Fakta di Balik Keluarga Pengendali Uang Rothschild, Kuasai Dunia Selama 2 Abad

Senin, 13 Januari 2020 12:52 Reporter : Tantiya Nimas Nuraini
Fakta di Balik Keluarga Pengendali Uang Rothschild, Kuasai Dunia Selama 2 Abad Keluarga Rothschild. Liputan6.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Tak banyak yang tahu, Bank Rothschild mampu mengendalikan uang hampir di seluruh dunia. Hal tersebut berkat kerja keras keluarga Rothschild dalam membangun dinasti perbankan Rothschild.

Menjadi salah satu keluarga terkaya di dunia tak membuat Rothschild Family bisa bersantai dengan tenang. Keluarga kaya ini harus terus memutar otak agar kekuasaannya tidak jatuh ke tangan orang lain. Bahkan, keluarga ini hingga mampu mengatur garis keturunannya sendiri.

Lantas, bagaimana fakta dibalik keluarga Rothschild si pengendali uang dunia selama lebih dari 2 Abad? Langsung saja simak informasi yang dihimpun dari beberapa sumber berikut ini.

1 dari 11 halaman

Pendiri Dinasti Perbankan Rothschild

Jika bertanya siapa keluarga paling kaya di dunia, sebagian besar dari kalian mungkin akan menjawab keluarga Rothschild. Bagaimana tidak, keluarga keturunan Yahudi-Jerman ini diketahui memiliki kekayaan lebih dari US$1 triliun. Kekayaan ini berasal dari dinasti perbankan yang dibangun dan kelola secara turun temurun.

nathaniel philip rothschild

2013 Merdeka.com

Keluarga ini juga dipercaya oleh sebagian besar masyarakat sebagai keluarga paling kaya sepanjang sejarah. Bahkan, dari generasi ke generasi, masyarakat tetap memandang keluarga Rothschild sebagai orang paling kaya.

2 dari 11 halaman

Berjuang Selama 230 Tahun

Dibalik kesuksesannya, tersimpan dengan rapat bagaimana perjuangan keluarga ini membangun dinasti perbankan. Dilansir dari Liputan6.com, Senin (13/1), Keluarga Rothschild harus berjuang selama lebih dari 230 tahun hingga akhirnya berhasil menguasai hampir seluruh bank sentral di dunia. Jangan heran, sebab Rothschild telah berjanji akan menerbitkan dan mengendalikan uang di seluruh dunia semasa hidupnya.

Meski begitu, hanya beberapa bank sentral saja yang tidak menerima tambahan modal dari dinasti perbankan Rothschild. Bank sentral tersebut diketahui yang berada di tiga negara yakni Iran, Kuba dan Korea Utara.

3 dari 11 halaman

Mengatur Garis Keturunan Sendiri

Ada yang menarik di balik kekuasaan keluarga Rothschild. Untuk menjaga harta dan kekayaannya, Rothschild hingga mengatur garis keturunannya sendiri. Di mana, Rothschild dengan tegas akan menikahkan anak cucunya dengan saudaranya sendiri.

Ya, hal itu dilakukan agar harta dan kekayaan Rothschild tidak jatuh di tangan orang lain yang notaben nya bukan berasal dari darah Rothschild sesungguhnya.

4 dari 11 halaman

Kisah Dibalik Kesuksesan Bank Rothschild

Berbicara mengenai awal muasalnya, pendiri dinasti perbankan Rothschild adalah Mayer Amschel Bauer. Pria yang lahir pada 1743 di Frankfurt, Jerman ini anak dari seorang penukar uang dan pedangan kain sutra. Sang ayah, Amschel Moses, diketahui juga berkerja sebagai pemberi kredit serta pemilik rumah pembukuan.

Meski begitu, Amschel Moses bukanlah orang kaya meski telah bekerja keras dan Pangeran William dari Hesse menjadi pelanggannya. Setelah kematian sang ayah, Bauer memutuskan untuk meneruskan usaha keluarganya. Sementara itu, Mayer Amschel Bauer mengganti namanya menjadi Mayer Amschel Rothschild.

5 dari 11 halaman

Belajar Lebih Banyak Tentang Sistem Peminjaman Uang

Sebelum kembali ke Frankfurt, Rothschild diketahui tinggal di Hanover, Jerman. Dia selama di Jerman rupanya telah bekerja di salah satu bank di sana. Rothschild kemudian belajar lebih banyak lagi tentang sistem peminjaman uang dari sang ayah. Pria yang pernah magang di bank ini pun mampu belajar dengan cepat mengenai proses keuangan dan transaksi.

keluarga rothschild

Brilio.net 2020 Merdeka.com

Ketika Rothschild mulai menjalankan bisnisnya, dia tetap mendekati pelanggan sang ayah. Termasuk Pangeran William yang kala itu menjadi pimpinan terpandang di negaranya. Penjualan barang antik dan koin langka pada Pangeran William serta masyarakat semakin lama berubah menjadi basis kekayaan Rothschild. Hingga akhirnya tahun 1769, Rothschild diangkat menjadi agen pengadilan yang membuatnya memiliki berbagai peluang bisnis dan semakin kaya.

6 dari 11 halaman

Kekayaan Semakin Berkembang Usai Menikah

Rothschild kemudian menikahi Gutle Schnapper pada tahun 1770. Ketika menikah, Rothschild justru mendapatkan harta yang sangat banyak dari ayah mertuanya. Dari pernikahannya itu, Rothschild dikaruniai lima anak laki-laki dan lima anak perempuan.

Mendapatkan harta kekayaan yang melimpah, tak membuat Rothschild menjadi duduk bersantai di dalam rumah. Dia pun langsung memutar jalur bisnisnya dari penjualan barang antik menjadi lebih ke bidang perbankan. Pada 1785, Rothschild mulai menyediakan dana pinjaman kepada para pelanggannya.

7 dari 11 halaman

Meraup Keuntungan Lebih Besar

Setalah sekian lama menjalin hubungan dengan Pangeran William, Rothschild menjadi sadar dengan salah satu fakta menarik. Meminjamkan uang ke pemerintah jauh lebih menguntungkan dibanding ke masyarakat umum. Terlebih nantinya dia akan mendapatkan keuntungan jauh lebih besar serta pinjamannya akan dilindungi oleh pajak negara.

Atas pemikiran tersebut, Rothschild lantas menyediakan layanan perbankan kepada Pangeran William yang diketahui menjadi pewaris tahta Landgrave of Hesse-Kassel di tahun yang sama. Tak disangka saat Revolusi Perancis berlangsung, bisnisnya berkembang dengan pesat. Hal ini lantaran semua bisnisnya telah terhindar dari pajak.

8 dari 11 halaman

Aktif di Dunia Perbankan

Pada 1790, Rothschild secara mengejutkan melontarkan ungkapan yang kemudian dibuktikannya. Rothschild mengungkapkan dirinya akan mengendalikan perputaran uang di seluruh dunia.

"Hanya saya yang bisa menerbitkan dan mengendalikan uang di suatu negara, dan saya tidak peduli siapa yang menulis hukumnya," ungkap Mayer Rothschild seperti dikutip Liputan6.com.

Satu tahun setelahnya, Rothschild berhasil membuktikan semua perkataannya itu. Dia sukses mengendalikan perputaran uang di Amerika Serikat melalui Alexander Hamilton, wakil dari kabinet Washington. Kala itu, Amerika Serikat tengah mendirikan bank sentral bernama First Bank of the United States.

9 dari 11 halaman

Mengakuisisi Bank Amerika Serikat

Selama 20 tahun, keluarga Rothschild berhak atas First Bank of the United States sebagai penanam modal. Sayangnya, di tahun 1811, hak Rothschild atas kepemilikan bank itu telah habis. Sang anak akhirnya meneruskan perjuangan Rothschild dengan mengakuisisi bank itu dan sukses mendirikan Second Bank of the United States.

keluarga rothschild

Liputan6.com 2020 Merdeka.com

Sebelum tutup usia, Rothschild rupanya telah mengirimkan anak-anaknya untuk mendirikan bank di sejumlah negara. Kelima anak laki-lakinya ditugaskan untuk mendirikan bank di Frankfurt, London, Prancis dan Wina.

10 dari 11 halaman

Makna Logo Bank Rothschild

Tak ayal, logo Bank Rothschild sendiri digambarkan sebagai simbol persatuan keluarga mereka. Lima anak panah dalam genggaman tangan inilah yang mengisyaratkan persatuan keluarga Rothschild. Logo ini juga menjadi tanda bangkitnya dinasti perbankan Rothschild di seluruh dunia.

Semakin berjaya, Mayer Rothschild lantas takut jika kekayaannya akan berkurang bila sang anak menikah dengan orang biasa. Untuk itu, pendiri Bank Rothschild ini meninggalkan wasiat agar keluarganya menikah dengan saudaranya sendiri. Diketahui empat cucu perempuannya telah menikah dengan sepupunya. Sedangkan, satu cucu perempuan lainnya dinikahi oleh pamannya sendiri.

11 dari 11 halaman

Menguasai Hampir Seluruh Bank Sentral Dunia

Keluarga Rothschild kembali mengakuisisi Bank Sentral Inggris dan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed). Selama ratusan tahun pula, anak cucunya sangat aktif mengembangkan bisnis perbankan keluarga. Tak hanya itu, mereka juga dipercaya sering mengancam para pemimpin negara dan kabinet. Keturunan Rothschild bahkan menempatkan orang-orang kepercayaan dari keluarganya untuk mengendalikan dan mengatur bank sentral tersebut.

Selain itu, Keluarga Rothschild juga mengendalikan setiap pemerintahan di level makro. Tak heran, keluarga Rothschild berhasil mengendalikan bank keluarganya di 40 negara. Kejayaan ini sukses membuat mimpi Mayer Rothschild menjadi kenyataan.

[tan]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini