Kisah Guru WNI Bertahan Hidup di Amerika saat Covid-19, Rela Jadi Kurir Demi Makan

Kamis, 9 April 2020 10:53 Reporter : Billy Adytya
Kisah Guru WNI Bertahan Hidup di Amerika saat Covid-19, Rela Jadi Kurir Demi Makan Guru WNI Jadi Delivery Driver di Amerika Serikat karena Wabah Virus Corona. Youtube/Andri Indonesia ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Covid-19 atau dikenal dengan virus corona yang saat ini masih menjadi pandemi menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat di dunia, tak terkecuali pereknomian setiap individu. Beberapa kalangan mengalami penurunan pendapatan karena virus corona yang kian mewabah ini.

Seperti salah seorang guru WNI di Ohio, Amerika Serikat, yang rela menjadi kurir agar dapat bertahan hidup di sana. Seperti apa kisahnya? Berikut ulasan selengkapnya dari berbagai sumber.

1 dari 7 halaman

4.000 Lebih Orang Terinfeksi Corona di Ohio

Pujiati Sari, salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai guru di Ohio, Amerika Serikat mengungkap terdapat sebanyak 4.043 orang terinfeksi virus corona per Minggu (5/4) lalu. Melalui video saluran Youtube Andri Indonesia, Pujiati juga mengatakan sekitar 119 orang tengah meninggal dikarenakan virus corona itu di Ohio.

guru wni jadi delivery driver di amerika serikat karena wabah virus corona

Youtube/Andri Indonesia 2020 Merdeka.com

"Lima April hari minggu ini, terhitung sejak hari ini, orang-orang yang terkena virus corona di Ohio itu sekitar empat ribu empat puluh tiga orang, dan yang meninggal itu sekitar seratus sembilan belas orang," ungkapnya.

2 dari 7 halaman

Semua Sekolah Tutup

Pujiati merupakan seorang guru pengganti di salah satu sekolah yang ada di Ohio. Ia mengatakan sejak 16 Maret semua sekolah yang ada di Amerika khususnya Ohio ditutup hingga 1 Mei 2020 lantaran pemerintah menerapkan kebijakan social distancing.

guru wni jadi delivery driver di amerika serikat karena wabah virus corona

Youtube/Andri Indonesia 2020 Merdeka.com

"Enggak ada yang namanya sekolah buka sejak tanggal enam belas Maret dan minggu kemarin diumumkan kembali bahwa sekolah akan ditutup hingga satu Mei. Ya Allah masa saya enggak kerja selama satu bulan setengah sih di Amerika?," ujar Pujiati.

3 dari 7 halaman

Sempat Ingin Pulang ke Indonesia

Penutupan sekolah tentu membuat Pujiati sebagai guru pengganti harus memutar otak untuk tetap bertahan hidup di Amerika. Sebelumnya ia sempat ingin pulang ke Tanah Air, namun ia mengurungkan niatnya karena Indonesia juga sedang diserang wabah virus yang sama.

guru wni jadi delivery driver di amerika serikat karena wabah virus corona

Youtube/Andri Indonesia 2020 Merdeka.com

"Jadi pikirku bagaimana saya bisa bertahan hidup di Amerika? Saya mau pulang ke Indonesia juga, Indonesia sekarang lagi panas-panasnya corona virus, jadi serba salah lah. Nah, dari situ saya memutar otak untuk mencari pekerjaan lain," lanjutnya.

4 dari 7 halaman

Jadi Delivery Driver atau Kurir

Pujiati memutuskan untuk bekerja sebagai delivery driver atau kurir. Ia mengungkapkan pekerjaan ini juga tak terlalu berisiko di tengah pandemi virus corona.

guru wni jadi delivery driver di amerika serikat karena wabah virus corona

Youtube/Andri Indonesia 2020 Merdeka.com

"Sebagai delivery driver di GoPuff. Alasan saya memilih pekerjaan ini karena alhamdulillah pekerjaan ini sangat gampang," jelasnya.

5 dari 7 halaman

Tak Perlu Kontak Secara Langsung dengan Pelanggan

Ia juga menjelaskan karena pekerjaan yang ditekuninya sekarang begitu mudah, dirinya tak perlu melakukan kontak secara langsung dengan pelanggan melainkan hanya mengirimkan barang di depan rumah saja.

guru wni jadi delivery driver di amerika serikat karena wabah virus corona

Youtube/Andri Indonesia 2020 Merdeka.com

"Dan tidak melakukan banyak kontak atau banyak bertemu langsung dengan customer. Jadi di situ ada option (pilihan) di mana kita hanya mengantarkan barang di depan rumah mereka," kata Pujiati mengaku.

6 dari 7 halaman

Bawa Surat Penting saat Bekerja

Dirinya juga mengungkapkan bahwa sebagai seorang kurir, ia harus tetap membawa surat resmi dari perusahaannya sebagai bukti Pujiati sedang bekerja. Surat tersebut juga menjadi pegangan Pujiati jika sewaktu-waktu ia dicegat oleh pihak keamanan.

guru wni jadi delivery driver di amerika serikat karena wabah virus corona

Youtube/Andri Indonesia 2020 Merdeka.com

"Selama saya beroperasi sebagai delivery driver saya harus membawa dua surat ini. Satu yang menerangkan kalau ini GoPuff on Delivery saya lagi nganter, dan ini satu surat dari pimpinan GoPuff sendiri yang menerangkan ini merupakan essential worker. Jadi kalau misalkan ada polisi yang nahan saya di jalanan, saya bisa menunjukkan dua surat ini sebagai bukti kalau saya lagi on the duty," tegas Pujiati.

7 dari 7 halaman

Antisipasi Virus Corona Selama Bekerja

Dalam melakukan pekerjaannya di tengah pandemi virus corona seperti saat ini, wajar jika Pujiati tetap merasa takut. Namun, ia melakukan antisipasi dengan membawa alat-alat guna melindungi dirinya seperti masker hingga hand sanitizer.

guru wni jadi delivery driver di amerika serikat karena wabah virus corona

Youtube/Andri Indonesia 2020 Merdeka.com

"Saya tetap berhati-hati teman-teman, gitu. Saya selalu membawa masker N95 yang ada filternya, terus saya juga selalu membawa hand sanitizer. Aduh saya sebetulnya takut banget terkena corona virus," ujarnya.

[bil]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini