Sidak Puskesmas, Wakil Bupati Malah Tak Dikenali Pegawai 'Bapak dari Mana?’
Seorang pegawai puskesmas tidak mengenali wakil bupati saat sidak.
Seorang wakil bupati melakukan sidak ke puskesmas. Ia adalah Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, yang melaksanakan inspeksi mendadak ke Puskesmas Kinovaro. Tanpa memperkenalkan diri, Samuel langsung datang dan mencari pegawai yang belum hadir.
Namun, bukannya mendapatkan sambutan yang baik, Samuel justru mendapati anak buahnya datang terlambat. Terlebih, salah satu staf di puskesmas tersebut malah ada yang tidak mengenalinya.
Momen itu viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik. Lantas, bagaimana momen sidak wabup yang tidak dikenali oleh anak buahnya sebagai staf di puskesmas? Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.
Wakil Bupati Sidak ke Puskesmas
Momen itu terekam dalam sebuah video di akun Instagram @medsos_rame. Dalam video tersebut, Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, melakukan inspeksi mendadak ke puskesmas Kinovaro.
Ia datang pukul 8 pagi, tapi para staf di rumah sakit masih banyak yang belum datang. Diketahui hanya ada 3 orang yang sudah standby di puskesmas. Meski begitu, hingga pukul 8 lewat, mereka belum membuka layanan untuk masyarakat.
“Jam berapa buka kantor di sini?” tanya Samuel.
“Jam 8.00 pak,” jawab staf puskesmas.
“Jam 8, ini jam berapa?” ucap Samuel memastikan.
Salah seorang pegawai beralasan jika sebagian pegawai di puskesmas tersebut ada yang turun ke lapangan. Sehingga banyak yang belum hadir di tempat kerja meski jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
“Sudah ada pasien di luar sana?” kata Samuel.
“Iya pak, ada yang turun ke lapangan sebagian pak,” jawab pegawai.
Setelah itu, Samuel meminta salah satu pegawai untuk mengambilkan daftar hadir pegawai. Ia memeriksa satu persatu dan memotret presensi tersebut sebagai bukti bahwa pegawai di puskesmas tersebut tidak hadir tepat waktu.
“Oke ya yang jelas baru tiga orang, sudah jam delapan, berapa? Lima belas ya. Ya kan? Harusnya lebih cepat jam sana. Biar lebih cepat datangnya. Oke ya. Aduh, jam 8.15 baru berapa orang? Tiga ya?” ucap Samuel usai memeriksa daftar hadir.
Tidak Dikenali Anak Buah
Selesai sang wakil bupati berbicara dan sebelum meninggalkan puskesmas, seorang staf di puskesmas tersebut tiba-tiba angkat suara. Ia ternyata tidak mengenali Samuel sebagai seorang wakil bupati Sigi.
“Dari mana ini pak? Nanti dikasih tahu,” ucap pegawai.
Mendengar pertanyaan itu, Samuel langsung menoleh ke staf tersebut dan menjawab dengan jawaban yang rendah hati. Ia mengatakan jika dirinya hanya seorang kepala desa di desa setempat.
“Saya? Saya masyarakat sini,” jawab Samuel.
“Ya maksudnya dari mana?” tanya kembali staf.
“Saya kepala desa di Porame,” ungkap Samuel.
Mengetahui anak buahnya yang tidak mengenali dirinya, Wakil Bupati Sigi membalikkan pertanyaan karena penasaran. Ia menanyakan status kepegawaian dan tempat tinggal pegawai tersebut.
“Sudah lama jadi pegawai?” tanya Samuel.
“Dari 2010. Kulawi dulu pertama,” jawab pegawai.
“Terus kapan pindah ke sini?” tanya lagi wakil bupati Samuel.
“2012,” jawab pegawai.
Usai mendengar jawaban dari anak buah, wakil bupati Sigi langsung pergi meninggalkan puskesmas tersebut. Ia tetap tidak membocorkan identiasnya dan mengatakan jika ia adalah kepala desa setempat.
“Iya saya kepala desa, kepala desa sini. Terima kasih ya,” ucap Samuel sambil jalan keluar.
Komentar Netizen
Melihat seorang wakil bupati yang tidak dikenali oleh anak buahnya membuat netizen yang menyaksikan video tersebut bereaksi untuk menuliskan pendapatnya di kolom komentar video.
“Keren Pak, bapak gak perlu tau tentang orang lain. Yang bapak tau kerja datang tepat waktu,” tulis akun @arif***
“Masak pegawai tak tahu sama wakil bupati dah jelas pin nya pin pejabat,” tulis akun @makitam***
“Waktu nyoblos apa pake penutup mata sampai gak kenal wakil bupati,” tulis akun @feri***
“Gpp berarti bapaknya fokus kerja, dah dy gak kena sanksi karna datang tepat waktu,” tulis akun @mohbi***