Nasib Nahas Tukang Cilok Lagi Jualan Dihajar Polisi, Tetap Dagang Meski Muka Bonyok

Jumat, 15 April 2022 08:54 Reporter : Kurnia Azizah
Nasib Nahas Tukang Cilok Lagi Jualan Dihajar Polisi, Tetap Dagang Meski Muka Bonyok Tukang Cilok Lagi Jualan Dihajar Polisi. Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Nasib nahas dialami oleh pedagang cilok (pentol) berinisial T alias Cak Man. Kala itu ia tengah menjajakan dagangannya di depan SMA Negeri 1 Timika, Papua, Rabu (13/4).

Ia menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang anggota polisi berinisial AK berpangkat Brigadir. Aksi polisi tersebut terekam dalam sebuah video yang diambil dari halaman sekolah dan lantas viral di media sosial. Diketahui Polisi AK dalam pengaruh alkohol.

Sementara kondisi terbaru korban, tetap berjualan meski wajahnya masih bonyok. Akibat insiden itu Cak Man mengalami luka memar di bagian pipi kanan, pecah bagian bibir atas, dan memar di bagian leher.

Simak informasi selengkapnya berikut ini.

2 dari 6 halaman

Polisi Mabuk Hajar Tukang Cilok

Pelaku saat itu mengendarai minibus bersama teman-temannya. Mereka memarkirkan mobil di depan dagangan korban. Sang polisi sempat turun bersama seorang pria dari dalam mobil.

tukang cilok lagi jualan dihajar polisi
Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, dari keterangan saksi, Brigadir AK dalam pengaruh minuman beralkohol saat memukul pedagang cilok.

Lantaran tak mau menunggu, pelaku AK kesal. Ia lantas memukul bibir dan pipi korban hingga berdarah dan memar.

"Jadi menurut keterangan saksi (security SMA N 1) bahwa Brigadir AK memaksa meminta pentolan tanpa memberikan uang kepada si penjual dan langsung melakukan pemukulan. Setelah melakukan penganiayaan, pelaku yang menggunakan mobil bersama teman-temannya temannya meninggalkan TKP," kata Kamal. [kur]

Baca juga:
Mobilnya Terserempet Pemotor, Sikap Anggota TNI ini di Luar Dugaan
Tak Pandang Bulu, Kakaknya Sebagai Senior Tinju Adik Usai Pelantikan Polisi
Kelakuan Brimob Palsu Enggak Tahu Malu, Sok Gagah Tenteng Senjata Mainan

3 dari 6 halaman

Kronologi Penganiayaan

Sementara berdasarkan keterangan dari anggota Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu ( KKJB ) Kabupaten Mimika, Nurhadi menjelaskan bahwa pelaku marah karena tak kunjung dilayani, berdasarkan penuturan korban.

Pelaku AK memesan cilok seharga Rp 20.000. Korban mengungkapkan bahwa ia telah meminta pelaku untuk bersabar mengantre karena antrian anak-anak sekolah sudah lebih dulu datang.

Tapi permintaan korban untuk menunggu, tak diindahkan. Pelaku merasa tak terima dan langsung turun dari mobil. Ia melayangkan bogem mentah kepada korban.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIT di Jalan Yos Sudarso, Sempan, Kecamatan Mimika Baru, Timika Papua. Viralnya video itu lantas terdengar sampai Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata. Gusti Gede segera menyampaikan permohonan maafnya.

4 dari 6 halaman

Tetap Jualan Meski Muka Bonyok

tukang cilok lagi jualan dihajar polisi

Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Kondisi terbaru Cak Man, berdasarkan video amatir yang kembali viral. Rupanya ia tetap berjualan meski kondisi wajah masih bonyok.

Memar di pipi masih begitu kentara. Meski begitu, korban tetap melayani anak-anak sekolah seperti biasa. Tak sedikit warganet yang menaruh haru dan meminta diadakan donasi untuk Cak Man.

"Walaupun dengan wajah memar setelah dipukuli bapak penjual pentol ini tetap lanjut berdagang," tulis dalam keterangan badan video.

Baca juga:
Mobilnya Terserempet Pemotor, Sikap Anggota TNI ini di Luar Dugaan
Tak Pandang Bulu, Kakaknya Sebagai Senior Tinju Adik Usai Pelantikan Polisi
Kelakuan Brimob Palsu Enggak Tahu Malu, Sok Gagah Tenteng Senjata Mainan

5 dari 6 halaman

Pelaku Dijebloskan ke Sel Khusus

tukang cilok lagi jualan dihajar polisi
Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Kombes Kamal menyebutkan, Polri tak menolerir anggota yang melakukan tindakan semena mena. Brigadir AK harus mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

"Tentu akan kami berikan sanksi tegas sesuai dengan perbuatan dan aturan UU yang berlaku," kata Kamal kepada wartawan di Mapolda Papua, Kamis (14/4).

Kamal menambahkan, penanganan kasus dugaan penganiayaan tersebut diusut oleh Propam Polres Mimika. Brigadir AK saat ini sudah dimasukkan ke Patsus (penempatan khusus).

"Itu adalah tempat khusus anggota Polri atau di sel," imbuhnya.

6 dari 6 halaman

Ramai Minta Keadilan untuk Tukang Cilok

tukang cilok lagi jualan dihajar polisi

Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

Video terbaru yang diunggah oleh akun Instagram @memomedsos lantas viral. Video itu memperlihatkan kondisi korban yang tetap berusaha berjualan meski menahan luka. Banyak warganet yang meminta tindakan tegas terhadap pelaku tanpa pandang bulu.

"Ini baru bilang pejuang nafkah 😢 karna dia tetap jualan ya Allah kasihan.. semoga rezeki nya berlimpah," tulis akun @hariem_hally19.

"Kami tidak rela jika pajak yg kami bayarkan untuk membayar gaji oknum yang seharusnya melindungi rakyat tetapi malah melakukan penganiayaan terhadap rakyat," tukas akun @arie23rahmadi.

tukang cilok lagi jualan dihajar polisi
Instagram @memomedsos ©2022 Merdeka.com

"Nangis aku kelingan bayangno iku bapakqu," komentar akun @ariprasetya2712.

"Harus nya selain pelaku nya di hukum, bapak nya jg di kasih kompensasi, Krn pelaku nya bagian dr aparat. Minim uang berobat kek. Namanya pedagang kalo enggak jualan ya enggak bisa makan 🥲 jadi kesadarannya lah," tulis akun @_bgsprks.

"Ya allah...rasa sakit nya tidak di rasa...mungkin beliau ingat anak istri d rumah...kalo dia pulang gimna anak istrinya.....😢😢...laris terus ya pak jualan nyaa," tulis @indahselastiani042.

"Oknum kalo di kumpulin jadi 1 polda," komentar akun @alvinmukti.s.

"Ya Allah nyesek,sehat selalu pak yg sabar pak yg waras ngalah aja 😏," tukas akun @c.eendy1.

"Untunglah bapak pentolnya gak dijadikan tersangka. Dan alhamdulillah juga gerobak pentolnya gak disita buat barang bukti 👏👏👏," tulis akun @surdiromanggoro.

Baca juga:
Mobilnya Terserempet Pemotor, Sikap Anggota TNI ini di Luar Dugaan
Tak Pandang Bulu, Kakaknya Sebagai Senior Tinju Adik Usai Pelantikan Polisi
Kelakuan Brimob Palsu Enggak Tahu Malu, Sok Gagah Tenteng Senjata Mainan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini