Fungsi Thermostat Adalah Cegah Overheat pada Mobil, Pahami Perawatan & Cara Kerjanya

Senin, 6 September 2021 11:07 Reporter : Kurnia Azizah
Fungsi Thermostat Adalah Cegah Overheat pada Mobil, Pahami Perawatan & Cara Kerjanya Fungsi Thermostat Adalah Cegah Overheat. Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Fungsi thermostat adalah mencegah overheat. Ini merupakan perangkat atau benda yang berfungsi untuk memutuskan dan menyambungkan arus listrik pada saat merespon perubahan suhu di sekitarnya.

Thermostat bisa dijumpai di mobil, motor, kulkas, pengontrol suhu ruangan, dan mesin air-conditioning atau AC. Secara bahasa, fungsi thermostat sesuai dengan namanya. Berasal dari bahasa Yunani, thermostat adalah perpaduan dari kata Thermo artinya panas dan juga Statos berarti 'tetap sama'.

Sedangkan dari prinsip kerjanya, fungsi thermostat yakni sebagai saklar otomatis dan sebagai pengatur suhu. Thermostat bisa secara otomatis mematikan pemanas dan mempertahankan kisaran suhu yang optimal.

Seperti dalam mesin mobil, thermostat jadi bagian penting dari sistem pendingin. Fungsi thermostat akan menjaga mesin cukup hangat untuk bekerja secara efisien, serta tidak terlalu panas untuk menyebabkan kerusakan mesin.

Thermostat mobil adalah katup antara mesin danradiator. Fungsinya yang penting ini tak boleh dianggap remeh. Komponennya harus dirawat dengan baik, karena mampu mencegah overheat dan kendaraan Anda tetap baik.

Berikut ini fungsi thermostat mobil yang patut diketahui, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Senin (6/9).

2 dari 4 halaman

Fungsi Thermostat

fungsi thermostat adalah cegah overheat
Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Thermostat mobil disebut juga dengan katup termostat. Mengutip dari Das European Autohaus, fungsi thermostat untuk mengatur suhu mesin kendaraan.

Seperti diketahui, potensi bahaya dari mesin yang terlalu panas. Mesin juga tidak akan bekerja dengan baik jika terlalu dingin.

Oleh karena itu, fungsi thermostat adalah mengatur di antara suhu ekstrem ini, menciptakan media nyaman atau hangat. Yang mendorong kendaraan bekerja optimal, dengan mengontrol aliran cairan pendingin yang dapat mengedarkan mesin.

Katup thermostat memungkinkan cairan pendingin bersirkulasi dan menjaga mesin tetap dingin. Karena berfungsi sebagai katup, thermostat memiliki 2 posisi, yaitu terbuka dan tertutup.

Bagian ini bekerja di samping radiator kendaraan. Ketika pendingin menjadi terlalu hangat, ia mengalirkannya kembali ke radiator, yang berfungsi untuk mengembalikannya ke suhu yang sesuai.

Cara Kerja Thermostat

Melansir dari Dakota Ridge Auto, saat pertama kali menghidupkan mesin mobil atau kondisi mesin dingin. Maka katup thermostat tertutup, memungkinkan cairan pendingin di sekitar mesin memanas hingga mencapai suhu pengoperasian yang tepat.

Saat katup dalam posisi terbuka, cairan pendingin dapat mengalir ke radiator untuk didinginkan. Ketika katup menutup, ini akan menghalangi masuknya cairan pendingin baru ke mesin, memungkinkannya untuk memanas.

Termostat kemudian membuka dan menutup untuk menjaga mesin dalam kisaran suhu tertentu.

Singkatnya, tanpa thermostat mesin mobil berisiko berjalan terlalu panas atau berjalan terlalu dingin dan mati. Thermostat menjaga mesin pada suhu optimal. Sehingga mobil dapat bertahan lebih lama.

3 dari 4 halaman

Thermostat Tidak Berfungsi

fungsi thermostat adalah cegah overheat
Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Masalah paling umum terjadi, biasanya katup thermostat macet. Baik dalam posisi terbuka atau tertutup, dan menyebabkannya berhenti berfungsi. Hal ini tentu memengaruhi kinerja mobil Anda.

Termostat dinilai untuk suhu tertentu tergantung pada mesin. Bukan angka dalam satu ukuran yang cocok untuk semua proposisi.

Thermostat yang aus bisa macet pada posisi terbuka. Menyebabkan mesin bekerja terlalu dingin. Ini tidak efisien dan dapat merusak kinerja dan penghematan bahan bakar.
Sementara jika thermostat macet pada posisi tertutup, mesin dapat dengan cepat menjadi terlalu panas, mungkin menyebabkan kerusakan.

Jika Anda khawatir dan mengalami katup yang macet ini. Anda bisa memeriksa dan menguji dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini, seperti dirangkum dari Mechanic:

1. Persiapan

Lepaskan kabel baterai negatif dan sisihkan sebagian cairan pendingin pengecekan.

2. Pelepasan

Lepaskan selang radiator atas. Ini memungkinkan Anda untuk melepas thermostat. Saat melepasnya, tuliskan suhu yang tertera di atasnya.

3. Pengujian

Isi panci dengan air dingin dan masukkan termometer. Masukkan thermostat dan letakkan panci di atas kompor.

Perhatikan termometernya, setelah suhu mencapai angka yang Anda catat, seharusnya itu akan mulai terbuka. Bandingkan hasil dengan yang sebelumnya.

Jika terjadi, maka itu berarti thermostat berfungsi dengan baik. Namun jika tidak, atau thermostat hanya mulai terbuka pada panas yang lebih tinggi, itu rusak dan perlu diganti.

4 dari 4 halaman

Cara Merawat Thermostat Mobil

fungsi thermostat adalah cegah overheat
Liputan6 ©2021 Merdeka.com

Sistem pendingin pada sebagian besar mobil baru, terdiri dari radiator dengan kipas, pompa air, thermostat dan sensor, serta beberapa cairan. Ini adalah komponen yang bekerja sama dalam menjaga suhu mesin.

Merawat sistem pendingin mobil akan memaksimalkan efisiensi dan memperpanjang umur. Berikut ini beberapa cara merawatnya:

1. Ganti cairan pendingin pada interval yang direkomendasikan oleh pabrikan.

2. Gunakan hanya produk yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil Anda.

3. Ingat bahwa cairan pendingin juga dialihkan ke sistem pemanas mobil. Nyalakan pemanas saat menguras, menyiram, atau mengisi sistem untuk memastikan semua cairan pendingin terkuras.

4. Jika memungkinkan saat mengganti cairan pendingin lama. Cobalah untuk menyiram sistem pendingin dengan produk pembilas berbasis alkali yang berkualitas. Terutama jika Anda hendak ganti merek.

5. Jangan pernah mencampur produk inhibitor atau pendingin. Selalu tiriskan dan bilas sepenuhnya jika mengganti merek. Memeriksa dugaan terkontaminasi atau ada kerak.

6. Pastikan rasio campuran yang benar saat pengisian. Untuk menghindari perawatan yang kurang baik dan mencegah korosi.

7. Periksa selang radiator secara teratur, serta pastikan tutup radiator terpasang dengan kencang dan aman.

8. Radiator dan tabung inti rentan terhadap korosi dari faktor eksternal. Rutin diperiksa juga untuk mengurangi efisiensi perpindahan panas dan meningkatkan potensi kebocoran.

9. Jika Anda mengalami masalah dengan mesin yang terlalu panas, jangan menonaktifkan atau melepas thermostat. Menjalankan mobil dalam kondisi terlalu panas, memiliki konsekuensi yang sangat serius pada sistem pendingin. Menyebabkan kerusakan pra-penyalaan atau ledakan pada mesin. Dalam kasus ekstrim bisa membuat mesin mati total.

[kur]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini