Pengertian Komplikasi Menurut Ilmu Kedokteran, Ketahui Penyebab dan Jenisnya

Selasa, 6 Desember 2022 07:54 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Pengertian Komplikasi Menurut Ilmu Kedokteran, Ketahui Penyebab dan Jenisnya Ilustrasi sakit. ©Shutterstock/Zsolt Biczo

Merdeka.com - Pengertian komplikasi menurut ilmu kedokteran bisa didefinisikan sebagai perubahan kondisi penyakit di dalam tubuh. Kata komplikasi sendiri mungkin sebenarnya sudah tidak asing bagi kebanyakan orang.

Ketika sedang membaca artikel atau mendengar berita terkait dunia kesehatan, pasti kita sering menjumpai istilah tersebut.

Dalam dunia medis, komplikasi merujuk pada kondisi di mana sebuah penyakit memicu penyakit lain yang akhirnya memunculkan efek perubahan tersebut.

Perubahan-Perubahan tersebut bisa dipicu oleh berbagai faktor. Mulai dari konsumsi obat-obatan kimia, tindakan medis tertentu, hingga pola hidup yang tidak sehat.

Karena komplikasi adalah perubahan suatu penyakit, maka sebuah penyakit baru bisa saja muncul sebagai hasil komplikasi dari penyakit yang sudah diderita oleh seseorang sebelumnya.

Simak ulasan selengkapnya dilansir dari lman Liputan6 dan berbagai sumber, (6/12/2022):

2 dari 6 halaman

Penyebab dan Gejala Komplikasi

Sebelum membahas tentang penyakit apa saja yang rentan mengalami komplikasi, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa penyebab dan gejala saat tubuh mengalami komplikasi penyakit.

Seperti yang sudah dijelaskan secara singkat di atas, komplikasi bisa dipicu oleh berbagai faktor. Mulai dari obat kimia, tindakan medis, hingga penyakit tertentu. Berikut beberapa penyebab di antaranya terjadinya komplikasi:

  • Daya tahan tubuh yang rendah
  • Adanya penyakit yang menjalar ke seluruh tubuh
  • Ketidakmampuan pembuluh darah dalam menetralisir semua penyakit

Gejala Komplikasi

Seseorang yang mengalami komplikasi, bisa saja merasakan adanya gejala-gejala pada tubuh mereka, di antaranya:

  • Adanya kelainan pada jantung.
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi).
  • Mengalami kebutaan.
  • Adanya gangguan pada pencernaan.
  • Adanya gangguan pada rongga mulut.
  • Mudah terinfeksi oleh virus, bakteri, dan jamur.
  • Hipoglikemia.
[khu]

Baca juga:
Doa saat Terjadi Bencana Alam, Gempa Bumi Hingga Gunung Meletus
Pengertian Ring of Fire atau Cincin Api, Pahami Letak hingga Proses Terbentuknya

3 dari 6 halaman

Jenis Penyakit Komplikasi

Seperti yang sudah dijelaskan, jika komplikasi adalah penyakit yang muncul sebagai efek domino dari penyakit tertenu yang terjadi pada tubuh. Karena setiap organ dalam tubuh saling berhubungan, maka saat salah satunya terserang penyakit otomatis hal itu akan memengaruhi kinerja organ lainnya.

Berikut beberapa jenis penyakit komplikasi yang umum terjadi, di antaranya:

1. Gagal Jantung

Gagal jantung menjadi salah satu penyakit komplikasi yang paling umum terjadi pada banyak orang.

Kondisi ini terjadi saat kinerja jantung menurun sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan aliran darah ke seluruh tubuh.

Karena hal itu, maka akan memicu kinerja organ lain karena otot-otot jantung tak lagi mampu memompa darah.

2. Henti Jantung

Selain gagal jantung, komplikasi juga bisa menyebabkan henti jantung. Henti jantung menjadi penyakit yang perlu diwaspadai, karena penyakit ini termasuk kondisi yang darurat. Jika penyakit ini tidak segera ditangani, bisa menyebabkan terjadinya kematian mendadak.

Henti jantung sendiri adalah sebuah penyakit komplikasi yang terjadi akibat kondisi jantung yang berhenti berdetak secara tiba-tiba. Gangguan irama jantung ini dapat menjadi penyebab terjadinya gangguan pernapasan atau bahkan kehilangan kesadaran.

4 dari 6 halaman

3. Stroke

Stroke terjadi akibat adanya gumparan darah pada nadi. Sehingga, menyebabkan aliran darah yang menuju ke otak menjadi terhambat.

Penyakit stroke bisa menyebabkan kondisi abnormal dalam tubuh. Di antaranya yakni gangguan dalam berbicara, mengingat, dan juga kemampuan koordinasi. Stroke juga bisa menyebabkan tubuh mengalami mati rasa.

4. Aneurisma

Aneurisma merupakan kondisi dimana terjadi pembengkakan ateri pada bagian tubuh tertentu. Jika aneurisma tersebut pecah, maka bisa mengakibatkan kondisi fatal yang bisa berujung kematian. Hal ini lantaran terjadi pendarahan internal dalam tubuh pasien.

5 dari 6 halaman

5. Arteri Perifer

Arteri Perifer atau kondisi dimana terjadi penyempitan pembuluh darah berdampak buruk pada aliran darah yang menuju ke jantung.

Kondisi ini bisa berdampak buruk pada bagian ujung tubuh karena pada bagian ujung tubuh tersebut, tidak akan bisa mendapatkan aliran darah yang cukup.

Biasanya hal ini akan menyebabkan rasa nyeri, seperti rasa nyeri pada kaki saat sedang berjalan.

6. Komplikasi Diabetes

Untuk penderita penyakit menahun seperti diabetes, juga rawan mengalami komplikasi. Komplikasi diabetes melitus jangka panjang umumnya berkembang secara bertahap.

Dalam jangka panjang, penyakit diabetes berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada organ tubuh jika tidak ditangani dengan baik.

Beberapa komplikasi diabetes bisa menyebabkan masalah penyakit lain seperti kerusakan ginjal, gangguan pada mata, penyakit kardiovaskular, masalah pada kulit dan kaki, hingga kerusakan saraf.

6 dari 6 halaman

Cegah Komplikasi

Komplikasi penyakit pada tubuh bisa dicegah sedini mungkin dengan rutin mengatur pola hidup sehat. Untuk mencegah komplikasi pada tubuh seperti pada penderita diabetes, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti:

1. Rutin Kontrol Gula Darah

Bagi penderita diabetes, Anda harus selalu mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh. Banyak faktor yang berkontribusi terhadap kontrol gula darah, seperti diet, olahraga, stres, tidur, dan manajemen obat.

2. Atur Pola Makan Sehat

Gaya hidup dan pola makan berperan penting dalam memicu komplikasi dalam tubuh. Untuk itu, semua orang diharuskan menjaga pola makan dan gaya hidup sehat untuk menghindari penyakit.

3. Olahraga

Olahraga juga dikaitkan dengan kesehatan kardiometabolik, peningkatan energi, kualitas tidur yang lebih baik, dan pengurangan peradangan.

4. Kurangi Garam

Pada penderita jantung, penting untuk menghindari makanan dengan kadar garam tinggi. Penanganan hipertensi dengan mengonsumsi menu yang rendah sodium menjadi satu langkah tepat.

Baca juga:
Doa saat Terjadi Bencana Alam, Gempa Bumi Hingga Gunung Meletus
Pengertian Ring of Fire atau Cincin Api, Pahami Letak hingga Proses Terbentuknya



Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini