Potret Satu Keluarga Sebelum dan Sesudah Gas Air Mata di Kanjuruhan, Bikin Terenyuh

Jumat, 7 Oktober 2022 10:51 Reporter : Muhammad Farih Fanani
Potret Satu Keluarga Sebelum dan Sesudah Gas Air Mata di Kanjuruhan, Bikin Terenyuh Potret Keluarga Sebelum dan Sesudah Gas Air Mata. ©2022 Merdeka.com/instagram/kabarnegri

Merdeka.com - Kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang menyisakan duka yang mendalam bagi para korban. Mulai dari anak-anak hingga dewasa menjadi korban.

Sebuah video yang viral baru-baru ini memperlihatkan sebuah keluarga kecil yang sedang menikmati pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Kanjuruhan.

Keluarga tersebut membagikan momen sebelum dan sesudah gas air mata ditembakkan. Berikut ulasannya lengkapnya.

2 dari 5 halaman

Sebelum Gas Air Mata

potret keluarga sebelum dan sesudah gas air mata

©2022 Merdeka.com/instagram/kabarnegri

Video yang diunggah di akun instagram @kabarnegri tersebut memperlihatkan keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan satu anak sedang menonton pertandingan Arema FC melawan Persebaya di tribun VVIP Kanjuruhan.

Sebelum gas air mata ditembakkan, keluarga tersebut tampak senang dan menikmati pertandingan.

Terlihat tawa dan ekspresi gembira datang dari keluarga kecil tersebut. Sang ibu dan ayah tampak mengajari anaknya bagaimana mencintai sebuah pertandingan sepak bola.

Sang anak yang memakai baju biru tersebut sesekali berdiri dan bertepuk tangan dengan riang gembira ketika menonton pertandingan tersebut. Hal itu terjadi sebelum terjadi kericuhan.

3 dari 5 halaman

Sesudah Gas Air Mata

potret keluarga sebelum dan sesudah gas air mata
©2022 Merdeka.com/instagram/kabarnegri

Masuknya sejumlah penonton ke lapangan usai pertandingan berakhir berujung dengan ditembakannya gas air mata oleh polisi ke suporter. Tembakan itu mengubah suasana yang sebelumnya gembira, menjadi pilu.

Situasi yang awalnya begitu asyik berubah ke keadaan yang sangat mencekam. Tembakan gas air mata ada di mana-mana.

Beberapa di antaranya berlarian menghindari gas air mata yang ditembakkan oleh polisi di dalam lapangan maupun di tribun. Sebagian kecil berhasil keluar dan sebagian besar masih terjebak di dalam stadion.

4 dari 5 halaman

Meminta Pintu Dibuka

potret keluarga sebelum dan sesudah gas air mata
©2022 Merdeka.com/instagram/kabarnegri

Keluarga kecil tersebut lantas panik dan berlari menuju pintu keluar yang saat itu masih ditutup. Ia menuliskan bahwa ia meminta pintu untuk dibuka karena membawa anak kecil. 

“Mau keluar pun pintunya ditutup. Panik sampai aku teriak ke petugasnya ‘Pak, bukain bawa anak kecil,’” tulis di dalam keterangan video tersebut.

Keluarga itu kemudian dibukakan pintu dan berhasil keluar dari stadion. Mereka berlari ke parkiran dan sesegera mungkin masuk ke dalam mobil.

5 dari 5 halaman

Komentar Warganet

potret keluarga sebelum dan sesudah gas air mata

©2022 Merdeka.com/instagram/kabarnegri

Komentar warganet pun beragam. Mereka merasa sedih dan simpati terhadap yang dialami oleh keluarga tersebut.

"Wah wah wah.. bukti baru lg nih.. semoga lekas terkuak kejadian sebenarnya," tulis akun @mihelm***

"Usut juga yang provokasi turun ke lapangan,karena aturan fifa juga melarang penonton turun lapangan," tulis akun @mang***

"Nyesek banget ngeliat video ini, g kebayang bagaimana traumanya anak itu," tulis akun @bifons***

[mff]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini