Negara yang Beriklim Tropis & Subtropis, Ketahui Pula Perbedaan Karakteristiknya

Kamis, 7 Oktober 2021 07:20 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Negara yang Beriklim Tropis & Subtropis, Ketahui Pula Perbedaan Karakteristiknya Ilustrasi pantai. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/ sellingpix

Merdeka.com - Sejak masih sekolah, tentu saja mempelajari negara yang beriklim tropis dan subtropis. Setiap negara memiliki jenis iklim yang berbeda-beda. Mulai dari iklim tropis, sub tropis, iklim sedang hingga iklim kutub. Masing-masing iklim juga mempunyai karakteristiknya tersendiri yang mampu mempengaruhi kondisi alam di negara tersebut.

Antara iklim tropis dan subtropis memang memiliki penyebutan nama yang hampir sama. Akan tetapi kedua jenis iklim ini mempunyai karakteristik yang berbeda. Perbedaan tropis dan subtropis dalam sistem iklim bisa dilihat dari berbagai hal. Seperti letak astronomis, geografis, suhu rata-rata yang dimiliki hingga persebaran vegetasi yang ada.

Lantas mana saja negara yang beriklim tropis dan subtropis? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (7/10), simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Mengenal Iklim

Sebelum mempelajari mana saja negara yang beriklim tropis dan subtropis, ada baiknya mengetahui apa itu iklim. Iklim merupakan cuaca rata-rata di suatu tempat selama bertahun-tahun.

Berbeda dengan cuaca yang bisa berubah-ubah dengan cepat. Iklim cenderung lebih stabil dan bersifat tetap. Butuh ratusan, ribuan, hingga jutaan tahun bagi iklim untuk berubah.

Sehingga tidak heran jika di masing-masing negara memiliki kondisi alam yang tetap berdasarkan jenis iklim yang dimiliki.

3 dari 5 halaman

Komponen Sistem Iklim

ilustrasi hutan
©Pixabay/cosmospaceternal_8734

Dalam hal ini, iklim bergantung pada sejumlah faktor alam yang bekerja sama dan saling terkait. Tujuannya untuk membentuk iklim di suatu tempat. Adapun sejumlah komponen pembentuk sistem iklim beserta fungsinya adalah sebagai berikut:

1. Cryosphere (salju dan es)
Berfungsi mendinginkan bumi dengan memantulkan sinar matahari yang masuk. Selain itu juga dengan membatasi berapa banyak panas yang diserap oleh permukaan.

2. Atmosfer (udara)
Berfungsi mengisolasi bumi dengan menjebak panas dan mengangkut panas dan uap air.

3. Litosfer (tanah padat)
Berfungsi menyerap energi matahari, memancarkan panas dan menyimpan karbon. Sementara, benua dan bentang alam membantu mengarahkan arus laut dan angin.

4. Biosfer (makhluk hidup)
Terdapat berbagai organisme yang mengambil karbon serta menukarnya dengan atmosfer dan laut.

5. Hidrosfer (air)
Lautan menyerap panas dan karbon, mengangkutnya ke seluruh planet dan secara alami mengontrol karbondioksida (CO2) di atmosfer.

4 dari 5 halaman

Negara yang Beriklim Tropis

Iklim tropis adalah kondisi suhu rata-rata bumi didasarkan pada posisi matahari berubah-ubah di atas garis ekuator dalam periode satu tahun. Biasanya iklim tropis terjadi di beberapa wilayah dengan garis lintang astronomis terletak di posisi 23,5º LU serta 23,5º LS.

Daerah yang memiliki iklim tropis memiliki suhu rata-rata per hari lebih tinggi dibanding jenis iklim lainnya. Hal ini disebabkan oleh posisi garis lintang yang berada di sekitar garis ekuator. Rata-rata suhu panas di iklim tropis lebih dari 20 derajat Celcius. Sementara suhu terdingin hanya sekitar 18 derajat Celcius.

Tidak heran jika negara yang beriklim tropis hanya mempunyai dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau. Akan tetapi, iklim ini juga sering kali terkena pengaruh dari iklim ekstrem. Misalnya seperti fenomena El Nino dan La Nina.

Adapun beberapa negara yang beriklim tropis adalah sebagai berikut:

1. Asia Tenggara
Seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Brunei Darussalam, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Timor Leste.

2. Asia Selatan
Seperti India, Sri Lanka, dan Maladewa.

3. Asia Timur
Seperti Hongkong.

4. Amerika Selatan
Seperti Brasil, Meksiko, Ekuador, Kolombia, Peru, Bolivia, dan Panama.

5. Afrika
Seperti Kenya, Nigeria, Tanzania, Kamerun, dan Chad.

5 dari 5 halaman

Negara yang Beriklim Subtropis

ilustrasi salju
©Piqsels.com

Pada musim panas, negara beriklim subtropis bisa mengalami kemarau yang sangat kering. Sedangkan, di musim dingin suasananya menjadi lembap dan basah. Di musim panas, suhu rata-rata bisa mencapai lebih dari 30 derajat Celcius. Di musim dingin suhunya mencapai -3 dan tidak lebih dari 18 derajat Celcius.

Berdasarkan posisi garis lintangnya, terdapat beberapa negara yang dilalui iklim subtropis:

  1. Asia Tengah
  2. Asia Barat
  3. Eropa
  4. Amerika Selatan
  5. Australia
  6. Afrika
[tan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini