Pensiunan Jenderal Polri jadi Pendakwah: Kalau Sudah Jenderal jangan Sombong

Selasa, 27 September 2022 11:54 Reporter : Mutia Anggraini
Pensiunan Jenderal Polri jadi Pendakwah: Kalau Sudah Jenderal jangan Sombong Pensiunan Jenderal Polri jadi Pendakwah. YouTube Muslim Indonesia ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Komjen Pol (Purn) Anton Bachrul Alam merupakan pensiunan perwira tinggi Polri. Usai purna tugas, sosoknya memilih untuk berdakwah.

Beredar video, sosoknya berbicara soal kesombongan. Terlebih, dia menyebut tentang pangkat jenderal.

Lantas, seperti apa aksinya saat berdakwah? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Muslim Indonesia, Selasa (27/9/22).

2 dari 6 halaman

Jadi Jenderal Jangan Sombong

Anton Bachrul Alam kini berganti gaya. Jika dulunya jebolan Akabri 1980 itu kerap berseragam dinas cokelat khas Korps Bhayangkara, kini dia pun tampil dengan pakaian muslim lengkap dengan penutup kepala.

Sosoknya diketahui telah membulatkan tekad untuk menjadi seorang pendakwah agama Islam. Dalam sebuah video yang beredar, Anton berbicara soal kesombongan.

Tak segan, dia menceritakan kisahnya sendiri saat memegang pangkat sebagai seorang jenderal di tubuh Polri. Kala itu merupakan momen yang disebutnya ujian dari Tuhan.

pensiunan jenderal polri jadi pendakwah
YouTube Muslim Indonesia ©2022 Merdeka.com

"Orang diuji sombong dengan pangkatnya. Seperti saya ini, pak. Dikasih Allah ujian dengan pangkat sombong dengan jenderalnya ini," ungkapnya.

"Hati-hati, kalau sudah pangkat jenderal jangan merasa jenderal. (Tapi justru) merasa fakir," sambungnya.

3 dari 6 halaman

Sombong Tak Masuk Surga

Mantan Irwasum Mabes Polri tersebut menambahkan, kesombongan disebutnya bahkan tak dapat membuat seorang muslim masuk surga. Seberat apapun amalan baiknya, seseorang disebutnya tak dapat menjadi penghuni surga jika memiliki sifat sombong.

"Jadi orang kalau mau masuk surga kalau masih ada sombongnya, walaupun amalnya banyak ya enggak bisa," katanya.

pensiunan jenderal polri jadi pendakwah
YouTube Muslim Indonesia ©2022 Merdeka.com

"Sedikit saja ujung kuku itu sombong, enggak bisa masuk surga katanya," ungkapnya.

4 dari 6 halaman

Rendah Hati Itu Orang Sabar

Sembari berbicara di hadapan jemaah, mantan Kadivhumas Polri periode 2010 hingga 2011 tersebut menerangkan, orang-orang yang jauh dari sifat kesombongan itu sendiri tergolong sebagai manusia sabar. Mereka disebut penyabar dan tinggi sifat untuk senantiasa ikhlas.

"Nah, makanya ini pak. Sabar ini orang-orang yang rendah hati, orang-orang yang sabar dan ikhlas," terangnya.

pensiunan jenderal polri jadi pendakwah
YouTube Muslim Indonesia ©2022 Merdeka.com

Kendati tak mudah menjadi penyabar dan rendah hati, pria kelahiran Mojokerto itu menyebut soal imbalannya. Siapa pun yang dapat menjadi penyabar dan rendah hati, mereka lah yang justru menjadi pemenang.

"Selain itu, orang yang rendah hati ini juga pemenang pak," imbuhnya.

5 dari 6 halaman

Tekankan untuk Selalu Rendah Hati

Menjelang video berakhir, sosok purnawirawan polisi yang terakhir menjabat sebagai Irwasum Polri itu menekankan pentingnya untuk senantiasa memiliki sifat rendah hati.

Dengan selalu mengutamakan sifat rendah hati, maka kehidupan akan senantiasa lebih tenang dan damai. Terlebih, kasih sayang Tuhan disebutnya bakal menjadi milik mereka yang selalu menjauhi sikap sombong dan kikir.

"Rendahkan hati kita ya. Insha Allah semua yang hadir ini paham dan akan merendahkan hatinya dengan hati yang rendah. Maka Allah akan sayang dengan orang yang rendah hati," tukasnya.

6 dari 6 halaman

Mantan Jenderal Polisi Jadi Pendakwah

Sebelumnya, beredar kabar jika Anton Bachrul Alam kini menjadi seorang pendakwah. Melansir dari unggahan di akun Tiktok @afghan_m.jafar, membagikan video merekam potret Anton saat sedang mengisi tausiyah di hadapan para jamaah tabligh. Dalam video, ia terlihat tampil mengenakan pakaian serba putih lengkap dengan sorban di kepalanya.

"Jenderal Anton Bachrul Alam. Semoga menjadi Asbab Hidayah seluruh alam Ya Allah," tulis keterangan video.

Melalui keterangan video, disebutkan jika momen itu diambil ketika Anton sedang mengisi tausiyah di acara pertemuan para ulama Jord Qudama di Ternate, Maluku Utara.

Pada saat menjabat sebagai Kapolda Jatim pada 2009 silam, sosok Komjen Anton sempat ramai menjadi sorotan. Seperti yang sudah disebutkan di atas, hal ini berkaitan dengan kebijakannya yang mengimbau para polwan untuk memakai jilbab saat berdinas.

Pada saat itu, Anton menegaskan bahwa pemakaian jilbab untuk polwan adalah bentuk penyegaran untuk Polri dalam bertugas. Selain itu, Anton juga pernah mengimbau para anggotanya yang beragama Islam agar mau lebih mengutamakan ibadah salat ketimbang tugas.

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini