Darah Kasad Jenderal TNI Dudung Pernah Sampai Mendidih, Ini Penyebabnya

Rabu, 1 Desember 2021 08:27 Reporter : Kurnia Azizah
Darah Kasad Jenderal TNI Dudung Pernah Sampai Mendidih, Ini Penyebabnya Pesan Tegas Jenderal TNI Dudung, KKB Bukan Musuh. Instagram @kodam_kasuari ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman membagikan kisah kala dirinya masih menjadi Panglima Kodam Jaya/Jayakarta. Saat itu namanya begitu santer.

Dudung terkenal akan keberaniannya menurunkan spanduk dan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). Rupanya sikap para oknum itu membuat Dudung mendidih darahnya.

Tindakannya kala itu menuai beragam reaksi dari banyak pihak. Dihimpun dari video yang tayang di kanal Youtube Deddy Corbuzier, Selasa (30/11), Dudung mengaku mengerahkan para pasukan berbaju loreng, bersama Polisi dan Satpol PP.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Banyak Baliho di Kodam Jaya

jenderal tni dudung pernah sampai mendidih
Kanal YouTube Deddy Corbuzier ©2021 Merdeka.com

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman menceritakan, ketika ia masuk ke wilayah Kodam Jaya. Dilihatnya ada banyak baliho berserakan.

Bahkan ia menyoroti dengan ujaran dan teriakan para peserta aksi yang berkerumun. Seakan bernada untuk jihad. Sebelum mengambil keputusan, Dudung mencoba mempelajari keadaan.

"Kan kemarin saya masuk ke Kodam Jaya itu saya lihat baliho bergelimpangan. Sudah gitu, kok nada-nadanya seruan jihad, revolusi akhlaklah, ada baliho disembah-sembah. Saya pelajari, apa ini," kata Dudung seperti dikutip dari kanal Youtube Deddy Corbuzier.

3 dari 4 halaman

Mendidih Darah Jenderal Dudung

pencopotan baliho rizieq shihab di senen

Pencopotan Baliho Rizieq Shihab di Senen ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Jenderal Dudung menceritakan tindakan HRS membuat mendidih darahnya, seakan memanas. Seorang warga negara, begitu berani menghina pemimpinnya sendiri.

Akhirnya ia mengerahkan pasukan yang terdiri dari Polisi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan TNI.

"Sebagai warga negara, mengganti nama presiden kita dengan nama tidak benar. Mendidih itu darah saya kek gitu, panas. Akhirnya Polisi, Kapolda waktu itu, saya (TNI) dengan Pol PP(bergerak)," paparnya.

4 dari 4 halaman

Sikap Tegas Jenderal Dudung

jenderal tni dudung pernah sampai mendidih
Kanal YouTube Deddy Corbuzier ©2021 Merdeka.com

Mengantongi surat izin dan permohonan dari Wali Kota kala itu, untuk menertibkan aksi. Pasukan gabungan TNI-Polri pun segera mencopot spanduk pimpinan FPI Rizieq Syihab yang terpasang di baliho.

"Memang sudah meresahkan, akhirnya Polisi dibantu dengan TNI ada surat dari Wali Kota minta bantuan kepada Dandim untuk menertibkan itu," tutur Dudung.

"Kan gendeng itu kalau kaya gitu, memang mereka ini siapa? Saya bilang gitu," pungkasnya.

[kur]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini