Petugas PPSU ini Kebangetan, Ngaku THR Dibegal Sampai Kapolsek Iba Padahal Buat Judi

Jumat, 29 April 2022 09:47 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Petugas PPSU ini Kebangetan, Ngaku THR Dibegal Sampai Kapolsek Iba Padahal Buat Judi Petugas PPSU Ngaku THR Dibegal Padahal Buat Judi. Instgaram net2netnews ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengakuan salah seorang Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Mangga Dua Selatan yang menjadi korban pembegalan ketika sedang menyapu di jalan Mangga Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/04) pagi ternyata palsu.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Maulana Mukarom pun membenarkan yang bersangkutan membuat laporan palsu. "Benar, yang bersangkutan membuat laporan palsu (mengaku dibegal) dan uang THRnya sebesar 4.400.000 raib," ujarnya melalui sambungan telepon.

Usai melakukan penyelidikan mendalam, pihaknya menemukan bukti baru jika petugas PPSU ini sebenarnya tidak dibegal. Melainkan uang THR tersebut digunakan untuk bermain judi. Petugas PPSU ini pun kemudian membuat klarifikasi dan membenarkan dirinya membuat laporan palsu.

Melansir dari akun Instagram net2netnews, Jumat (29/4), simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Laporan Palsu

Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) memberikan klarifikasi perihal laporan menjadi korban pembegalan oleh orang tak dikenal yang dia buat ke Polsek Sawah Besar. Dia mengaku laporan tersebut tidak benar dan kejadian begal yang disebutkan tidak ada.

petugas ppsu ngaku thr dibegal padahal buat judi
Instagram net2netnews ©2022 Merdeka.com

"Saya Ray Prama Abdullah dan didampingi oleh paman saya Fauzi, saya ingin klarifikasi terkait laporan palsu yang saya buat," ujar Ray Prama Abdullah, Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) memberikan klarifikasi.

"Bahwasanya laporan tersebut tidak benar adanya dan kejadian tersebut seperti begal itu tidak ada," sambungnya.

3 dari 5 halaman

Uang THR Buat Main Judi

petugas ppsu ngaku thr dibegal padahal buat judi
Instagram net2netnews ©2022 Merdeka.com

"Untuk uang yang saya ambil itu senilai Rp200 ribu di ATM dan sisa dari uang gaji saya tersebut atau uang THR saya tersebut, saya pakai untuk buat main judi online," ungkapnya.

"Karena saya khawatir istri saya marah makanya saya berbuat atau mengambil alasan saya dibegal," lanjutnya.

Baca juga:
Menggiurkan, TKW Ini Blak-blakan Soal Gaji & Fasilitas Menjadi Perawat di Arab Saudi
Catat! Ini Pesan Penting Irjen Firman Santyabudi Anak Eks Panglima ABRI Buat Pemudik

4 dari 5 halaman

Kapolsek Sempat Beri Santunan

petugas ppsu ngaku thr dibegal padahal buat judi
Instagram net2netnews ©2022 Merdeka.com

"Dan untuk bapak Kapolsek, saya mau meminta maaf yang sebesar-besarnya dan berterima kasih atas santunan yang bapak berikan kepada saya," kata Ray.

"Dan kepada masyarakat khususnya masyarakat Sawah Besar hanya mengimbau agar tidak membuat laporan palsu dan untuk jajaran Kapolsek Sawah Besar saya sangat mengapresiasi atas tindakannya yang cepat dan tanggap," tutupnya.

5 dari 5 halaman

Video Klarifikasi Petugas PPSU

Petugas Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) mengaku menjadi korban aksi pembegalan yang mengakibatkan uang THR nya ludes.

Ternyata itu merupakan laporan palsu karena uang THR habis untuk main judi online.

Berikut video klarifikasinya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by NET2NETNEWS (@net2netnews)

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini