Fakta Sebenarnya Polisi Todong Pistol Pemotor Lawan Arah, Begini Kejadiannya

Selasa, 12 Juli 2022 07:42 Reporter : Kurnia Azizah
Fakta Sebenarnya Polisi Todong Pistol Pemotor Lawan Arah, Begini Kejadiannya Fakta Sebenarnya Polisi Todong Pistol Pemotor Lawan Arah. Instagram @humas_polsek_cakung ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Beredar video penodongan senjata api dilakukan pengendara motor terhadap pengendara motor lainnya di kawasan Jembatan Cacing Jalan Raya Bekasi KM 23 Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/7) pagi.

Penodongan pistol itu dilakukan oleh anggota Polisi lantaran dirinya terlebih dulu diancam senjata tajam (sajam) oleh pengendara motor lain. Saat kejadian kondisi lalu lintas sedang padat merayap.

Melansir dari berbagai sumber, simak informasi selengkapnya mengenai fakta sebenarnya Polisi todong pistol ke pemotor berikut ini, Selasa (12/7).

2 dari 6 halaman

Polisi Todong Pistol ke Pemotor Lawan Arah

fakta sebenarnya polisi todong pistol pemotor lawan arah

Instagram @humas_polsek_cakung ©2022 Merdeka.com

Sebelumnya, publik sempat dikejutkan dengan aksi dua pemotor yang saling berhadapan. Salah seorang yang mengenakan jaket warna gelap menodongkan senjata ke pengendara lain.

Permasalahan berawal saat pemotor berinisial IS, 35 tahun melawan arah. Saat diingatkan oleh anggota Polisi, IS justru tidak terima.

Kapolsek Cakung Kompol Syarifah Chaira mengungkap bahwa penodongan pistol dilakukan Aipda P sebagai pertahanan diri. Karena terpicu aksi IS yang hendak menusuk ke arah perut.

Aipda P bahkan sempat melepaskan tembakan peringatan ke arah udara. Lalu merebut pisau di genggaman IS. [kur]

Baca juga:
Depan Jenderal Polri, Sopir Angkot Bilang ke Anak 'Jika Mau Kaya Jangan Jadi Polisi'
Momen Angkot Hadap-Hadapan dengan Truk TNI, Sampai Hadang Ambulan Lewat

3 dari 6 halaman

Fakta Sebenarnya, Polisi Diancam Lebih Dulu

fakta sebenarnya polisi todong pistol pemotor lawan arah
Pisau didesain di ikat pinggang, Instagram @humas_polsek_cakung ©2022 Merdeka.com

Pelaku IS yang marah lantaran ditegur, kemudian menodongkan senjata tajam yang dikeluarkan dari ikat pinggangnya. IS akan menusuk aparat yang bertugas.

Kejadian itu sontak membuat Aipda P melakukan pertahanan diri. Ia lantas mengeluarkan pistolnya.

Menurut Syarifah, penodongan pistol dilakukan anggotanya lantaran terlebih dulu diancam oleh pengendara motor.

"Setelah diingatkan malah melawan kemudian pelaku mengeluarkan pisau dan mau menusuk aparat," ujar Kapolsek Cakung Kompol Syarifah Chaira dalam keterangannya dikutip Selasa (12/7).

4 dari 6 halaman

Permohonan Maaf Pelaku

fakta sebenarnya polisi todong pistol pemotor lawan arah
Pelaku IS, Instagram @humas_polsek_cakung ©2022 Merdeka.com

Pelaku IS telah diamankan di Polsek Cakung. Bahkan dalam unggahan terbaru di akun Instagram @humas_polsek_cakung, pelaku telah menyampaikan permohonan maafnya.

"Saya Indra Safiri ingin meminta maaf kepada seluruh kepolisian Republik Indonesia. Karena saya telah melakukan pengancaman kepada bapak Polisi dan saya ingin mengucapkan permohonan maaf betul-betul dari lubuk hati saya,"

"Tidak ada niat sedikit pun, saya khilaf dan saya menyesal. Saya janji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi," tandasnya.

Baca juga:
Depan Jenderal Polri, Sopir Angkot Bilang ke Anak 'Jika Mau Kaya Jangan Jadi Polisi'
Momen Angkot Hadap-Hadapan dengan Truk TNI, Sampai Hadang Ambulan Lewat

5 dari 6 halaman

Ramai Komentar

Video permintaan maaf pengendara lawan arah yang ancam anggota Polisi dengan sajam itu lantas viral. Banyak warganet yang menyayangkan.

fakta sebenarnya polisi todong pistol pemotor lawan arah

Instagram @humas_polsek_cakung ©2022 Merdeka.com

"Aparat aja diancam pake senjata, gimana kalo warga biasa yang negor ???," komentar akun @dewo_suharyo.

"Lawan arah ,menyerang petugas dan membawa sajam... cuma minta maaf doank ?? oo.. pantes komuk nya ud agak benjol2 gitu.. ah sudahlah," tulis akun @rendyteea.

"Walaupun dah Minta Maaf,Proses Hukum harus tetap Berjalan,Seperti nya sdh Biasa dia Melakukan seperti itu," tulis akun @fauzan_ozan75.

"Bawa sajam.kan kena uu darurat Dan..maafin tapi proses hukum lanjut terus dong, gimana kalo besok lusa ngancem nusuk orang laen yang bukan polisi..ngeri kali," tukas akun @dik.niq.

6 dari 6 halaman

Aksi Nekat Pengendara Motor Lawan Arah dan Ancam

Seorang pemotor berinisial IS nekat menodongkan pisau dan hendak menusuk perut aparat. Polisi pun terpaksa menodongkan pistol sebagai pertahanan diri.

Berikut videonya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Polsek Cakung (@humas_polsek_cakung)

Baca juga:
Depan Jenderal Polri, Sopir Angkot Bilang ke Anak 'Jika Mau Kaya Jangan Jadi Polisi'
Momen Angkot Hadap-Hadapan dengan Truk TNI, Sampai Hadang Ambulan Lewat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini