Kisah Nenek Penjual Pisang, Tak Mampu Obati Luka Hingga Busuk & Tinggal di Gubuk Reot

Jumat, 27 November 2020 08:11 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Kisah Nenek Penjual Pisang, Tak Mampu Obati Luka Hingga Busuk & Tinggal di Gubuk Reot Kisah Lansia Penjual Pisang. Foto: kitabisa.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Masa tua, seharusnya bisa dinikmati dengan hidup tenang dan bahagia bersama keluarga. Namun, nyatanya tidak semua orang bisa menikmati masa tua dengan layak. Seperti kisah Mbah Suminten lansia asal Yogyakarta, di usia senja-nya itu ia tetap harus bekerja keras mengais rezeki hanya sekedar untuk makan.

Suminten, tinggal berdua bersama sang suami di sebuah gubuk reot di pinggir sawah milik warga. Setiap harinya, ia harus berjualan pisang yang diambil dari orang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Dengan penghasilan yang tak seberapa, Suminten bahkan sampai tak bisa membawa dirinya untuk berobat memeriksakan kondisi tangannya yang memiliki luka sampai membusuk. Berikut informasi selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Nenek Penjual Pisang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini