Kisah Tiga Bocah jadi Anak Asuh Para Kapolres, Ditinggal Meninggal Sampai Dibuang Ibu

Jumat, 6 Agustus 2021 07:13 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Kisah Tiga Bocah jadi Anak Asuh Para Kapolres, Ditinggal Meninggal Sampai Dibuang Ibu Tiga Bocah jadi Anak Asuh Para Kapolres. @indra_klaproject/Facebook Ewin D'Palas D'Palas ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kesedihan terbesar seorang anak adalah kehilangan orangtua. Baik itu ditinggal pergi maupun meninggal dunia. Momen tersebut mampu membuat anak kebingungan untuk melanjutkan hidupnya. Apalagi sang anak masih begitu kecil saat ditinggal.

Namun, masih ada sejumlah orang baik yang menolongnya. Seperti pada tiga bocah ini yang akhirnya menjadi anak asuh para Kapolres. Latar belakang mereka juga berbeda-beda. Lantas bagaimana kisah tiga bocah menjadi anak asuh para Kapolres?

Simak ulasan informasinya berikut ini.

2 dari 7 halaman

Gifari Anak Asuh Polres Sukoharjo

Bocah berusia 8 tahun ini menjadi yatim piatu usai kedua orang tuanya meninggal dunia. Keduanya meninggal karena terpapar Covid-19. Tak hanya orang tua, Gifari juga kehilangan sang kakek akibat virus ini.

Ketiganya meninggal dunia dalam kurun tiga hari yakni 21 dan 23 Juli 2021. Ashar Al Gifari Putra Setiawan diketahui merupakan warga yang tinggal di Jalan Nias RT 01 RW 03 Sukoharjo Kota, Sukoharjo. Meski tengah berduka, Gifari juga memperoleh sedikit kabar baik. Dia diangkat menjadi anak asuh oleh Polres Sukoharjo.

ayah dan ibu meninggal karena covid 19 gifari jadi anak asuh polres sukoharjo
©2021 Merdeka.com

Gifari bersama budenya bernama Eni dijemput Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setiawan, Selasa (27/7). Gifari diajak berkeliling Mapolres. Bocah kelas 2 SD IT itu juga diberi sejumlah mainan, tas, dan perlengkapan sekolahnya.

"Kami mendapat laporan dari Babin mengenai kondisi Gifari. Setelah ditelusuri akhirnya diputuskan bahwa Gifari akan menjadi anak asuh Polres Sukoharjo," ujarnya.

3 dari 7 halaman

Tetap Tinggal dengan Keluarga

"Secara moral dan emosional, kami bertanggung jawab terhadap anak ini. Karena itu nantinya dia akan kami pantau dan berikan bantuan yang diperlukan olehnya, termasuk dalam hal pendidikan," jelas Wahyu.

ayah dan ibu meninggal karena covid 19 gifari jadi anak asuh polres sukoharjo©2021 Merdeka.com

Kendati menjadi anak asuh, Kapolres memastikan Gifari tetap akan tinggal dengan kerabatnya atau budenya.

"Gifari sudah kehilangan orang tua dan kakeknya dalam waktu tiga hari akibat terpapar Covid-19. Yaitu pada tanggal 21 Juli dan 23 Juli 2021 lalu," jelas Wahyu.

Pihak Polres Sukoharjo juga akan menjalin komunikasi dengan Dinas Sosial mengenai kondisi Gifari. Harapannya, akan ada bantuan bagi anak semata wayang yatim piatu itu.

4 dari 7 halaman

AMH Anak Asuh Kapolres Tasikmalaya

Seorang anak di Tasikmalaya ditolak kehadirannya di kampung tempat tinggalnya oleh warga setempat. Penolakan tersebut karena aksi kenakalan remaja yang dilakukannya.

Ketua KPAID Tasikmalaya, Ato Rinanto mengatakan bahwa anak berinisial AMH (13) memang sempat ditolak oleh warga di kampungnya.

"Berdasarkan penelusuran kami ternyata ditolak oleh warga di kampungnya karena yah kenakalan," ujarnya, Senin (28/6).

Namun kini, anak tersebut diangkat menjadi anak asuh Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono. Pihaknya juga mengapresiasi langkah tersebut dan mau mengurusnya dan memberikan ruang pemulihan psikologis dan perilaku AMH.

amh jadi anak asuh kapolres tasikmalaya©2021 Istimewa

AMH, pada Senin (28/6), diketahui sempat hadir dalam apel pagi di Mapolres Tasikmalaya. Kehadirannya dalam apel itu diketahui sebagai ajudan Kapolres Tasikmalaya, AKBP Rimsyahtono.

"Benar tadi AMH ini jadi ajudan pas apel pagi. Itung itung diperkenalkan kepada Anggota bahawa AMH ini adalah anak asuh kami Kepolisian Resort Tasikmalaya," kata Kapolres Tasikmalaya.

5 dari 7 halaman

Tinggal di Kantor Polisi

Rupanya sebelum diangkat menjadi anak asuh, AMH berbulan-bulan tinggal di kantor polisi. AMH tinggal di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tasikmalaya. Sebelumnya, AMH diadukan oleh masyarakat karena aksi kenakalannya dan diketahui persoalannya sudah selesai secara kekeluargaan pada Februari 2021.

"Ceritanya anak ini pada bulan Februari berhadapan dengan hukum, di mana di lingkungan nya dituduh melakukan kejahatan kecil (mencuri). Saat di Polres dilakukan restorasi justice dan diselesaikan melalui kekeluargaan, Sehingga tidak dilanjut," ungkapnya.

Setelah persoalannya selesai, AMH rupanya betah tinggal di lingkungan Polres Tasikmalaya. Karenanya, pihak kepolisian pun menyiapkan ruang khusus untuk AMH. Selama tinggal di Polres Tasikmalaya, AMH mendapatkan pendampingan dari anggota. Termasuk yang berkaitan dengan pendidikan. Rencananya, AMH akan diarahkan untuk melanjutkan sekolah ke SMP atau pondok pesantren.

"Kepolisian akan menyekolahkan AMH yang memiliki cita cita jadi anggota Polisi. Orang tuanya, mohon maaf, secara ekonomi memang harus kami bantu," ucapnya.

AMH diketahui memang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Untuk kebutuhan sehari-hari, keluarga AMH mengandalkan ayahnya yang merupakan kuli bangunan. AMH diketahui memiliki satu kakak dan lima adik, atau merupakan 7 bersaudara.

6 dari 7 halaman

Revan Anak Asuh Kapolres Pelalawan

Masih ingat dengan kejadian seorang anak dibuang oleh ibu kandungnya? Kisah ini berawal dari pemilik akun Facebook Ewin D'Palas D'Palas mengunggah sebuah foto yang langsung menjadi viral. Pada unggahan tersebut, diduga anak berjaket merah itu menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari orang terdekatnya.

bocah malang yang diangkat anak kapolres pelalawanInstagram @indra_klaproject/Facebook Ewin D'Palas D'Palas

Wajah anak itu pun terlihat babak belur. Anak itu diduga dipukuli oleh ibunya sebelum akhirnya ditinggalkan di pinggir jalan. Menanggapi kabar viral tersebut, pihak Polres Pelalawan pun berhasil menemui bocah malang itu. Anak tersebut lantas dirawat oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko.

"Dengan kejadian ini, anaknya saya ambil saya didik," ungkap AKBP Indra pada Selasa (29/9/2020) dikutip dari Liputan6.com.

7 dari 7 halaman

Dirawat Sepenuh Hati

Melalui unggahan akun Instagram @indra_klaproject, AKBP Indra dan istri tampak merawat anak tersebut dengan sepenuh hati. Tak heran anak bernama Revan ini terlihat bahagia dan nyaman tinggal bersama AKBP Indra. AKBP Indra dan istri juga beberapa kali mengajak Revan untuk makan di restoran. Istri sang Kapolres pun terlihat begitu perhatian dengan Revan.

bocah malang yang diangkat anak kapolres pelalawanInstagram @indra_klaproject/Facebook Ewin D'Palas D'Palas

Selain itu, AKBP Indra dan istri juga mengajak Revan untuk berjalan-jalan di mal dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Seperti sebuha keluarga, AKBP Indra dan istri terlihat berjalan beriringan dengan Revan sambil menggandengnya. Revan pun tampak begitu senang diajak berjalan-jalan.

AKBP Indra dan istri juga membelikan baju baru untuk Revan. Revan pun tampak ceria dan bahagia sambil mencoba topi dan baju yang ada di mal. Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko juga tak melupakan soal pendidikan. AKBP Indra terlihat kerap membantu Revan dalam belajar. Revan pun tampak serius memperhatikan pelajaran dari sang ayah. [tan]

Baca juga:
Terekam Kamera, Begini Kejadian Gibran Sempat Diadang Polisi Masuk Mobil Menko Luhut
Saat Kapolsek Tarumajaya Gendong Nenek 78 Tahun yang Ingin Vaksinasi Covid
Cerita Perwira di Kepri Dapat Pin Emas Kapolri usai Bongkar Kasus Narkoba
Istri Sembuh dari Covid-19, Kapolsek Losarang Bagikan 1 Ton Beras untuk Warga
Suaminya TNI AL, Intip Potret Polwan Cantik Saat Ganti Seragam 'Biru' Anggun Banget
Jenderal Polisi Gagah Pakai Seragam & Caping, Turun ke Sawah Bercocok Tanam

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini