Detik-Detik Pemilik Camry Adu Pukul dengan Petugas karena Langgar PSBB

Jumat, 22 Mei 2020 07:47 Reporter : Billy Adytya
Detik-Detik Pemilik Camry Adu Pukul dengan Petugas karena Langgar PSBB Detik-Detik Pemilik Camry Adu Pukul dengan Petugas karena Langgar PSBB. Instagram/@lambe_turah ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Virus corona yang hingga kini tak juga mereda membuat beberapa kota di Indonesia menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, tampaknya tak semua orang dapat menaati serta mengindahkan kebijakan ini.

Sebuah video menunjukkan seorang pemilik mobil Camry melakukan adu pukul dengan petugas saat melanggar PSBB viral di media sosial. Sang pemilik mobil tersebut berusaha menerobos ingin masuk ke Kota Surabaya. Ingin tahu seperti apa momennya? Berikut ulasannya.

1 dari 6 halaman

Beredar dan Viral di Media Sosial

Sebuah video memperlihatkan aksi saling adu pukul antara pemilik mobil Camry berwarna hitam dengan seorang petugas keamanan. Terlihat dalam video unggahan akun Instagram @lambe_turah, pria berpakaian gamis serba putih sedang emosi lantaran disarankan petugas untuk putar balik dan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan terkait kebijakan PSBB.

detik detik pemilik camry adu pukul dengan petugas karena langgar psbb

Instagram/@lambe_turah ©2020 Merdeka.com

Diketahui, kejadian bermula sebuah mobil berplat N 1 B melaju dari kota Malang dan keluar di Exit Tol Satelit Surabaya. Mengingat PSBB sedang diterapkan, petugas melakukan pemeriksaan dengan menghentikan mobil itu lantaran tak berpelat Surabaya (L) atau Sidoarjo (W).

2 dari 6 halaman

Petugas Ingatkan Agar Pakai Masker

Selama kebijakan PSBB berlaku, seluruh masyarakat yang memiliki kegiatan di luar rumah diwajibkan untuk mengenakan masker. Sebuah video beredar, para petugas sedang mengingatkan pemilik mobil Camry berwarna hitam bernama Habib Umar yang awalnya tidak memakai masker, namun justru pemilik mobil tiba-tiba meluapkan emosinya.

detik detik pemilik camry adu pukul dengan petugas karena langgar psbb

Instagram/@lambe_turah ©2020 Merdeka.com

"Kita sudah coba melakukan edukasi, menjelaskan bahwa selama pelaksanaan PSBB wajib pakai masker. Sementara mereka tidak memakai masker dengan alasan di dalam mobil, keluarga sendiri," tegas Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto.

3 dari 6 halaman

Langgar Ketentuan dan Marah kepada Petugas

Eddy mengatakan Habib Umar juga melakukan pelanggaran lain yakni memuat jumlah penumpang melebihi kapasitas normal sebanyak lima orang. Sedangkan sedan Camry hanya memiliki kapasitas 4 orang termasuk pengemudi, dan untuk mobil sedan hanya diperkenankan memuat tiga orang saja selama PSBB berlangsung.

detik detik pemilik camry adu pukul dengan petugas karena langgar psbb

Instagram/@lambe_turah ©2020 Merdeka.com

"Kami beri solusi, dua orang turun, nanti yang dua orang kami antar atau bagaimana, tapi malah marah-marah," tegasnya.

4 dari 6 halaman

Melawan Para Petugas

Saat diminta secara baik-baik untuk berputar balik, Habib Umar justru terlihat begitu emosi dan melawan petugas. Petugas pun kembali mengingatkan pria tersebut dan memberikan pengertian agar dirinya tidak boleh marah-marah.

detik detik pemilik camry adu pukul dengan petugas karena langgar psbb

Instagram/@lambe_turah ©2020 Merdeka.com

"He Pak ini ketentuan, jangan marah-marah, jangan marah-marah," ujar para petugas kepada Habib Umar dalam video viralnya.

5 dari 6 halaman

Berujung Laporan Polisi

Insiden adu pukul tersebut berujung pada laporan Polisi. Hal tersebut tengah dibenarkan oleh Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto.

detik detik pemilik camry adu pukul dengan petugas karena langgar psbb

Instagram/@lambe_turah ©2020 Merdeka.com

Pada Kamis (21/5) kemarin, laporan terhadap Habib Umar Abdullah Assegaf itu sedang disampaikannya ke Polda Jatim.

"Jadi proses ya, proses Polda Jatim. Ya (benar laporan), terkait pelanggaran. Tapi intinya saya masih belum mengerti, ini teman-teman (satpol PP) masih di Polda," tegasnya, Kamis (21/5).

6 dari 6 halaman

Dilaporkan Petugas Gabungan

Eddy juga mengungkap bahwa beberapa pihak yang melakukan laporan terhadap Habib adalah para petugas yang saat itu berada di lokasi kejadian. Antara lain seperti kepolisian, Satpol PP, Linmas dan lainnya.

detik detik pemilik camry adu pukul dengan petugas karena langgar psbb

Instagram/@lambe_turah ©2020 Merdeka.com

"Ada Satpol PP, ada polisinya, ada Linmas, jadi bukan Satpol PP yang melapor," katanya.

[bil]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini