Demo Save KPK Mahasiswa Ricuh, Polisi Malah Pukuli Komandan Sendiri Jadi Sorotan

Jumat, 25 Juni 2021 07:48 Reporter : Kurnia Azizah
Demo Save KPK Mahasiswa Ricuh, Polisi Malah Pukuli Komandan Sendiri Jadi Sorotan Demo Save KPK Polisi Malah Pukuli Komandan Sendiri. Instagram @apahabar ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan mahasiswa dari BEM se-Kalimantan Selatan melakukan aksi unjuk rasa #saveKPK jilid II di depan Gedung DPRD Kalsel Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kamis (24/6).

Aksi yang diwarnai saling dorong itu dilakukan lantaran para pengunjuk rasa kecewa tak bisa bertemu Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK untuk menyampaikan tuntutan. Mereka kemudian mencoba merangsek masuk.

Aksi saling dorong, bahkan memukul dan melempar botol air mineral pun tak terelakkan. Dalam peristiwa itu seorang anggota polisi tak sadar tengah memukuli komandannya sendiri dengan pentungan petugas.

Simak ulasan dan videonya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Demo Save KPK Riuh

Aliansi mahasiswa berusaha menggeruduk kantor DPRD Kalsel. Ketegangan sempat terjadi antara massa dengan aparat kepolisian.

Para pengunjuk rasa mencoba menembus barikade. Mereka hendak menyampaikan tuntutan kepada Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.

Namun pihak yang bersangkutan tak ada di lokasi. Meski begitu, peserta aksi yang mengaku kecewa tetap menunggu hingga menjelang maghrib.

demo save kpk polisi malah pukuli komandan sendiri

Instagram @apahabar ©2021 Merdeka.com

"Kami (mahasiswa) ingin bertemu dengan Ketua DPRD Kalsel yaitu Supian HK,” tegas Rizki Nugroho Fitrianto Wakil Ketua Bem Universitas Islam Kalimantan, seperti dikutip dari Klikkalsel.com.

Sembari menunggu, mahasiswa membacakan puisi perjuangan dan melakukan orasi. Sekaligus menampilkan teatrikal, sebagai bentuk menyindir kinerja pemerintah.

3 dari 5 halaman

Polisi Malah Pukuli Komandan Sendiri

demo save kpk polisi malah pukuli komandan sendiriInstagram @apahabar ©2021 Merdeka.com

Pengunjuk rasa berusaha merangsek masuk gedung DPRD Kalsel sehingga aksi saling dorong dan memukul pun tak terelakkan. Bahkan dua unit mobil water canon ikut mewarnai aksi, untuk memecah barisan mahasiswa.

Saat aksi saling dorong itulah, terjadi momen tak terduga. Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya mengenakan topi putih dan tanpa pengaman terkena pentungan petugas. Ia mendapatkan pukulan beberapa kali dari anggotanya sendiri. Bahkan topinya sampai terlepas.

Saat itu ia berada tepat di depan barikade. Pengunjuk rasa mendorong untuk memaksa masuk, tak sengaja menghimpit sang komandan. 

4 dari 5 halaman

Demo Berhenti Diguyur Hujan

demo save kpk polisi malah pukuli komandan sendiriInstagram @apahabar ©2021 Merdeka.com

Aksi ricuh mulai mereda. Setelah Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan dan Wakapolresta, AKBP Sabana Atmojo berkomunikasi dengan para pengunjuk rasa.

Sementara itu, guyuran hujan deras berlangsung sejak pukul 17.00 WITA. Selama satu jam, aliansi mahasiswa bertahan menanti. Namun aksi harus usai.

5 dari 5 halaman

Video Anggota Polisi Malah Pukuli Komandan

Berikut videonya.

[kur]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini