Jawaban Billy Mambrasar saat Dikritik Pedas Fadli Zon

Senin, 25 November 2019 10:11 Reporter : Siwi Nur Wakhidah
Jawaban Billy Mambrasar saat Dikritik Pedas Fadli Zon Jawaban Billy Mambrasar. ©2019 Merdeka.com/ Twitter dan Instagram Billy Mabrasar

Merdeka.com - Kamis (21/11) lalu, Gracia Billy Mambrasar resmi ditunjuk Presiden Jokowi sebagai staf khusus Presiden bersama enam pemuda lainnya. Billy merupakan pemuda asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Oxford, Inggris.

Sebelum diberi amanah menjadi staf khusus Presiden, nama Billy Mambrasar sempat diperkirakan akan menempati kursi menteri atau wakil menteri. Sosok dan kiprahnya di pemerintahan maupun politik memang masih pemula, tapi ia sangat optimis.

Keputusan Presiden Jokowi memilih staf khusus dari kalangan milenial ini menuai pro dan kontra. Tak sedikit politisi dan pengamat politik yang mengritik keputusan tersebut. Salah satunya politisi Gerindra, Fadli Zon.

Dalam cuitannya di twitter pada Sabtu (23/11), mantan wakil ketua DPR ini menyebutkan, "Stafsus Milenial Jokowi Cuma Pajangan, Lipstick Saja." Cuitan ini akhirnya sampai ke Billy Mambrasar, dan begini jawabannya.

1 dari 5 halaman

Fadli Zon: Stafsus Milenial Jokowi Cuma Pajangan

Sumber: Instagram Billy Mambrasar

Cuitan yang diunggah Fadli Zon tersebut berasal dari kutipan wawancaranya dengan wartawan di kantor Lemhannas, Jakarta di hari yang sama, Sabtu (23/11).

Di depan banyak wartawan yang menanyakan tanggapan Fadli Zon tentang keputusan Jokowi mengangkat staf khusus dari kalangan milenial. "Cuma lisptik saja, pajangan sajalah itu. Kita mau melihat kinerja orang pada kapasitas, kapabilitas, tidak melihat umur, harusnya," ujar Fadli.

Fadli Zon lantas mengunggah berita hasil wawancara dirinya, dengan menambahkan cuitan judul yang cukup menyita perhatian warganet.

2 dari 5 halaman

Billy Mambrasar Membalas Kritikan Fadli Zon

Sumber: Instagram Billy Mambrasar

Pada Minggu (24/11) Billy Mambrasar membalas cuitan Fadli Zon.

"Part 1: Maaf Pak @fadlizon, anda menyebut kami lipstik, brt: Menganggap kami kosmetik (tidak ada manfaat signifikan), tidak berkompetensi, & tuduhan licik & bodoh kepada orang yang mengangkat kami (Pak Jokowi). Sebelum kami dtunjuk, kami sudah berkarya & ikut berkontribusi ikut membangun bangsa ini!" Tulis Billy.

3 dari 5 halaman

Kiprah Billy Mambrasar Sebelum Jadi Staf Khusus Presiden

Billy merupakan salah satu putra Papua yang berprestasi. Dia telah berhasil lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan kini tengah menempuh studi lanjutan di Universitas Oxford, London.

Sebelum berkuliah di Oxford, Billy sudah menyelesaikan studinya di Australian National University (ANU). Semua jenjang pendidikan Billy ditempuh lewat jalur beasiswa, LPDP dan beasiswa lainnya.

Tahun 2009 Billy mendirikan Yayasan Kitong Bisa, yayasan yang bergerak di bidang pendidikan untuk anak-anak di Papua. Kini, dia masih dalam proses menyelesaikan tesis Magister (MSc)-nya di bidang bisnis.

4 dari 5 halaman

Cuitan Billy Mambrasar Menjawab Kritikan Fadli Zon

Dalam kelanjutan cuitannya, Billy menjabarkan peran dan kontribusi apa saja yang sudah dilakukan rekan-rekan barunya di staf khusus. Penjelasan singkat Billy tersebut dibuat dalam dua cuitan yang berbeda.

"Part 2: Apa anda @fadlizon tidak mengetahui karya @AdamasBelva yang sudah memberikan akses pendidikan ke ratusan orang karena ruang gurunya? Saya yang sudah memberikan pendidikan gratis & mendorong pemberdayaan kaum tertinggal di daerah terluar? Ayu Kartika Dewi dengan advokasi pendidikan toleransi?" cuit Billy.

 /></p>
<p style=2019 Merdeka.com/ Twitter dan Instagram Billy Mabrasar



Dia melanjutkan cuitan tersebut, dengan menyebutkan peran dan kontribusi staf khusus lainnya, seperti Andy Taufan, Putri Tanjung, Aminudin Ma'ruf dan Angkie Y.

5 dari 5 halaman

Billy Mambrasar: Jadi Stafsus Bukan Karena Kekuasaan dan Uang!

Billy kembali menegaskan tentang keputusannya menerima tawaran dari orang nomor satu di Indonesia saat ini. Dia juga menceritakan kalau butuh waktu sepekan untuk akhirnya memutuskan.

"Part 4: Pak @fadlizon, Ketika kami ditawarkan stafsus, kami masih sempat berpikir satu minggu sebelum mengatakan, 'Iya', kami bukan kosmetik, dan kelompok manusia bodoh yang haus jabatan. Kami menerima tawaran ini hanya karena kecintaan kami ke Indonesia. Bukan karena kekuasaan dan uang!"

Jawaban tegas Billy ini menarik perhatian banyak orang. Mengingat Billy Mambrasar bukan berasal dari kalangan yang memiliki kekuasaan. Billy berasal dari keluarga sederhana di Papua yang beruntung bisa berkuliah dengan beasiswa. [snw]

Baca juga:
Pendidikan Mentereng Para Milenial yang Jadi Staf Khusus Jokowi
Jadi Staf Khusus, Billy Mambrasar Ajak Jokowi Bangun Indonesia dari Papua
Wajah-wajah Staf Khusus Milenial yang Dikenalkan Jokowi
Ini Profil 7 Millenial yang Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi
Lesehan dan Santai, Cara Jokowi Kenalkan 7 Staf Khusus Baru dari Kalangan Milenial
Sempat Dikira 'Prank', Billy Tak Percaya Diminta Jadi Stafsus Jokowi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini