegas aparat.

"Sudah jongkok. Hei sudah enggak usah dipegang-pegang terus (tongat golf)," teriak aparat yang lain.

5 dari 5 halaman

Video Jenderal Datangi PP Anarkis

Aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh, justru memakan korban seorang perwira polisi.

Demi mengamankan kondisi dan tidak menimbulkan korban lagi, sejumlah anggota ormas diperiksa. Lantas ditemukan mereka membawa sajam. Berikut videonya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by @gegana_id

[kur]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini