Perbedaan Lemak dan Minyak, Perlu Dipahami agar Tak Berlebihan Mengonsumsinya

Rabu, 11 Mei 2022 11:22 Reporter : Billy Adytya
Perbedaan Lemak dan Minyak, Perlu Dipahami agar Tak Berlebihan Mengonsumsinya Ilustrasi minyak jelantah. ©Unsplash/Ashwini Chaudhary

Merdeka.com - Perbedaan lemak dan minyakpenting untuk diketahui agar Anda perlahan bisa mengurangi asupannya. Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, mengurangi konsumsi lemak dan minyak menjadi hal penting dilakukan.

Lemak dan minyak memang memiliki keterkaitan erat namun sebenarnya keduanya berbeda. Untuk menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi sehat, Anda perlu membatasi konsumsi keduanya.

Oleh karena ity, sangat penting untuk mengetahui dan memahami perbedaan antara keduanya terlebih dahulu. Dirangkum dari Hellosehat, berikut adalah perbedaan lemak dan minyak untuk dipahami agar tak mengonsumsinya berlebihan.

2 dari 4 halaman

Perbedaan Lemak dan Minyak

Istilah lemak memang kerap diartikan sebagai zat gizi makro misalnya seperti protein dan juga karbohidrat. Sedangkan minyak sangat identik dengan minyak untuk memasak guna penambahan rasa pada makanan.

Jenis minyak diantaranya ialah, minyak goreng, minyak kanola atau bahkan minyak wijen. Lemak atau fats dan minyak atau oils merupakan zat yang sama-sama terbentuk dari komponen utama berupa trigliserida.

ilustrasi minyak goreng
Shutterstock/Aleksandrs Samuilovs

Sementara trigilserida tersusun atas 1 molekul gliserol yang ada kaitannya dengan 3 molekul asam lemak atau bagian penyusun lemak. Ada 5 perbedaan lemak dan minyak yang berhasil dirangkum dari Hellosehat.

3 dari 4 halaman

Ikatan Kimiawi

Perbedaan lemak dan minyak yang pertama adalah dari segi ikatan kimiawi. Perlu diketahui jika lemak atau fats ini memiliki satu ikatan tunggal pada struktur kimiawinya.

Maka, ini juga bisa disebut dengan lemak jenuh. Sedangkan, minyak atau oils mempunyai lebih banyak ikatan tunggal pada struktur kimiawinya dan termasuk dalam asam lemak yang tidak jenuh.

Titik Leleh

Titik leleh menjadi salah satu perbedaan lemak dan minyak berikutnya. Minyak mempunyai titik leleh lebih rendah daripada suhu ruang, sehingga bentuknya cair.

ilustrasi minyak goreng
©Shutterstock/saddako

Sementara di sisi lain, lemak mempunyai titik leleh yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan suhu ruang. Ini menjadi selalu sebab jika lemak dapat mempertahankan bentuknya yang padat.

4 dari 4 halaman

Bentuk pada Suhu Ruang

Perbedaan lemak dan minyak selanjutnya ialah pada bentuk pada suhu ruang. Apabila dalam suhu ruang minyak akan berbentuk cair.

Sementara lemak berbentuk padat atau semi padat. Jika Anda sedang belanja ke supermarket terdekat dan menemukan produk seperti minyak padat meski tak disimpan dalam kulkas, itulah yang disebut dengan lemak.

Reaktivitas

Reaktivitas juga menjadi salah satu perbedaan lemak dan minyak. Perlu diketahui jika ikatan rangkap pada minyak membuatnya lebih reaktif terhadap oksigen.

ilustrasi minyak jelantah

©Unsplash/Markus Winkler

Dan ini menjadi alasan mengapa minyak mudah tengik apabila disimpan dalam suhu ruang. Sebaliknya, lemak kurang reaktif yang membuatnya lebih tahan lama dan jauh dari kondisi tengik.

Sumber

Perbedaan lemak dan minyak berikutnya adalah dari sumbernya. Minyak biasanya berasal dari sumber lemak nabati misalnya seperti kacang-kacangan serta biji-bijian.

Sementara lemak banyak berasal dari sumber hewani seperti gajih. Itu tadi perbedaan lemak dan minyak yang perlu Anda perhatikan dan pahami.

[bil]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini