Mengingat Kisah Kasal Yudo saat Daftar TNI, Turun Naik Bus Hingga Tidur di Masjid

Selasa, 29 November 2022 14:34 Reporter : Billy Adytya
Mengingat Kisah Kasal Yudo saat Daftar TNI, Turun Naik Bus Hingga Tidur di Masjid Penyematan Brevet Hiu Kencana. ©2022 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Kasal Laksamana Yudo Margono dicalonkan sebagai panglima TNI untuk menggantikan Jenderal Andika Perkasa oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, Yudo dilantik untuk menjadi orang nomor satu di TNI Angkatan Laut (AL) sejak Mei 2020 lalu.

Untuk mencapai kariernya saat ini begitu banyak perjuangan yang dilakukan oleh Yudo. Mulai dari keterbatasan ekonomi hingga sempat menginap di sebuah masjid ketika mengikuti seleksi prajurit tentara.

Lalu seperti apa perjuangan Kasal Yudo Margono hingga akhirnya berada di posisinya saat ini? Simak lanjutan ulasan berikut.

2 dari 5 halaman

Modal Uang Secukupnya untuk Ikut Seleksi TNI Naik Turun Bus

Yudo Margono merupakan seorang pria yang awalnya berasal dari keluarga petani sederhana. Namun ia mempunyai cita-cita untuk membanggakan orangtua dan keluarga dengan menjadi seorang TNI.

Bahkan ia nekat bermodalkan uang secukupnya untuk berangkat mengikuti seleksi tentara. Ia memberanikan diri berangkat dari Madiun menuju ke Surabaya, Jawa Timur demi bisa ikuti seleksi.

momen kasal yudo margono jadi imam salat

Instagram/@tni_angkatan_laut ©2022 Merdeka.com

"Rumah Madiun daftarnya pas itu di Surabaya. Akhirnya saya ngeluarin duit buat naik bus pulang pergi untuk makan," papar Yudo.

3 dari 5 halaman

Sampai Pernah Tidur di Masjid

Yudo memang diketahui berasal dari keluarga biasa dan saat itu memiliki keterbatasan biaya. Ia bahkan mengungkap cerita sampai harus tidur dan beristirahat di sebuah masjid ketika mengikuti seleksi AAL di Surabaya.

Hal ini adalah salah satu perjuangan yang tak akan pernah terlupakan di benak Yudo Margono. Perjuangan itu nyatanya membuahkan hasil dan kini anak seorang petani dari desa ini berhasil menyandang predikat sebagai jenderal bintang empat di matra TNI AL.

 

kasal laksamana tni yudo margono

©2022 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra


"Terus saya waktu itu tidur di masjid karena kan memang nggak ada saudara. Mungkin ya seperti itu," ungkap masa lalunya.

4 dari 5 halaman

Ditunjuk Jokowi Jadi Calon Panglima TNI

Presiden Jokowi resmi menunjuk Yudo Margono sebagai calon panglima TNI. Melalui Surat Presiden (Surpres) tentang pergantian panglima TNI telah dikirimkan Mensesneg Pratikno kepada Ketua DPR Puan Maharani, Senin (28/11).

“Bahwa nama yang diusulkan oleh presiden untuk menggantikan panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah, siapanya? Ini sesuai surat loh ya. Udah enggak sabar? Adalah laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Staf Angkatan Laut,” katanya di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (28/11).

kepala staf angkatan laut laksamana yudo margono
©2022 Merdeka.com

Disebutkan oleh Puan bahwa Yudo bisa langsung melaksanakan fit and proper test di DPR.

"Bapak Laksamana Yudo Margono bisa segera mengikuti mekanisme DPR,” ujarnya.

5 dari 5 halaman

Karier Laksamana Yudo Margono

Laksamana Yudo Margono merupakan lulusan dari Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988. Ia resmi dilantik menjadi Kasal ke-27 sejak tanggal 20 Mei 2020. Jabatan sebelumnya ialah Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I.

Ia merupakan anak dari seorang petani yang berasal dari Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Saat ini, karir Yudo di militer bisa dibilang sangat sukses. Selamat bertugas ia bahkan banyak menduduki jabatan penting, seperti:

  • Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988)
  • Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364
  • Palaksa KRI Fatahillah 361
  • Komandan KRI Pandrong 801
  • Komandan KRI Sutanto 877
  • Komandan KRI Ahmad Yani 351
  • Komandan Lanal Tual (2004—2008)
  • Komandan Lanal Sorong (2008—2010)
  • Komandan Satkat Koarmatim (2010—2011)
  • Komandan Satkor Koarmatim (2011—2012)
  • Komandan Kolat Koarmabar (2012—2014)
  • Paban II Opslat Sopsal (2014—2015)
  • Komandan Lantamal I Belawan (2015—2016)
  • Kepala Staf Koarmabar (2016—2017)
  • Pangkolinlamil[6][7][8] (2017—2018)
  • Pangkoarmabar (2018)
  • Pangkoarmada I (2018—2019)
  • Pangkogabwilhan I (2019—2020)
  • Kasal (2020—Sekarang)

 

 

[bil]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini