Gerak Gerik Ferdy Sambo Sebelum Insiden Penembakan Brigadir J Jadi Sorotan

Rabu, 31 Agustus 2022 08:28 Reporter : Mutia Anggraini
Gerak Gerik Ferdy Sambo Sebelum Insiden Penembakan Brigadir J Jadi Sorotan Ferdy Sambo dan istri jalani rekonstruksi. ©Youtube/POLRI TV RADIO

Merdeka.com - Selasa (30/8) kemarin, Polri melakukan rekonstruksi detik-detik eksekusi Brigadir J oleh para pelaku. Kelima tersangka pun bertemu perdana dalam reka adegan.

Berbagai gerak-gerik sang otak pembunuhan berencana, Ferdy Sambo jadi sorotan. Banyak hal yang dilakukan sesaat menjelang Brigadir J ditembak hingga tewas.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

2 dari 6 halaman

Sambo Berbincang dengan Bharada E di Dekat Tangga

Polri menggelar rekonstruksi di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri yang berlokasi di kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan. Reka ulang adegan yang menewaskan ajudan Ferdy Sambo, Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J dimulai pada pukul 10.00 WIB.

Usut punya usut, Ferdy Sambo turut berada di lokasi menjelang Brigadir J dieksekusi. Dalam reka adegan tersebut, Ferdy Sambo nampak memeragakan salah satu momen yang menjadi sorotan.

Sebelum memanggil Brigadir J, Sambo terlebih dahulu mereka ulang momen perbincangannya dengan Bharada E pada adegan ke 57. Nampak di lokasi, belum ada sosok pemeran pengganti Brigadir J. Berdasarkan keterangan para tersangka, Brigadir J masih berada di pekarangan rumah.

gerak gerik ferdy sambo sebelum insiden penembakan brigadir j
©2022 Merdeka.com

Mengenakan rompi oranye bertuliskan 'Tahanan Bareskrim Polri', Sambo nampak berdiri. Dia nampak menghadap ke arah tangga saat berbincang dengan Bharada E.

3 dari 6 halaman

Lihat Brigadir J saat Minta Ampun

Hadir juga dalam pertemuan itu Putri Candrawathi. Sebelum Brigadir J dieksekusi, Ferdy Sambo mengumpulkan lebih dulu para ajudan dan istrinya di rumah pribadi.

Rumah pribadi Sambo diketahui tak jauh dari rumah yang menjadi lokasi eksekusi terhadap Brigadir J tersebut. Diduga awalnya Ferdy Sambo meminta Bripka RR untuk mengeksekusi. Namun ditolak.

Hingga akhirnya Bharada E yang membunuh. Bharada E sempat mengambil senjata yang disimpan di dalam tas diletakkan di dashboar mobil yang digunakan saat pergi ke Pemalang. Senjata tersebut lantas disimpan di dalam kantong celananya.

Ferdy Sambo pun turut berada di lokasi. Bahkan, Brigadir J disebut meminta ampun kepada sang komandan, Ferdy Sambo menjelang dieksekusi.

gerak gerik ferdy sambo sebelum insiden penembakan brigadir j
©2022 Merdeka.com

Nahas, dengan jarak dua meter saja, Bharada E lantas menembakkan senjatanya ke Brigadir J. Tak lama, Brigadir J langsung tersungkur di dekat tangga rumah.

4 dari 6 halaman

Pakai Sarung Tangan, Turun Mobil

Sebelum akhirnya berkumpul dengan para ajudan dan istri, Ferdy Sambo diketahui menjadi sosok terakhir yang tiba di rumah dinas tersebut. Kejadian tersebut pun direkonstruksi pada adegan 54.

Saat turun dari mobil, ada benda diduga senjata api jatuh dari genggaman. Dia kemudian mengambil pistol tersebut.

polisi ini masih panggil ferdy sambo jenderal saat rekonstruksi
TikTok wahwigrafer ©2022 Merdeka.com

Tampak Ferdy Sambo sudah menggunakan sarung tangan hitam pada tangan kirinya. Setelah mengambil pistol yang terjatuh, Ferdy bergegas masuk ke ruang tengah.

Di dalam rumah, Putri Candrawathi dan Bharada E menunggu di dalam rumah. Saat itu lah, Bharada E menemui Sambo untuk berbincang singkat.

5 dari 6 halaman

Sambo Ambil Senjata, Tembaki Dinding

Usai Brigadir J dieksekusi, Ferdy Sambo menghampiri Brigadir J yang sudah terkapar di lantai. Dia mengambil pistol dan berdiri di bawah anak tangga.

Kemudian, Ferdy Sambo menembak ke arah dinding menuju lantai dua berulangkali. Kejadian itu disaksikan Bharada E.

Ferdy Sambo mencoba merekayasa pembunuhan seolah terjadi adu tembak antara Bharada E dan Brigadir J. Dia kemudian berjongkok di dekat jenazah Brigadir J. Mengarahkan tembakan ke arah dinding seberang tangga. Dia menaruh pistol ke tangan Brigadir J.

Ferdy Sambo kemudian meninggalkan jasad Brigadir J. Adegan itu sesuai dengan keterangan Mabes Polri, bahwa Ferdy Sambo sengaja membuat alibi adanya tembak-menembak antara tersangka Bharada E dengan Brigadir J.

6 dari 6 halaman

Rekonstruksi di Duren Tiga

Seperti yang diketahui, rekonstruksi digelar dengan melibatkan sejumlah pihak. Termasuk kelima tersangka yang melakukan reka ulang adegan di rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga.

Tersangka pertama yang tiba di lokasi Putri Candrawathi. Kemudian Ferdy Sambo tiba dikawal Brimob sekitar pukul 09.45 WIB.

ferdy sambo dan putri rancang pembunuhan brigadir j
©2022 Merdeka.com/polri TV

Tak lama setelah Ferdy Sambo, tiga tersangka yakni Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf tiba di lokasi. Ketiganya datang memakai baju tahanan dan tangan diikat kabel ties sekitar pukul 10.10 WIB.

Bharada E tiba didampingi pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Para tersangka saat ini berada di dalam rumah pribadi Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo datang dengan mobil Brimob dan dikawal ketat sejumlah personel polisi. Sejumlah anggota Brimob langsung bersiaga di depan rumah Pribadi Irjen Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo menjalani rekonstruksi bersama Bharada E, Bripka RR, Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi. Ini pertemuan perdana Ferdy Sambo dan Bharada E usai ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan berencana Brigadir J. 

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini