Pengabdian Mayor TNI Yuliana, Pilih Bertugas di Perbatasan Ketimbang di Kota

Senin, 9 Maret 2020 09:24 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Pengabdian Mayor TNI Yuliana, Pilih Bertugas di Perbatasan Ketimbang di Kota Mayor TNI Yuliana. Youtube/TNI AD ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Mayor Chk Yuliana R Yoku, merupakan srikandi pertama yang bertugas menjaga wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG). Wilayah perbatasan ini memiliki tingkat dinamika penugasan yang cukup tinggi. Bukanlah hal yang mudah apalagi bagi seorang perempuan untuk melaksanakan tugas penjagaan di wilayah perbatasan yang memiliki hutan lebat dan banyak rintangan alam.

Namun, Mayor Chk Yuliana mampu membuktikan dedikasi dan bhakti-nya terhadap negeri. Lebih dari sekedar mawar penghias taman, Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) adalah melati pagar bangsa, begitulah ungkapan yang disampaikan oleh Mayor Yuliana.

Atas pengabdiannya tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan penghargaan kepada Mayor TNI Yuliana. Berikut informasi selengkapnya dilansir dari Youtube TNI AD:

1 dari 5 halaman

Dapat Penghargaan dari Kasad

mayor tni yuliana

Youtube/TNI AD 2020 Merdeka.com

Setelah kurang lebih 18 tahun mengabdi sebagai prajurit TNI Angkatan Darat, Jenderal Andika memberikan penghargaan kepada Mayor Yuliana bertepatan dengan hari Juang TNI Angkatan Darat.

"Untuk pertama kali selama menjadi prajurit dari tahun 2001 mendapat penghargaan dari Kasad, sangat bersyukur kemudian terharu, dan bangga," kata Mayor Yuliana.

2 dari 5 halaman

Memilih Bertugas di Perbatasan

mayor tni yuliana

Youtube/TNI AD 2020 Merdeka.com

Sejak Awal penugasan wanita yang akrab disapa Ana tersebut mengatakan jika dirinya memang sengaja memilih untuk ditugaskan di wilayah perbatasan. Sebelumnya, ia sempat diberikan pilihan untuk bergabung dengan Danramil di kota atau di perbatasan.

"Saya berpikir kalau di kota itu cuma kegiatan protokoler, tapi kalau di perbatasan itu tantangannya sangat luas dan luar biasa jadi saya memilih untuk menjadi Danramil di perbatasan," ungkap Mayor Yuliana.

3 dari 5 halaman

Awalnya Sempat Ragu

Meski begitu, Ana awalnya sempat ragu dengan keputusannya. Ia sempat berpikir apakah ia mampu menjalankan tugas tersebut.

"Pertama kali perasaan saya itu berpikir 'Apakah saya mampu jadi Danramil' tapi setelah saya pikir-pikir boleh juga karena itu menjadi satu tantangan," kata Ana.

4 dari 5 halaman

Pesan Mayor Yuliana untuk Semua Prajurit

mayor tni yuliana

Youtube/TNI AD 2020 Merdeka.com

Dalam kesempatan tersebut, Mayor TNI Yuliana juga memberikan pesan untuk selurus Kowad di seluruh Indonesia untuk selalu menjalankan tugas dengan tulus dan ikhlas.

"Kita harus bekerja dengan tulus dan ikhlas tanpa pamrih dan siap ditempatkan dimanapun jangan meminta tapi teruslah berprestasi," ucapnya.

5 dari 5 halaman

Tugasnya Selama di Perbatasan RI-PNG

Dilansir dari laman liputan6, Senin (9/3). Selama satu tahun pertama ia menjabat sebagai Danramil di wilayah perbatasan, ia membangun komunikasi ke seluruh perkampungan yang ada di 4 distrik. Dirinya dan prajurit yang lain juga kerap melakukan pembinaan teritorial dengan melakukan patroli patok perbatasan. [khu]

Baca juga:
Sempat Dicibir Tetangga, Anak Tukang Ojek Ini Jadi Kowad TNI
Dirgahayu Kostrad, Ini Deretan Operasi Militer Libatkan Korps Baret Hijau
Ditawari Kasad Masuk TNI, Begini Nasib Ririn Efendi Perancang Senapan Jarak Jauh
Istri Jenderal TNI Andika Wujudkan Mimpi Babinsa Perbatasan, Ini 6 Fotonya di Jakarta
Kronologi Lengkap Kapolsek Ngaku Ditampar Perwira TNI, 2 Jenderal Turun Tangan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini