Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Miris, Demi Sekolah Siswa SD Ini Nyeberang Kali karena Tak Ada Jembatan

Miris, Demi Sekolah Siswa SD Ini Nyeberang Kali karena Tak Ada Jembatan Miris, Demi Sekolah Siswa SD Ini Nyebrang Kali, Karena Tak Ada Jembatan. ©2022 youtube/kangdedimulyadichannel

Merdeka.com - Tidak semua daerah mempunyai fasilitas pendidikan yang layak untuk anak-anak. Salah satunya adalah Desa Cigarukgak di Kabupaten Kuningan.

Anak-anak di desa tersebut memiliki kesulitan untuk berangkat ke sekolah. Sebabnya, mereka harus menyeberangi sungai yang masih dipenuhi dengan air dan tidak ada jembatan.

Di desa Cigarukgak, sungai tersebut menjadi satu-satunya akses yang dipakai untuk berangkat menuju ke sekolah. Berikut ulasannya.

Menyeberang Sungai

miris demi sekolah siswa sd ini nyebrang kali karena tak ada jembatan

©2022 youtube/kangdedimulyadichannel

Sebuah video yang diunggah oleh channel YouTube Kang Dedi Mulyadi memperlihatkan anak-anak yang kesulitan ketika ingin berangkat ke sekolah.

Perjuangan anak-anak tersebut bahkan harus sampai menyeberangi sungai yang masih memiliki arus.

Anak-anak SD yang sekolah tersebut akan melepas sepatu dan menyeberang dengan teman-temannya. Ketika sudah sampai di seberang, sepatu akan kembali dipakai dan kembali berjalan melintasi hutan-hutan.

Arus Tinggi

miris demi sekolah siswa sd ini nyebrang kali karena tak ada jembatan

©2022 youtube/kangdedimulyadichannel

Sungai memang tidak bisa diprediksi. Tidak jarang anak-anak tersebut akan menemukan situasi di mana air sungai meninggi dan menyebabkan banjir.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, biasanya orang tua akan mengantar anak-anak tersebut untuk menyeberangi sungai.

Sebagian dari mereka bahkan digendong oleh orang tuanya supaya tidak terbawa oleh arus sungai dan masih tetap bisa berangkat ke sekolah dengan aman.

Tidak Menjadi Alasan

miris demi sekolah siswa sd ini nyebrang kali karena tak ada jembatan

©2022 youtube/kangdedimulyadichannel

Meskipun harus melewati sungai dan kadang harus menerjang arus yang tinggi, anak-anak sekolah itu tidak menggunakan itu sebagai alasan untuk tidak sekolah.

Sebagian besar dari mereka masih tetap berangkat bersama dengan teman-temannya meskipun jalanan yang mereka lewati tidak sebagus jalan pada umumnya.

Mereka harus melewati sawah, sungai, dan bahkan jalanan hutan yang naik turun setiap harinya untuk sampai di sekolahan.

Menjadi Akses Warga

miris demi sekolah siswa sd ini nyebrang kali karena tak ada jembatan

©2022 youtube/kangdedimulyadichannel

Tidak hanya anak sekolah yang terpaksa harus menyeberangi sungai tersebut sebagai satu-satunya jalan.

Warga setempat juga terpaksa harus menyeberangi sungai ketika hendak beraktivitas normal. Para petani yang memiliki lahan di sekitar sungai harus berjalan kaki setiap hari dan menyeberangi sungai tersebut.

Namun, hal itu tidak menjadi halangan bagi warga sekitar untuk tetap beraktivitas dan mencari rezeki.

(mdk/mff)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP