Curhat Sedih Dokter Rawat Pasien Virus Corona, Tiap Hari Ketakutan Khawatir Tertular

Kamis, 26 Maret 2020 09:42 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Curhat Sedih Dokter Rawat Pasien Virus Corona, Tiap Hari Ketakutan Khawatir Tertular Curhatan Dokter Rawat Corona. Instagram/@aigozali06 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Merebaknya virus Corona Covid-19 di Indonesia tentunya sangat berdampak bagi tenaga medis yang menjadi garda terdepan negara dalam menangani wabah ini.

Para tenaga medis inilah yang rela bekerja siang dan malam, menutup kesempatan berkumpul bersama keluarga di rumah demi berjibaku menangani pasien Covid-19.

Sebagai seseorang yang berhadapan langsung dengan pasien, mereka justru menjadi pihak yang paling rentan tertular virus ini.

Tak heran, jika para dokter dan perawat juga menyimpan kekhawatiran tersendiri. Belum lama ini viral sebuah curhatan seorang dokter di Lampung yang turut menangani pasien Covid-19. Berikut ulasannya:

1 dari 8 halaman

Curhatan Dokter

instagramaigozali06

Instagram/@aigozali06 2020 Merdeka.com

Dokter Ai Gozali MD, merupakan seorang dokter spesialis Paru dan Pernapasan di Lampung. Unggahannya mendadak ramai diperbincangkan masyarakat saat ia menuliskan sebuah curhatan saat dirinya harus berhadapan langsung dengan pasien-pasien baik PDP (Pasien Dalam Pengawasan) maupun suspek Corona.

"Betul ga usah panik tapi bohong aja kalau ga ada rasa takut terutama di kami para staf medis. Gw sebagai salah satu garda terdepan yang ngehadepin covid-19 (dengan udah ada kasus positif di Lampung)," tulisnya.

2 dari 8 halaman

Tetap Merasa Ketakutan

Dalam unggahannya tersebut, Ai Gozali mengatakan jika dirinya sebenarnya menyimpan rasa ketakutan dan kekhawatiran setiap hari. Hal tersebut sangatlah wajar, karena merekalah para tenaga medis adalah pihak yang paling rentan tertular.

"Yang sedikit gue rasain, tiap pagi gw ketakutan ngebayangin pasien apa yang bakal gw temuin hari ini. Gimana kalau gw ketularan," tulis Ai Gozali

3 dari 8 halaman

Takut Menjadi Carrier (Pembawa)

Ai Gozali juga menuliskan ke-khawatirannya jika ia bisa saja menjadi carrier yang bisa menularkan keluarganya di rumah terlebih istrinya yang sedang mengandung.

"Gimana kalau gw ga ketularan tapi gw jadi karier padahal istri gw lagi hamil di rumah dan kami sedang menantikan anak kami lahir di tengah pandemi ini," ungkapnya.

4 dari 8 halaman

Takut dan Khawatir

Saking khawatirnya, Ai mengatakan jika dirinya sudah tidak bisa menghitung berapa kali ia mencuci tangannya dalam satu jam demi mencegah virus tersebut menempel.

"Kalau kalian pikir kalian tau apa yang kami rasakan, percayalah kalian ga akan tau.

Sama seperti waktu gw liat video2 staf medis di Wuhan overwhelmed sama keadaan ini, gw pikir gw udah cukup tau perasaan takut mereka. Sampai gw ngerasain sendiri," tulisnya.

5 dari 8 halaman

Masih banyak Pasien Berdatangan

Sejak postingan tersebut diunggah, Ai mengatakan masih banyak pasien berdatangan untuk melakukan check-up dengan riwayat perjalanan dari luar kota.

6 dari 8 halaman

Meminta Bantuan Seluruh Masyarakat Indonesia

Untuk membantu tugas para medis serta memutus rantai penyebaran virus ini, Ai Gozali meminta kerjasama masyarakat Indonesia untuk tetap diam dirumah dan melakukan social distancing seperti apa yang dianjurkan oleh pemerintah.

"Gw bilang gini bukan untuk nakutin, tapi untuk minta bantuan. Dari hati gw yang paling dalam gw bener2 minta bantuan."

Kalian ga perlu merasakan yang kami rasakan tapi tolong bantu kami. Tolong

7 dari 8 halaman

Doa Netizen

Unggahan dokter Ai Gozali tersebut sontak mendapat banyak respon dari warganet. Banyak yang mendoakan keselamatan dan kesehatan para tenaga medis di seluruh Indonesia untuk perjuangannya.

"Semangat pak, sehat selalu.. Semoga Allah melindungi bapak dan tenaga medis yg di garda terdepan.. Aamiin," kata @putsun_96.

"Sehat selalu dok, allah selalu bersama kalian para pahlawan kemanusiaan. Semoga corona ini cepat berakhir. Aamiin," tulis @gumbirafamily.

"Manusiawi kl msh punya rasa takut, tp serahkan saja sama Sang pemberi bismillah aja pasrah dan jalani aja dgn twtap berdoa sll istighfar aja amiin," @mamachy22.

"Smoga di berikan kesehatan dalam menjalankan tugas, smngat pahlawan bangsa

8 dari 8 halaman

Update Data Pasien Positif Corona

juru bicara penanganan virus corona achmad yurianto

Liputan6.com/Faizal Fanani


Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menyampaikan perbaikan data kasus positif yang tercatat Selasa (24/3) adalah 685 kasus, bukan 686. Pada Rabu (25/3), ada penambahan kasus positif Corona sebanyak 105 kasus. Sehingga total menjadi 790 kasus.

Untuk kasus pasien sembuh bertambah satu orang menjadi 31 orang. Sementara untuk kasus kematian setelah diverifikasi ulang, data pada kemarin adalah 55 orang. Hari ini bertambah tiga kasus mejadi total 58 kasus. [khu]

Baca juga:
Cerita Pria Pulang Kampung Ditolak Masuk Rumah oleh Istri Akibat Takut Corona
Corona, Kabaharkam Sebut Polri Sediakan Tower Khusus di RS Soekanto
Besok, Kabupaten Bekasi Mulai Rapid Test
Pesta Jaranan dan Acara Pernikahan Warga di Jember Dibubarkan Polisi
PETA: Aktivitas Pasien Positif Corona di Jakarta
Ketua BURT Minta Setjen DPR Batalkan Rapid Test Corona Untuk Anggota Dewan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini