Komentar Fadli Zon Soal Kasus Prokes Holywings: Bukti Hukum Sesuai Selera Penguasa

Rabu, 8 September 2021 10:58 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Komentar Fadli Zon Soal Kasus Prokes Holywings: Bukti Hukum Sesuai Selera Penguasa Fadli Zon. Instagram Fadli Zon

Merdeka.com - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, turut menyoroti hukuman yang diberikan kepada pihak manajemen restoran-bar Holywings usai melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Menurutnya, hukuman yang diberikan tidak sebanding dengan kasus-kasus pelanggaran prokes lain di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Fadli pun menyebut jika hal tersebut merupakan bukti bahwa hukum di Indonesia ditentukan sesuai dengan selera penguasa. Berikut ulasannya:

2 dari 4 halaman

Viral Kasus restoran-bar Holywings Langgar Prokes

Sebelumnya, sebuah video yang merekam potret ratusan pengunjung tengah memadati area gedung Bar & Resto Holywings, Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, sempat ramai jadi perbincangan di media sosial.

Dalam video yang beredar, ratusan pengunjung berkumpul di dalam ruangan tertutup tanpa menerapkan protokol kesehatan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ratusan pengunjung itupun kemudian langsung dibubarkan paksa oleh tim gabungan Satpol PP Mampang Prapatan bersama Polres Metro Jaksel dan Polda Metro Jaya.

Usai pelanggaran protokol kesehatan tersebut, pihak manajemen Holywings pun akhirnya dijatuhi sanksi berupa penutupan lokasi usaha selama tiga hari.

fadli zon
Twitter/@GibraltarNc ©2021 Merdeka.com
3 dari 4 halaman

Dianggap Tak Sebanding dengan Pelaku Pelanggar Prokes yang Lain

Setelah kabar pemberian sanksi kepada pihak manajemen Holywings beredar, beberapa orang menyebut jika hal tersebut tidak sebanding dengan sanksi pelanggaran prokes di kasus-kasus lain.

Salah satunya seperti kasus pemilik kedai kopi di Kota Tasikmalaya yang pernah diminta membayar denda sebesar Rp5 juta atau subsider kurungan 3 hari penjara usai melanggar batas waktu operasional selama masa PPKM yakni melebihi pukul 8 malam.

Selain itu, pemilik akun @GibraltarNc yang pertama mengunggah video kerumunan di Holywings juga membandingkan kasus pelanggaran prokes tersebut dengan kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Ini Hollywings Kemang.. ga ada yg di tangkep... Knapa HRS dipenjara," tulisnya.

Seperti yang diketahui, jika Mantan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab sempat divonis delapan bulan penjara dan denda Rp20 juta. Hal ini dikarenakan ia disebut menyebabkan kerumunan warga dan dinyatakan melanggar Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus COVID-19.

4 dari 4 halaman

Fadli Zon Turut Soroti Hal Tersebut

Melalui cuitannya di Twitter, Fadli Zon pun turut menyoroti masalah sanksi pelanggaran protokol kesehatan tersebut. Ia menilai, adanya ketidakadilan atau ketimpangan hukum di kasus yang sama.

"Sekali lagi dibuktikan, hukum sesuai selera penguasa," tulis Fadli Zon.

fadli zon
Twitter/@fadlizon ©2021 Merdeka.com



[khu]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini